Berapa biaya untuk jalan-jalan backpacker ke Eropa?

23

Mendengar kalimat ‘Jalan-Jalan Ke Eropa‘ mungkin yang terbayang adalah Syahrini yang landing manja dengan pesawat charter yang mewah, belanja tas seharga mobil di Paris, hingga terpeleset manja di Iceland.

Pasti, mahal, banget, yah?

Tentu saja mahal. Tapi tenang saja, walaupun dompet kita tak setebal syahrini, kita tetap bisa jalan-jalan ke Eropa kok. Tentu dengan biaya yang relatif terjangkau. Nah, saya mau coba berbagi sedikit pengalaman waktu saya ke Eropa tahun 2017 lalu di postingan ini.

Untuk sekitar dua minggu berjalan-jalan ke beberapa negara Eropa, saya menghabiskan sekitar 15 juta rupiah termasuk pesawat terbang. Menurut saya ini relatif murah mengingat jarak Jakarta ke Amsterdam itu sekitar 13 jam penerbangan!

Coba saya breakdown satu-satu ya~

 

1. Pesawat dari Jakarta ke Eropa

Amsterdam

Kalau mau murah tentu harus jeli-jeli dengan promo penerbangan yang sering beredar. Jangan lihat promo yang dari berangkat Indonesia saja. Tapi coba lihat dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Untuk harga tiket normal PP dari Jakarta ke Eropa kurang lebih 10-15 juta.

Saya sendiri mendapat promo seharga 5 juta dengan Garuda Indonesia dengan rute Jakarta – Amsterdam PP. Penerbangan nonstop tanpa transit.

Baca juga : Touchdown Eropa, Amsterdam!

Kawan saya pernah mendapat promo Qatar Airways 4.5 juta PP dari Jakarta, dengan satu pemberhentian di Doha. Maskapai seperti Qatar banyak rute ke Eropa, jadi kamu bisa memilih misalnya berangkat Jakarta – Amsterdam, pulangnnya Venice – Jakarta. Kalau beli tiket PP garuda seperti saya ya resikonya pulangnya harus dari Amsterdam lagi.

Waktu saya ke Athens dengan maskapai LCC Scoot airlines, harga promonya sekitar 3.5 juta juga pulang pergi dari Singapura.

Nah disini kamu harus rajin follow social media, newsletter, dan mungkin grup-grup traveler di facebook supaya bisa langsung beli jika ada kesempatan. Karena biasanya promo ini sangat terbatas jumlah kursinya.

 

2. Biaya membuat visa schengen

Ongkos untuk visa schengen lewat kedutaan belanda via VFS adalah 60 euro, ditambah handling fee 25 euro, jadi total 85 Euro.

Kalau dirupiahkan sekitar 1.3 juta rupiah. Kalau lewat negara lain bisa lebih murah ataupun lebih mahal. Tapi kira-kira di angka segitu.

Baca juga : Membuat Visa Schengen Eropa Lewat VFS Global Belanda

 

3. Penginapan

Sebuah business hotel yang saya tempati di Antwerp, agak horor wallpapernya jadi saya tutupi dengan jaket. :))

Di Eropa untuk hostel ada di kisaran 30-40 Euro per bed per malam. Sekitar 400 – 500 ribu rupiah. Enaknya di hostel karena kamu bisa masak di dapurnya. Kalau kamu trip rame-rame coba cek juga airbnb karena bisa berhemat banyak.

Cek juga hotel-hotel bisnis. Kadang pada weekend mereka harganya jadi murah. Seperti waktu saya di Antwerp, Belgia saya dapat hotel bintang tiga dengan harga sekitar 500 ribu rupiah saja. Karena saya traveling berdua, tentu saja ini jauh lebih hemat daripada booking hostel dengan dua bed.

 

4. Makanan

Kopi dan dua buah croissant ini 5.5 euro di paris

Makanan di Eropa kalau saya boleh bilang tidak senikmat makanan di Asia. Apalagi buat lidah kita yang terbiasa nasi padang dan micin ini.

