4 Langkah Mudah Memotret Bintang & Milky way!

205
memotret bintang dan milky way!
Ranupane.

Siapa yang tak merasa terhipnotis, melihat butiran cahaya berjuta tahun cahaya jaraknya di angkasa sana? Pasti ada ingin rasa untuk memotret bintang dan milky way yang cantik itu bukan?

Saya adalah pengagum langit, sebuah kanvas besar ciptaan Tuhan yang tiap harinya selalu memberikan kejutan yang berbeda. Terutama di malam hari, Ia menciptakan gugusan bintang sebagai penghias malam, dan sebagai petunjuk bagi manusia.

Kita tinggal di galaksi bimasakti (milky way), jadi kita tak mungkin memotret keselurahan galaksi. Yang bisa kita potret adalah sebagian kecil sisi dari bimasakti.

Kecil, tapi luar biasa.

Caranya gampang sekali, serius! Ini yang kalian butuhkan untuk memotret bintang dan milky way!

1. Langit malam cerah

Sebetulnya memotret bintang tak perlu di gunung atau tempat tinggi. Namun, agar bintang terlihat jelas, kita tak boleh di tempat yang banyak polusi cahaya.

Makanya memang lebih mudah memotret bintang di pegunungan daripada di area kota.

Ini sebetulnya bagian tersulit, sih. Hehe, paling nggak, ada alasan baru buat naik gunung dan mengeksplor tempat baru, kan?

memotret bintang dan milky way!
Milky way di bukit cinta, tak ada polusi cahaya. Bintang terlihat jelas dengan mata telanjang.
memotret bintang dan milky way!
Milky way over Mt. Gede
memotret bintang dan milky way!
Mencoba memotret dari bukit Moko, kota Bandung. Terlalu banyak cahaya sehingga bintang tak nampak. Perhatikan bagian kanan bawah yang sudah overexpose karena lampu kota

2. Cek posisi milky way

Jika hanya ingin memotret bintang, mungkin bisa kapan saja. Tapi ingat, bumi kita berputar. Ada kalanya milkyway tidak terlihat dari tempat kita berdiri.

Milkyway juga akan sulit terlihat jika bulan sedang ikut nimbrung. Jadi, lebih baik kita memotret saat bulan baru muncul, sehingga malam gelap akan lebih panjang.

Banyak software untuk mengecek kondisi bintang seperti stellarium, sky guide, dan banyak sekali di app store. Di search-aja ya.

Umumnya, paling enak memotret milky way itu adalah saat April – September di arah selatan.

memotret bintang dan milky way!
Masih di bukit cinta, ranu kumbolo. Canon 5d, 28 mm, 30 detik, f/2.8, iso 1600
Taburan bintang di Rancaupas, Bandung selatan.
Taburan bintang di Rancaupas, Bandung selatan. Canon 5D, 16mm, f/2.8, 15 sec, iso 3200
memotret bintang dan milky way!
Ranupane.

3. Set Fokus ke Infinity, perkirakan komposisi

Taruh dulu kameranya di tripod ya. Setelah itu fokuskan lensa ke posisi tak hingga.

Kalau di lensanya sudah ada distance scale, silakan diset ke posisi infinity, biasanya berbentuk simbol angka delapan tengkurap  ∞. 

Kalau nggak ada scale nya seperti lensa kit 18-55, fokus saja ke benda terjauh yang bisa difokuskan. Dan dikira-kira.

Karena saya pakai kamera poket, jadi masuk ke menu dan pilih fokus ke infinity

Memotret bintang dan milky way memang harus pakai perasaan hehe.

memotret bintang dan milky way!
Infinity focus pada kamera saya, Ricoh GR

Untuk komposisi, trial & error aja. Karena emang gelap, sih. Mau gimana lagi?

Paling nggak yang punya buble level di tripodnya bisa pastikan posisi horizon kamera lurus saja.

4. Set kamera ke diafragma & ISO tertinggi, dan coba 30 detik

Saya memakai lensa 28 f/2.8. Jadi saya test kamera saya di iso 3200, f/2.8, dan 30 detik

Kenapa 30 detik? Karena menurut pengalaman, 30 detik itu adalah waktu maksimum agar bintang tetap seperti titik, bukan sebuah garis.

