BAAN LUANG RAJAMAITRI HISTORY INN
"Kamu beneran orang Thailand? Masa makan cabe kecil gini aja nggak sanggup?" tantang saya ke Tey, seorang gadis Thailand yang menemani saya berjalan mengeliligi Chantaboon pagi itu. "Aku bisa tahan kalau asam, tapi kalo pedas, nggak deh," jawabnya. "C'monnn. Satu aja kok. Nih dimasukin ke dalam lumpia-nya nih," saya memasukan cabe rawit itu ke dalam semacam spring roll basah. Dia pasrah. Setelah itu...
korea musim gugur auntumn
Jadi ceritanya pesawat Korean Air KE628 yang saya tumpangi dari Jakarta ke Seoul mendarat jam 7 pagi di Bandara Incheon. Beres segala macam, baru jam 8 bisa keluar. Dan berdasarkan tiket lanjutan saya, untuk menuju Jeju paling tidak kita harus jam 1 siang di Gimpo, bandara domestik di Seoul. Saya mikir, masa ke Korea gak ke pusat kota Seoul sih? Mana lagi...
Korea tak hanya Seoul atau Busan. Pulau Jeju sebagai salah satu New 7 Wonders ini disebut-sebut sebagai hawaii-nya orang korea. November ini Jeju sedang musim gugur dan saat saya disana hampir tiap hari gerimis. Cuaca yang sejuk membuat jalan-jalan terasa menyenangkan. Ngapain aja saya disana? Yuk lihat foto-fotonya!                                              
golden mangrove rayong
Lupakan riuh Bangkok sejenak. Arahkan kakimu dua ratus kilometer ke tenggara hingga menuju pesisir. Adalah desa Prasae, sebuah desa nelayan di provinsi Rayong -- sebuah provinsi yang langsung berbatasan dengan Teluk Thailand --, yang akan kami kunjungi saat itu. Desa ini adalah antitesis dari Bangkok: tak ada suara bising, waktu terasa berjalan lambat, dan yang paling penting : tak ada turis...
Setelah seharian penuh belajar di TBEX, malam harinya saya bersama kawan-kawan blogger berjalan-jalan di sekitar sungai Chao Praya. Menikmati matahari terbenam di tengah sepoinya angin terasa sangat istimewa, karena kelembaban bangkok yang sangat rendah jika siang hari, cuaca panas dan angin pun tak terasa. Kami makan malam di Yodpiman Riverwalk, semacam kumpulan tempat makan di pinggir sungai yang membelah kota...
Anton diaz
Kalau kamu membaca blog ini, tentunya kamu tahu kalau saya dan beberapa travel blogger mengadakan workshop TravelNBLog. Sebuah workshop tentang bagaimana membuat dan mengoptimalkan travel blog kamu. Nah, TBEX ini kurang lebih sama, pun sama-sama dua hari, namun dengan skala yang jauh lebih besar. Kalau peserta TravelNblog hanya 30 travel blogger dari Indonesia, peserta TBEX ada 650 travel blogger dari seluruh dunia! Sesi workshop...

Follow me on Social Media!

1,526FansLike
10,671FollowersFollow
4,038FollowersFollow
781SubscribersSubscribe