Untuk harga makanan di kafe/resto bisa dibilang cukup lumayan. Misalnya saya pernah beli nasi rames di salah satu restoran Indonesia harganya 13 euro (isinya nasi, daging semur, sayur). Street food macam kentang goreng dengan sosis currywurst di Berlin sekitar 5 euro.

Biasanya sih untuk sarapan atau makan malam saya memasak sendiri di hostel. Kamu bisa beli bahan makanan di supermarket seperti Lidl. Roti seperti croissant pun murah disana. Kamu bisa beli telur, sayuran, hingga ikan dengan harga yang cukup lumayan. Dengan 10 euro, mungkin bisa untuk memberi makan dua orang 3-4 kali. Buah seperti anggur pun sangat murah dibanding di Indonesia!

Bawa mie instan dari Indonesia? Tentu saya bawa. Tapi jumlahnya tak terlalu banyak sekitar 5 buah saja untuk 2 minggu itu. Anggap saja untuk makanan cadangan, jangan jadi makanan utama. Masa jauh-jauh ke Eropa makannya indomie?

 

5. Transportasi

Kereta di Berlin, Jerman

Di tiap kota biasanya ada daypass untuk turis. Biasanya untuk 1, 3, atau 5 hari. Kalau kamu memang ingin berkeliling seluruh kota, pass ini bisa dicoba. Jadinya kita bisa pakai bis dan kereta sepuasanya selama hari tersebut. Tapi kalau mau berhemat, ya berjalan kaki saja haha!

Untuk transportasi antar negara paling murah tentu naik bis. Beberapa kali saya naik Flixbus untuk jarak pendek seperti Paris – Amsterdam (3 jam) hingga jarak panjang seperti Berlin – Praha ( lebih dari 10 jam). Bisnya cukup nyaman.

Baca juga : Berlin di akhir pekan

Memang lebih nyaman kereta sih. Apalagi kalau kamu beli Euro rail pass. Tapi harganya yang cukup lumayan membuat saya berfikir beberapa kali. Lagipula saya hanya mengunjungi 4 negara saja jadi tak perlu railpass. Kecuali kamu jalan sekitar satu bulan atau lebih.

Sama seperti di Jepang, harga kereta bisa lebih mahal daripada harga pesawat. Jadi coba cek juga harga pesawat ya. Namun jangan lupa juga dihitung ongkos dari dan ke bandara, karena kadang-kadang bandaranya jauh sekali dengan pusat kota!

 

6. Lain-lain

Love the ambience

Untuk masuk museum atau tempat-tempat lainnya kamu juga harus pertimbangkan. Misalnya saja untuk masuk museum louvre di Paris itu harganya sekitar 17 euro.

Namun kalau saya pribadi tak terlalu tertarik dengan museum, saya lebih memilih ikut free walking tour. Biasanya yang guide orang lokal, cari saja yang berbahasa inggris. Kita tinggal kasih tips semampu kita ke guide-nya.

Semoga membantu buat liburanmu ke Eropa nanti  ya! :)

23 COMMENTS

  1. Gilee dpt pp 5 juta envyy .. kemarin dpt 9,5 pp multicity + turki sy pikir udh tmasuk murah tnyata ada yg dapet lebih gila murahnya 😂😂 . Btw bisa bikin lebih detail itin ny? Sy rencana brgkt dari roma-swis (pgn mampir ke grindelwald)-jerman-paris-belgia-belanda total 13 hari. Masih galau mau pakai Eurailpass atau gak.🤔

    • Ahahaa iya waktu itu promo garuda pas ada nuker miles sih. Saya sebenernya mau posting tapi ilang itin nya. Intinya sih Belanda – Jerman – Ceko – Prancis – Belgia – Belanda lagi. Jadi looping gitu balik ke Amsterdam karena tiket pulannya juga dari belanda.

  2. Sapa tuh yang di foto terakhir?

    Tapi 15 juta murah sik, aku aja ke Jepang 14 hari habis 25 juta HAHAHAHAHAHA (tapi itu emang lagi pengen boros)

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')