Kalau lebih dari 30 detik, maka bintang akan ‘berjalan’ dan nampak seperti apa yang kita sebut sebagai light painting.

Kecuali, memang efek seperti itu yang ingin didapatkan sih.

Ada yang namanya rule-600. Jadi shutter speed maksimum yang diperbolehkan agar bintang tak bergerak adalah 600 dibagi dengan focal length lensa (format 35 mm, jika APS-C dikali dulu dengan 1.5, MFT dikali 2)

memotret bintang dan milky way!
TIps : gunakan iso tinggi sekali untuk cek komposisi, karena cuma butuh waktu sebentar untuk mengambilnya. Foto kiri : iso 25600 dengan speed 5 detik, Foto kanan : iso 3200 dengan speed 30 detik.
memotret bintang dan milky way!
Pulau Mansuar, Raja Ampat.

Jadi kalau kita pakai lensa 18mm, maka waktu maksimum adalah 600/18 =  33 detik. Nggak selalu akurat karena ini tergantung dari posisi kita di bumi. Tapi, generally itu rule of thumb-nya sebagai permulaan.

memotret bintang dan milky way!
Bintang di sebuah dermaga
memotret bintang dan milky way!
Normal 30 sec static star. Pulau Tomia, Wakatobi.
memotret bintang dan milky way!
Epic 7200 second exposure star trail ( 2 jam!)
memotret bintang dan milky way!
Ini yang paling epic. Me & Milky way :))

Sudah pernah coba memotret bintang dan milk way?

So, tertarik memotret milky way? Atau masih ada yang kurang jelas? Silakan tinggalkan komentar di bawah ya.

Thanks!

205 COMMENTS

  1. Ngeri2 fotonya…..foto yang terakhir juga nger….. eh, sudahlah…. XD

    Yang dua jam itu f sama isonya berapa ka? Kalo ngga ada cahaya lain yang masuk, memang ngga over exposure gitu?

    • Sebenernya nggak dua jam full itu.

      Jadinya ngambilnya tetap 30 detik, tapi dilakuin terus menerus selama dua jam. Beberapa ratus exposure, mirip kayak bikin timelapse. Tapi intervalnya 0 detik.

      Kalau pake kamera film gak perlu takut over sih, ditinggal semaleman juga, soalnya ada yang namanya “reciprocity failure”. Kalau digital gak bisa gitu, pasti over ditinggal beberapa menit juga.

      Nah, setelah fotonya selesai, tinggal ditumpuk di photoshop. Atau ada beberapa software yang emang khusus buat startrail. Banyak kok tinggal google.

      Gitu kira-kira, hehe.

  2. Dasyat sudah foto-fotonya! Harus dicoba nih kapan kapan. makasih ya kk infonya.. ngomong ngomong itu nyatuin gambar yang 2 jam pasti lama banget ya hehe

  3. Mas kalo cuma pake lensa kit 55mm bissa nggak? Maklum cm ada lensa kit ama tele 300mm kameranya pun cm nikon 3100 hehe mohon infonya

  4. Eh busyet yang di ranca upas itu sekseh sekali, aku demen banget.
    Thanks sharing nya, langsung aku note di hp. Biar saat nya nanti langsung buka dan di praktekan :-)

  5. Ka Wira.. Bikinin tutorial buat time lapse malam hari dong.. Time lapse siang hari sih sukses kemarin, tapi pas nyoba malem hari masih bingung ngaturnya.. Thanks nuwun.. :D

  6. Salam kak wira…aku ada kasus….dah coba di matering nya s:30 dtik f: 4 iso 3200. Lokasi danau…yg minim ” g ada radiasi langit kinclong….bintang bnyak..pas di abadikan…bintang g bnyak di frame,,,,trus low exposure ……main di speed yg lebih lama takut g titik bintang nya…itu gmn tu kak…thank info nya kak wira…

    • Lensanya gak bisa lebih dari f/4 ya? coba f/3.5, atau f/2.8. Kalau masih gak bisa, coba pake raw aja motretnya, terus di push pas di post processing. Memang ntar lebih banyak noise, sih.

      Saya biasanya iso 1600 f/2.8 udah dapet kok (ini equivalen dengan iso 3200 f/4 kan?)

