Kembali melanjutkan petualangan 'liar' kami di Kalimantan, kali ini tujuan kami adalah Kandangan untuk melihat langsung anggrek liar di alam, setelah sebelumnya menunjungi monyet bekantan yang juga liar di Pulau Kaget. Pokoknya semua liar! Perjalanan 202 km dari sungai Barito di Banjarmasin menuju Kandangan terasa cukup panjang. Selain jalan yang kurang bagus, kami sempat menemukan longsor yang makin menghambat perjalan kami. Alhasil, saat...
“Kalau pesan Soto Banjar harus pakai ketupat,” kata seorang pelayan di Soto Banjar Bang Amat, salah satu tempat kuliner ternama di Banjarmasin. “Kalau saya pesan soto saja pakai nasi bisa mas?” tanya saya penasaran. “Bisa, mas. Tapi itu jadinya Sop. Bukan Soto,” ujarnya lagi. Entah mengapa bisa begitu. Padahal Soto dan Sop ini ternyata sama saja. Tapi jadi berbeda nama ketika kamu...
Nama lengkapnya adalah Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Namun untuk mempersingkat, mari kita sebut saja Bandara Sepinggan. Sepinggan ini adalah bandara yang terletak di Balikpapan, Kalimantan Timur. Bandara ini baru saja mendapat penghargaan ciamik. Berdasarkan penilaian Airport Council International, Sepinggan adalah bandara terbaik di dunia tahun 2017 dalam hal layanan kepuasan penumpang pada kategori 5-15 juta penumpang pertahun. Wow! Dan...
Dalam perjalanan panjang dari Banjarmasin menuju Balikpapan, tim terios 7 wonders sempat singgah di Kabupaten Tabalong di perbatasan Kalimantan Selatan untuk makan. Adalah rumah makan Hj. Mariam Jainudin, tempat kami menimbun lemak siang itu. Paliat, kuliner khas Tabalong di Kalimatan Selatan ini mungkin tak cocok untuk yang berkolesterol tinggi. Paliat berasal dari kata kelapa dan liat. Yang artinya santan kental. Paliat terbuat dari bahan ikan atau...
BIASANYA, kata monyet digunakan mengumpat karena monyet biasanya punya wajah dan kelakuan yang nakal. Tapi, saya rasa nggak cocok dengan monyet satu ini. Ia ganteng, seperti saya. Hidungnya mancung. Walaupun perutnya sedikit buncit. Maskot Dufan ini punya hidung panjang besar berwarna merah yang unik. Suaranya memekakan telinga sehingga menakuti burung-burung. Hobinya melompat dari satu dahan ke dahan lain yang tinggi. Perkenalkan, namanya...
Saya ingat dulu waktu kuliah saya sering main HT (handy talkie) sampai larut malam. Mengobrol dengan teman-teman radio amatir memang mengasyikan sampai kadang lupa waktu. Karena saya memang kuliah jurusan telekomunikasi, utak-atik antena dan radio adalah keseharian. Namun sayang, saya tak sempat mengikuti ujian masuk ORARI untuk mendapatkan call sign seperti YB0ST (baca: Yengki Bravo Zero Sierra Tango) -- ini...

Follow me on Social Media!

1,532FansLike
9,593FollowersFollow
3,988FollowersFollow
616SubscribersSubscribe