tbex media trip
In the past TBEX asia 2015 Bangkok, I had followed a session with the theme as it is written in the title above. The presentation was delivered by an Irish Public Relations Agency company who specialized in the field of travel. Actually, this session is not for bloggers, but for business people in the industry. But, because the class I attended was quite...
2058 km, 12 hari, 7 mobil Terios, 7 destinasi,  dan 28 kawan yang luar biasa. Apa saja yang kami temui sepanjang perjalanan ini? Ini adalah sedikit daftar dari pengalaman yang tak akan bisa dihitung jumlahnya. Berikut ini foto-fotonya, yang nggak mau scroll bisa lihat videonya aja dibawah ini nih. Tinggal klik play. Ciao! [youtube https://www.youtube.com/watch?v=0CXCinmCclE?rel=0] 1. Melihat Hutan yang terbakar dan kabut asap yang menutupi...
ulin raksasa
Deru suara kendaraan yang melewati jalan Bontang-Sangatta, Kalimantan Timur, lenyap perlahan seiring langkah kaki kami yang meniti jembatan papan kayu yang membelah Taman Nasional Kutai. Pintu masuk Kawasan wisata Sangkima ini memang tepat di jalan raya provinsi yang rindang dengan pepohonan. Empat jam perjalanan dari Balikpapan yang dibumbui drama tanah longsor sempat membuat kami was-was. Namun, akhirnya kami sampai...
dayak kenya desa pampang
Saya pikir, untuk melihat suku dayak asli, saya harus trekking masuk ke pedalaman Borneo. Namun, ternyata tak perlu, desa dayak bernama Pampang ini tak jauh dari pusat kota Samarinda. Jaraknya pun dekat, hanya sekitar 20 km. Dayak yang tinggal di Desa Pampang ini adalah komunitas Dayak dari sub-etnis Dayak Kenyah. Sebelumnya, kawasan ini adalah hutan. Namun, kemudian warga Dayak Kenyah...
"Kami punya 1700 ekor buaya disini," kata pak Januari, seorang petugas penangkaran buaya teritip, salah satu destinasi yang dituju tim terios 7 wonders borneo wild adventure. Penangkaran buaya teritip tak jauh dari hotel kami menginap yang persis di sebelah Bandara Sepinggan Balikpapan yang megah itu, hanya sekitar 20 menit berkendara. Sebenarnya, membayangkan makhluk amfibi purbakala ini saja saya sudah ngeri. Sekarang, malah...
"Besok jam 5 pagi kita jalan ya," kata bang Tony, pukul setengah dua belas malam, setelah menempuh perjalanan melelahkan, masih bersama tim terios 7 wonders dari Kandangan sejauh 200 km selama 5 jam. Mak! Kenapa harus jam 5 pagi? Apa yang kita kejar di Amuntai ini ya? Ternyata cuma....kerbau. Well, bukan cuma sih, kerbau ini kerbau spesial. Nggak pake telor...
Dalam perjalanan panjang dari Banjarmasin menuju Balikpapan, tim terios 7 wonders sempat singgah di Kabupaten Tabalong di perbatasan Kalimantan Selatan untuk makan. Adalah rumah makan Hj. Mariam Jainudin, tempat kami menimbun lemak siang itu. Paliat, kuliner khas Tabalong di Kalimatan Selatan ini mungkin tak cocok untuk yang berkolesterol tinggi. Paliat berasal dari kata kelapa dan liat. Yang artinya santan kental. Paliat terbuat dari bahan ikan atau...
Kembali melanjutkan petualangan 'liar' kami di Kalimantan, kali ini tujuan kami adalah Kandangan untuk melihat langsung anggrek liar di alam, setelah sebelumnya menunjungi monyet bekantan yang juga liar di Pulau Kaget. Pokoknya semua liar! Perjalanan 202 km dari sungai Barito di Banjarmasin menuju Kandangan terasa cukup panjang. Selain jalan yang kurang bagus, kami sempat menemukan longsor yang makin menghambat perjalan kami. Alhasil, saat...