    • pake senter kecil biasa aja kok, cuma disenter nya paling cuma 2-3 detik walaupun exposure 30 detik, tergantung level ke’terang’an senter :)

  7. Pantesan pas saya foto milky way di pantai klayar saya senter ke obyek sampe 30detik hasilnya over,trs coba pake slow syncro hasilnya jg tetep over,thx ilmunya om wira

  8. ejie pun pecinta langit dan bintang khususnya… eheeem

    ajakin ejie jalan donk wiraaaaaaa… trus ajarin ejie motret bintang. selalu gagal karena emg gapunya tripod :D
    latian pake tripod sekali, tp juga ngga tau gmn cara bisa motonya.
    hampir di setiap kesempatan jalan2, bisa ngeliat taburan bintang di langit, tapi ngga pernah bisa berhasil menangkapnya on my cam! ihiiiikkksss -_-

    teach me how to catch it, pleaseeeeeee :)

  9. Kyknya perlu bawa catatan ni :3

    oh ya.. kalo pake camera cannon 5D Lensa standart bisa ga ya –”
    samaa itu fotonya pake Flash ?

  10. saya motret bintang masih gagal :D
    apalagi milky way..
    mungkin karena kurang muncak ke pgunungan/ lebih gelap
    pakai kit 18-55 atau fix 50 1,8 belum berhasil, mungkin lain kali :D

  11. Bagus banget foto2nya mas. Kalau pake DSLR mirrorless Olympus EPL5 bisa dapetin hasil setara atau ini memang kekurangan kamera DSLR mirrorless?

  12. Kak,bisa gak lain kali pake gambar biar lebih mengerti lagi caranya untuk memotret milkyway,aku terkadang masih bingung dimana itu iso,f/2.8,dll-_- maklum aku masih kecil kak dan belum pernah sama sekali mendaki hehe. Terus itu fotonya pake flash kak? Hehe makasih sebelumnya^^

    • aperture di lensa, bukan kamera. f/5.6? lensa apa ya? lensa kit saja f/3.5-5.6. Mungkin kamu pakai lensa kit 18-55? Kalau iya pakai saja di f/3.5. Ya shutter speed nya dilambatkan. Tapi mungkin dapetnya nggak titik, agak trail sedikit.

  13. itu praktek.a yg susah,, butuh perjuangan khusus buat dapet Pict yg kayak punya kang Wira,,

    keren keren,,

  14. Postingan nya sangat menarik..tetapi yang saya mau tanyakan…efektifnya untuk mendapatkan “Milky Ways” yg lebih bagus jam berapa mas..

    • sebenernya bukan tergantung jam sih mas tapi posisi milkyway. Kalau posisi lagi di atas kita selama langit gelap bakalan terlihat kok, asal cuaca cerah ya tapi hehe.

  15. kak..saya pke fujifilm x10, mode manualny kalo d setting d iso 3200 shutterspeed ny paling lama ko cuma 1 detik y?kalo isony d turunin ke 200 baru bisa ss ny d set 25 detik..mohon pencerahanny y..:)

  16. mas wir, mau tanya,
    kenapa gak pake ISO kecil aja minim noise? (800 kebawah mungkin)
    terus, kenapa gak pake f22, biar tajam keseluruhan? KENAPA?? KENAPA??? :D

  17. Kak, nanjat gunung bareng yuk, trus sambil ajarin saya. pengen coba, pake kamera pemula d3200, kit 18-55 bawaan bisa ya?

    • Wah gan, agan punya 3200 sih masih oke loh. Saya pake canon 1000d lensa kit standar juga dapat. Yang paling penting sih tripod gan karena shutter speed lambat kalo goyang wassalam hasilnya

  18. Foto yang ada kamunya di depan tenda pake strobe light di atas ya? Sama yg di tenda juga? Ato cuma pake flash terpisah aja?

  19. Mas saya mau nanya, buat foto milky ways dengan foreground ada orangnya. itu setting oxposure kan tetep 30s. brrti selama 30 detik itu kita ga boleh gerak dong ya? biar ga jadi ngblur orangnya. terima kasih

  20. pemandangan terindah di dunia.
    sujud syukur dan gak akan terbayang rasanya apabila melihatnya, terharu pastinya bisa melihatnya langsung. dan akan ketagihan untuk mencari di tempat yang berbeda.
    gak perlu untuk pamer, hanya hati yang bisa merasakan keajaiban terindah ini.. hehehe :)
    tolong dishare tempat2 dimana saja yang bisa kelihatan bintang2 terindah itu.
    karena diriqu percaya suatu saat aq bisa melihatnya langsung, walau hanya sekali.
    wanna get there oneday soon..

