Bali Cashless Trip!

1

Balkon kamar hotel fontana bali

Beberapa weekend lalu saya sempat mengajak adik saya ke Bali.

Kasihan, kakaknya ini sudah hampir mengunjungi semua provinsi di Indonesia, tapi masa adiknya ke Bali juga belum pernah?

Akhirnya saya memesan tiket pesawat ke Bali. Seperti biasa saya naik maskapai favorit saya AirAsia.

Pembayaran di website AirAsia bisa ada beberapa pilihan seperti direct debit, kartu kredit, dan metode pembayaran elektronik lainnya seperti DOKU e-Wallet. Kebetulan saya masih punya saldo yang cukup di DOKU, maka saya pun mencoba untuk menggunakan metode pembayaran ini.

Pssst, sebetulnya ini bisa dibilang NgetripHoki sih, soalnya pas lagi dapet diskon kalau bayar pakai DOKU hehe!

Simpel sekali, cukup login dan masukan pin yang kita buat di app-nya, saya pun bisa membayar penerbangan satu jam empat puluh lima menit ini. Lebih ringkas daripada harus transfer-transfer. Apalagi limit kartu kredit saya sudah tak mencukupi karena akhir bulan hihi.

Kemudian saya butuh hotel. Kalau mau santai leyeh-leyeh manja, saya biasanya cari hotel yang bagus untuk staycation. Bintang empat minimal kalau bisa. Kalau memang banyak kegiatan di luar, hotel yang standar saja seperti di poppies line udah cukup.

Kali ini saya mau coba hotel bintang empat yang cukup terjangkau di Kuta. Lokasinya tak persis berada di hiruk-pikuk pantai Kuta, namun bergeser sedikit ke Jl Dewi Sri. Namanya hotel Fontana.

Hotelnya bergaya minimalis dengan aksen warna putih dan monokrom yang kental. Ada kolam renang di tengah balkon-balkon kamar yang dikelilingi pohon kelapa sehingga menguatkan kesan tropis.

Masih dari balkon
Seafood Platter di Portabella bistro, resto italia yang ada di hotel ini. Fresh banget!

Kalau restorannya bertema italia, lain pula dengan tempat spa-nya yang bertema jepang. Beberapa kamar tipe family juga punya interior negeri matahari terbit ini.

Waktu saya ke tempat spa, saya menemukan beberapa turis jepang yang sedang mengantri. Mungkin hotel ini salah satu favorit mereka ya?

Oh iya, waktu memesan hotel ini saya juga menggunakan DOKU e-Wallet untuk transaksi pembayarannya. Doku membuat simpel hampir semua transaksi perjalanan saya. Dompet saya jadi ringan karena tak perlu membawa lembaran kembalian yang kucel itu!

Kamar bergaya interior ala jepang di Fontana hotel
Spa di rooftop juga bergaya arsitektur jepang

Kemana aja selama di Bali?

Kalau kita sudah beberapa ke Bali, pasti ada sedikit bosan dengan tempat-tempat yang turis banget. Saya lebih memilih hangout ke cafe atau beach club bersama kawan-kawan.

Atau yang paling betul ya baca buku saja sambil leyeh-leyeh di samping kolam renang. Karena Bali hawanya liburan banget sih, everyday feel like sunday. Makanya saya gak pernah bosan kesini.

Anyway~

Mari mulai dengan cafe pertama di Seminyak. Motel Mexicola. Namanya saja motel, tapi ini sebeneranya cafe dan bar.

Interiornya khas Amerika Latin menghiasi motel mexicola. Saya datang siang hari jadi area tengah belum dibuka. Saya memesan Taco vegetarian yang rasanya sangat asam sekali. Beruntung minuman juice nanas dan kelapa segar bisa mengobatinya.

Kalau kamu suka minum datanglah ke cafe ini setelah matahari tenggelam, karena area communal tengah baru dibuka setelah malam tiba.

Mexicola Bali
Mexicola Bali
Mexicola Bali

Tempat kedua yang saya ingin kunjungi adalah Cafe Gusto Gelato di utara Kuta. Ternyata rasanya enak banget! Tekstur gelatonya sangat lembut padat, rasa manisnya pas tak berlebihan, dan tempatnya cukup luas.

Oh iya, karena tak menyewa mobil, saya kemana-mana naik taksi atau ojek online seperti Grab. Karena metode pembayarannya yang mudah sekali tanpa harus membawa cash. Misalnya saja membayar Grab pakai GrabPay yang bisa diisi ulang menggunakan DOKU e-Wallet. Lagi-lagi sangat simpel. DOKU e-Wallet ini bisa juga loh digunakan untuk pembayaran di convinence store seperti Alfamart atau Lawson.

Menu di gusto gelato cukup unik. Selain rasa standar seperti coklat, vanili, ataupun strawberry, ada juga rasa rempah Indonesia seperti sereh, jahe, dan kayu manis. Yang agak ekstrim juga ada seperti coklat rasa cabe dan wasabi!

Gusto Gelato
Cone atau Cup?

Untuk melihat sunset di pantai Kuta atau seminyak kan sudah biasa, dari pantai ataupun cafe-cafe seperti La plancha dan sekitarnya. Kali ini saya mencoba untuk melihat sunset dari pemandangan yang tak biasa, dari atas.

Moonlite cafe Bali

Kalau kamu punya hotel yang kebetulan menghadap pantai Kuta/Seminyak, kamu beruntung. Tapi kalau tidak, kamu tetap bisa merasakan panorama pantai ini dari ketinggian di Moonlite Cafe.

Letaknya persis di pinggir pantai seminyak, ada lift dari pinggir jalan langsung ke lantai lima tempat cafe ini berada. Atap cafe ini sangat instagram-able. Sayang sore itu hujan waktu saya disana.

Sayang mendung :(

Masih ada matahari ngumpet-ngumpet

Di Moonlite cafe ini pun pembayaran bisa menggunakan metode QR code lewat doku walet. Tinggal scan kode QR di kasir, pembayaran pun selesai dilakukan. Emang #NgetripHoki banget kali ini gak perlu keluar dompet! (duit sih tetep keluar tapi lewat app DOKU hihi).

Sampai jumpa lagi Bali untuk leyeh-leyeh manja di Bali selanjutnya!

 

1 COMMENT

  1. Hahah hoki banget sih. Lebih hoki lagi kalo ceritanya pas lagi makan di resto eh ketemu bule baek yg mau bayarin (ini mengkhayalnya udh ga ke kontrol) #KorbanPilem ><

    Eiya salam kenal mas Wira ^^

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')