Sekarang Jepang sudah cukup ramah terhadap wisatawan muslim. Bahkan beberapa tempat umum seperti bandara juga ada praying room untuk yang ingin sholat. Tapi yang penting, kamu tetap bisa mencicipi ramen, sushi, dan makanan otentik lainnya tanpa harus khawatir macam-macam! Duh, saya mah sama makanan jepang-jepangan takluk deh! Ini beberapa tempat yang sempat saya coba waktu ke Tokyo. Baru sedikit sih, nanti saya...
Dari Siem Reap saya naik bis bernama 'Giant Ibis' untuk langsung menuju Phnom Penh. Perjalanan dari Bangkok - Siem Reap - Phnom Penh lancar-lancar saja. Datar-datar saja, tak ada tanjakan maupun turunan. Rasanya hanya lurus saja. Paling sesekali ada kerbau yang menyebrang atau konvoi upacara keagamaan. Bis ini cukup bagus. Lebih bagus daripada Mekong Ekspress dan Nattakan. Juga paling mahal...

Akhirnya Praha

Lima tahun lalu waktu backpacking ke Nusa Tenggara, saya cuma bisa berandai-andai tentang kota ini. Cuma gara-gara satu bangunan di kota Ruteng yang Eropa sekali dan pemandangan genteng-genteng rumah di kejauhan, saya jadi berimajinasi terlalu jauh. Namun namanya berandai-andai, bebas saja kan? :) Berkat sedikit sisa tabungan yang disisihkan, tiket promo, dan izin semesta,  akhirnya saya bisa menginjakan kaki di negara...
Karena sampai di Danau Towada terlalu sore, saya hanya bisa sebentar saja bermain kano. Angin pun cukup kencang menjelang malam itu. Sehingga saya langsung menuju hotel. Hotel yang saya tempati di Akita ini tepat di pinggir danau Towada. Hotel yang  bernama Prince Towada ini bertema Prancis. Jadi bangunannya agak bernuansa Eropa. Di belakangnya ada perbukitan kecil yang sudah berwarna-warni daun...
makan jeju island korea food
Makanan di Jeju Island kurang lebih sama dengan makanan korea (yaiyalah mz...). Kesan saya saat mencicipi masakan korea asli adalah : GAK PAKE MECIN YA INI? :))) Mirip seperti jepang, masakan korea benar-benar ingin membuat kita mencicipi rasa asli dari bahan makanan yang digunakan. Kalau makan gurita ya rasa gurita, kalau makan lobak ya rasa lobak. Bukan seperti orang kita...
descendant of the sun exhibition
Setelah semalam di Jeonju, kami kembali ke Seoul. Tempat yang kami kunjungi keesokan harinya adalah Dongdaemun (东大门). Ini adalah salah satu area belanja terbesar di Seoul. Pagi, siang, sore, malam, area ini tetap akan buka dua puluh empat jam. Buat yang gila belanja, silakan mampir dimari. Dari baju-baju murah di pinggir jalan hingga pakaian seharga ratusan ribu won ada disini. Tapi kawan-kawan saya...

Follow me on Social Media!

1,529FansLike
10,396FollowersFollow
4,021FollowersFollow
734SubscribersSubscribe