  21. S. Kenal. Ka’ saya sangat suka liat bintang, klo pakai canon 600D pembukaannya berapa, iso berapa? Onegaishimasu

  22. Lagi blogwalking nemu ini..
    Ga tahan deh cuma jadi SR, harus banget nih bilang foto2 milky waynya kereeeeen *kepruk tangan*

    Salam kenal mas Wira :)

  23. Waahhh bermanfaat sekali nih tulisannya. Oh iya karena saya pake EOS 60D 18-135mm apa sama penggunaan tekhniknya seperti diatas? Makasih banyak seandainya mau dijawab :)

  24. Maaf bro wira satu lg pertanyaan saya hehehe Diantara 18-135mm dan 18-55mm bagusan mana kalo buat milky way?

  25. Weww keren amatt
    Gan klo kamera hp bisa gk ya? :v
    Klo misal gk bisa saranin gan kamera yg murah tp hasil sepadan :3 makasih

  26. dari dulu pengen banget bisa motret milkyway gitu :(
    ini kalo di atap rumah (rumahnya di desa yang masih sedikit polusi cahayanya) juga bisa ya kak Wir? :D

  27. om tapi gimana kalo pake lensa standar?, aku pake lensa 18-50 sony a3500, apperture paling rendah cuma f/5.6 bisa motret milkyway nggak yaaa? :o

  28. pas banget mau belajar ini buat nanti ke pulau bira akhirnya nemu. oh iya mas, biasanya ngambil foto kayak gini di minimal jam berapa? atau selepas waktu magrib udah bisa ngambil? atau lebih malam lagi biar lebih gelap dan bisa lebih keliatan? hehehe

  29. kemren saya abis motret milky way pake lensa 15-85 paake body 600d tp kok noise ya? saya udah coba settingan yg lain sama aja, mohon pencerahan gimana agar tidak noise

  30. cara ngambil fokusnya gimana gan koq ane mau fokus ke jarak palin jauh gak dapet2
    saya pake 1100D lensa 18-200 mm

  31. Keren skali foto2 nya mas..

    Sy coba2 setting di kamera sy (canon G15) seperti ini iso bs 3200 bahkan lebih tp s cuma maks 15″ f/2,8. Gmn ya mas?
    Thanx ilmu nya mas…

  32. misi mas mau nanya, kalo 600d set fokus infinity gimana ya/ nyari ga ketemu. makasih mas. fotonya joss mas

  33. motret Star Trail & milkyway termasuk fotografi Extreme…
    Knp Extreme..??
    Karena menyiksa sensor kamera.
    kalo sensor udah tersiksa….au au au auuuu..

  34. Mas Wira, untuk memotret milkyway/taburan bintang lebih baik pakai lensa kit standar 18-55mm atau pakai lensa fix 50mm ya? Mohon pencerahan nya mas :)

    • enaknya sih pakai yang lebar, kalau pakai 50 cuma dapet milky way ny aja, gak dapet daratannya. Tapi 18-55 cuma f/3.5 kan, jadi iso harus tinggi. Enak sih pakai yang f nya minimal 2.8

  35. Om… kalo potret milkyway pake prosumer bisa gak
    Saya pake fujifilm s2980
    Kalo bisa.. mohon petunjuk settingannya gimna dan seperti apa..
    Thanks before….

  36. engga ngerti gan. tp ingin nyobaaaa. tolong dong settingin kamera canon eos 1100D nya gan peliiiss bales komen ane. ane ingin take pict kaya last poto nya agan wira di atas. trus kalo ingin nge time lapse gmn caranya gan ? makasih sebelum nya

  37. Gan, nice article btw. Saya mau nanya utk tripod yg direkomendasikan apa yah? Krn kdg di gunung angin bsa ckup kencang, 1 sisi juga kita tak ingin bawa tripod yg terlalu berat. Mgkin ada saran tripod yg cocok di range 100 s/d 300rbuan?

