Dari Siem Reap saya naik bis bernama 'Giant Ibis' untuk langsung menuju Phnom Penh. Perjalanan dari Bangkok - Siem Reap - Phnom Penh lancar-lancar saja. Datar-datar saja, tak ada tanjakan maupun turunan. Rasanya hanya lurus saja. Paling sesekali ada kerbau yang menyebrang atau konvoi upacara keagamaan. Bis ini cukup bagus. Lebih bagus daripada Mekong Ekspress dan Nattakan. Juga paling mahal...

Gloomy Paris

  Sebetulnya saya tak terlalu ingin memasukan Paris ke dalam perjalanan saya ke Eropa. Namun karena ini kali pertama saya kesini, saya ingin melihat sendiri bagaimana kota yang disebut-sebut city of love ini menjadi dianggap overrated di kalangan para travelers. Dari Praha, lagi-lagi saya menggunakan bis menuju paris. It's a long 12 hours journey. Namun karena ini bis malam dan lumayan nyaman,...

Akhirnya Praha

Lima tahun lalu waktu backpacking ke Nusa Tenggara, saya cuma bisa berandai-andai tentang kota ini. Cuma gara-gara satu bangunan di kota Ruteng yang Eropa sekali dan pemandangan genteng-genteng rumah di kejauhan, saya jadi berimajinasi terlalu jauh. Namun namanya berandai-andai, bebas saja kan? :) Berkat sedikit sisa tabungan yang disisihkan, tiket promo, dan izin semesta,  akhirnya saya bisa menginjakan kaki di negara...
Kalau mendengar negara Yunani atau Greece, buat kamu yang suka traveling pasti langsung terbesit Santorini yang terkenal dengan bangunan-bangunan putihnya di atas bukit pinggir lautan itu. Namun Yunani tak hanya Santorini, jangan lupakan juga ibukota negara asal Archimedes dan Phytagoras ini : Athena! Apa saja yang bisa kamu lakukan di Athena? Ini beberapa aktivitas yang saya sempat kunjungi saat kesana! 1. Mengagumi...
Impresi pertama saya waktu masuk ke kota Berlin adalah : kaku dan dingin. Terlepas dari udaranya yang memang dingin. Bangunan di sini nampak lebih modern dibandingkan Amsterdam. Sangat berkarakter industrial. Namun ternyata pada waktu akhir pekan, Berlin tiba-tiba menghangat. Yang biasanya tak ada senyum di kereta bawah tanah, tiba-tiba mereka berubah menjadi nampak ramah. Beberapa membawa anjing-anjingnya yang sepertinya belum mandi beberapa bulan di...
"Aku di Tokyo nih, ketemuan yuk!" "Eh seriusan? Yuk yuk. Dimana nih?" "Karena kamu yang AKAMSI, ya terserah deh aku ngikut!" "Oke besok sore di Roponggi yah!" "Sampai ketemu besok, Ayumi!" Percakapan saya di foto facebook mempertemukan saya kembali dengan seorang kawan asal Jepang yang saya kenal di Thailand. Namanya Ayumi, seorang penulis perjalanan yang sepertinya lebih sering ke Bali daripada saya sendiri. Roponggi ini seperti kota...

Follow me on Social Media!

1,538FansLike
10,913FollowersFollow
4,062FollowersFollow
1,085SubscribersSubscribe