Pasar Papringan di Temanggung ini cuma buka di hari minggu. Lebih tepatnya hari minggu pon dan minggu wage berdasarkan penanggalan Jawa. Kira-kira sekitar 2 minggu sekali. Tempatnya rindang. Suasananya adem khas pedesaan. Hutan bambunya lebat. Kalau pernah ke Arashiyama Bamboo forest di Kyoto, Jepang, tempat ini mirip-mirip lah walaupun tak serapih disana. Namun saya lebih suka disini, karena banyak jajanan...
Buat kalian pecinta budaya, tak ada salahnya berkunjung ke tempat yang berjarak satu jam dari kota Solo ini. Atau buat kalian yang bosan dengan liburan yang cuma 'selfie di tempat instagramable', tempat ini bakal jadi pengalaman yang cukup berbeda. Nah ada apa aja yang bisa dilakukan di Desa Wayang Kepuhsari? Silakan simak tulisan dan foto di bawah ini! 1. Mencoba membuat...
Setelah berkunjung dan belajar ke tempat pengolahan minyak bumi dan bahan bakar milik Pertamina, keesokan harinya saya berjalan-jalan di kota Cirebon. Saya tak berdaya atas panggilan nasi jamblang dan kawan-kawannya. Namun sebelum waktu makan siang tiba, saya juga sempat mengunjugi dua tempat wisata di Cirebon. Goa sunyaragi dan Keraton Kasepuhan. Perhentian pertama di pagi hari adalah Goa Sunyaragi. Goa ini bentuk...
Kereta Argo Muria menuju Cirebon yang saya tumpangi berangkat tepat jam tujuh pagi dari Stasiun Gambir. Tak lebih tak kurang. Jalan-jalan kali ini sedikit berbeda. Saya akan mengunjungi situs tempat pengeboran minyak bumi! Supaya tahu persis bagaimana pertamax hingga pertamax turbo bisa sampai di tangki kendaraan kita. Buat yang jarang naik kereta, ini sedikit update : Kereta Api sudah keren sekali...
Setelah bermain ke Petungkriyono di Kabupaten Pekalongan dan belajar membatik di Kabupaten Batang, saya dan kawan-kawan bertolak ke Kota Pekalongan. Tempat stasiun kereta akan membawa saya kembali ke Jakarta. Namun sebelum itu, saya akan mengunjungi beberapa tempat sebelum kereta Argo Bromo tiba di Pekalongan pukul 12.40 siang. Tempat ini adalah Museum Batik Pekalongan, Limun Oriental, dan Pasar Grosir Batik Setono. Tempat...
"Batik ini bukan Batik Pekalongan mas, ini namanya Batik Sambilan. Sambil momong anak, sambil masak," jawab Ibu Uting ketika kami tanya nama Batik ini. Padahal kami sedang serius mendengarkan, namun malah dibuat tertawa oleh candaan si Ibu! Batik ini bernama Batik Rifaiyah. Batik yang dibuat oleh sebuah komunitas di Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, tak jauh dari kota Pekalongan yang memang...

Follow me on Social Media!

1,539FansLike
10,913FollowersFollow
4,109FollowersFollow
1,371SubscribersSubscribe