  38. paling susah itu ngatur scale.nya kalo pake 18-55mm. aku ngakalinnya nyari fokus terjauh dulu baru deh arahin ke objek bintangnya ( manual fokus )
    Settingan 1100d : Speed: 30″ , Apeture: f3.5, Iso: 1600 / 3200 , wajib tripod.. ( selebihnya bisa disesuaikan kondisi medan hehe )
    keren mas foto fotonya jadi pengen nyepi kegunung tapi belum kesampaian.

  39. Saya sdh mencoba, lumayan ken sih sbnrnya walau hanya dg kamera jadul Canon Eos350D dan lensa kit. Tapi noise nya ga ketulungan. apa yg mempengaruhi banyaknya noise itu om? apa kualits sensor (MP) kamera? kualitas lensa? mohon bimbingannya. terima kasih bnyk sblmnya

  40. melihat tutorial ini, tersirat dalam hati ingin mencoba.. segera saya berlari keluar rumah untuk melihat langit di kala malam, ternyata bintang ada di sana, saya pun langsung kembali ke dalam rumah untuk mengambil dslr saya.. namun apa daya, saya baru sadar, 5d saya sudah tak bersama saya lagi.. hahaha

    but nice tutor kang, urang bandung yeeeuh.. haha

  41. Apakah lensa mempengaruhi mas? Panjang lebarnya.
    Saya pertama coba kok exposure parah. Hee. Bantuannya mas

  42. gan, mending pakai kit yang bukaannya 3.5 apa pake 50mm yang bukaannya 1.8? terus buat fokus infinity nya gimana? apa pake hyperfocal ?

    • kalau 50mm terlalu tele sih ya, paling dapet milky way nya aja gak dapet foreground. Mending pakai 18-55 aja, di push ke iso 3200 juga nggak apa2. Pakai raw nanti noise dibersikan.

  43. Misal pake lensa fix 18-55 ? Mode focus nya pake servo bisa gak? Biasa nya kalo pake lensa gak mau Focus.

    Kalo Sutter speed nya d blub hasil nya bagai mana? Pake flash ex gak?

    Thans minta ilmu ?

    • Pakai focus manual, pakai live view biar gampang. pakai bulb ya hasilnya sama saja, tapi shutter speed jadi tergantung lama kita mencet shutternya.

  44. Mas, saya pake canon 600D lensa 18-55mm.. Setiap foto kok slalu blur ya bintang nya.. Ga bisa fokus. Itu gimana biar bisa fokus mas?

    • Karena fokusnya bukan di infinity. karena lensanya tidak punya skala jarak (biasanya lensa yang agak ‘mahal’ seperti lensa L semua ada meteran jarak fokus di lensanya), coba pakai live view saja, zoom in ke bintang yang paling terang untuk focusing.

  45. mulai tertarik.. pake kamera hape katanya juga udah bisa.. sayang hape yg di kantong baru bisa di 10s

    oiya, nyari milky way nya di langit sebelah mana? kebetulan ane ada di daerah khatulistiwa sumatra.. trus cuma bisa di bulan maret-april ya? februari blom bisa :D

    klo pake canon 1100d settingannya sama kah?

  46. Mas, saya pake EOS 60D lensa fix 1.8/50mm
    shutter speed 30 detik (max)
    F1.8 Iso Auto
    Posisi udah tepat di garis milky way tapi kok ga dapet ya? Apa karna polusi cahaya/awan2 tipis juga ngaruh?
    Oh iya apa kelamaan 30detik? Soalnya ada light trail bintangnya..
    Thx mas :-)

  47. […] Teknik ini adalah teknik foto untuk memperlihatkan galaksi bima sakti, biasanya yang menjadi menarik daari teknik ini adalah kita bisa melihat bintang-bintang dengan jelas layaknya di luar angkasa. teknik ini bisa kita aplikasikan dengan panorama pantai juga, bahkan bisa jadi lebih menarik.Yang kalian perlukan untuk mendapatkan foto milky way ini adalah suasana lingkungan yang terhindar dari polusi cahaya seperti lampu-lampu. Di Pacitan kalian bisa menemukan lokasi-lokasi yg cocok banget digunain untuk foto milky way. untuk pemilihan waktunya adalah sekitarApril-September arah selatan dimana kita bisa dengan mudah melihat bintang-bintang. Buat yang pengen lebih tau, bisa langsung baca “Teknik foto milky way” […]

  48. kalau apaturenya terlalu kecil bukannya akan terlalu blur yaa kak ? kalau apeturenya F16 dan Isonya 3200 atau 6400 dan shutternya di set 30 apakah masih under expose kak wira ?

  49. kak, saya nyoba motret kok ga kelihatan garis milky way nya ya? saya pake 550d f. 3.5 ss 30 iso nya 6400 focal lengthnya 18mm… mohonjawabannya ya kak… :D

  50. Thanks Mas Wira buat general rule of thumbnya, panduannya komplit banget.
    Kalau saya sendiri pakai lensa manual Samyang 12mm f2.0 di body Sony α6000.
    Focus infinity dan f2.0, ISO 2000-5000 shutter speednya 10-15 detik sudah cukup hehe.
    Keliatannya beda gear beda perlakuannya ya? ?

  51. gara2 blog ini saya jadi kepikiran banget buat motret milkyway. secara kamera cm g15 aja, ga mampu motret milkyway. untung aja ada kamera kantor canon g7x pas iseng liat manualnya kayaknya bisa nih. beruntunglah saya tinggal di indonesia timur yang langitnya bersih. malam itu juga langsung hunting foto. cukup pake iso 3200, bukaan sekitar 2.2 dan speed 30 detik. dapetlah foto saya di bawah milkyway

  52. pengen nyobain kak, tapi kalo pake canon 750d bisa dapet gambar sebagus yg di atas gak? soalnya saya baru belajar motret. mohon bimbingannya kak!

  53. mantab….tertarik banget sama foto kayakgini mas wira…
    saya pernah coba emang kalo di kota cuma bisa nangkap warna putih karena polusi cahayanya yang begitu parah…
    o iya itu beneran fotonya sampai 2 jam yang diwakatobi? :D

  54. Soal foto terakhir. Sebenernya kalo di gelap gak perlu nahan napas sampe 30 detik. Ketika motret flash nyala dan padam kembali udah bisa mindah, biar aja kamera merekam sampe 30 detik, kamera gak akan tau kita pindah posisi karna udah gelap flashnya kan udah padam.
    Bukan kah gitu kak wira?, saya juga masih pemula
    Oh iya kak makasih, ilmunya banyak ni, hehe

  55. ka saya pernah nyoba pake kit 18 -55 ko susah ya ngambil focus kelangit nya jadi ngg ngjepret jepret tuh sicamerany?

  56. Di foto yang ini “Epic 7200 second exposure star trail ( 2 jam!)” shutternya gimana tuh ? apakah pake remote shutter atau gimana ? dan emang kalo foto bisa nuggu sampe 2 jam ?

  57. maksudnya apa yang gan, maaf pemula..
    “Ada yang namanya rule-600. Jadi shutter speed maksimum yang diperbolehkan agar bintang tak bergerak adalah 600 dibagi dengan focal length lensa (format 35 mm, jika APS-C dikali dulu dengan 1.5, MFT dikali 2)”

  58. KALAu pake canon 1200 pas settingan awal nya gmn ya mas? Cuma punya lensa kit standard nih hehe pgn coba

  59. Dari dulu selalu pengen belajar foto seperti ini
    Tapi gara-gara tinggal di daerah yang langitnya selalu berawan, susah benar dapat momen yang pas :(
    Tapi makasih banyak berkat blog ini jadi lebih banyak belajar :)

  60. Penjelasan yang singkat namun padat dan jelas. Thanks bro postingan nya membantu. Mungkin kalo boleh di perkenankan dari saya sedikit tambahan tentang picture style “landscape” dan menggunakan format RAW dalam ukuran gambar Large. Good luck selalu broo ;) salam jepret (y) btw jangan lupa berkunjung ke blog saya ya ;)

  61. Kalo untuk Nikon d3000 pke lensa kit kira2 supporter ga mas?
    Dulu pernah coba berantakan
    Kira2 masalah intinya dimna ya

    Mohon pencerahannya

  62. Kak wira mau nanya, kalo make fujifilm xa2 bisa gi ya ngambil gitu ? Apa aja yang harus di setting ?
    Makasih

  63. infonya bermanfaat, mau nanya mas kira kira lensa ukuran berapa yang cocok untuk memotret milky way untuk camera canon

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')