Si Monyet Belanda, Bekantan.
Siang itu begitu terik di Tarakan, ibukota Kalimantan Utara -- provinsi ke 34 Indonesia yang baru saja diresmikan tahun 2012 lalu. Seusai melahap kepiting kenari dan hampir ketinggalan sholat Jumat, kami bergegas menuju Pelabuhan Tarakan dimana speedboat yang kami sewa menuju Derawan sudah menunggu. Derawan punya dua jalur masuk. Lewat Tarakan di Kalimantan Utara dan lewat Berau di Kalimantan Barat....
ulin raksasa
Deru suara kendaraan yang melewati jalan Bontang-Sangatta, Kalimantan Timur, lenyap perlahan seiring langkah kaki kami yang meniti jembatan papan kayu yang membelah Taman Nasional Kutai. Pintu masuk Kawasan wisata Sangkima ini memang tepat di jalan raya provinsi yang rindang dengan pepohonan. Empat jam perjalanan dari Balikpapan yang dibumbui drama tanah longsor sempat membuat kami was-was. Namun, akhirnya kami sampai...
Saya ingat dulu waktu kuliah saya sering main HT (handy talkie) sampai larut malam. Mengobrol dengan teman-teman radio amatir memang mengasyikan sampai kadang lupa waktu. Karena saya memang kuliah jurusan telekomunikasi, utak-atik antena dan radio adalah keseharian. Namun sayang, saya tak sempat mengikuti ujian masuk ORARI untuk mendapatkan call sign seperti YB0ST (baca: Yengki Bravo Zero Sierra Tango) -- ini...
Penginapan derawan
Kesan pertama saat melihat pulau ini adalah : Warna-warni! Bangunan warna-warni di dekat dermaga ini adalah penginapan. Dari kelas homestay hingga resort, semuanya warna-warni! Merah, kuning, hijau, dan warna perman lainnya  -- ditambah latar belakang langit biru cerah, memang sangat memancarkan kesan ceria. Warna-warni yang pas untuk liburan, bukan? Tips Liburan ke Derawan. Dari Jakarta, bisa naik pesawat ke Berau atau Tarakan. Jika dari...
BIASANYA, kata monyet digunakan mengumpat karena monyet biasanya punya wajah dan kelakuan yang nakal. Tapi, saya rasa nggak cocok dengan monyet satu ini. Ia ganteng, seperti saya. Hidungnya mancung. Walaupun perutnya sedikit buncit. Maskot Dufan ini punya hidung panjang besar berwarna merah yang unik. Suaranya memekakan telinga sehingga menakuti burung-burung. Hobinya melompat dari satu dahan ke dahan lain yang tinggi. Perkenalkan, namanya...
Goa Maratua Derawan
Pemandangan kebawah seperti ruang sempit membentuk jurang di tengahnya, dengan dasar yang tak terlihat. Gelap dan dingin. Cuma terlihat sinar-sinar matahari yang malah memberikan ilusi-ilusi dunia lain. "Ada dua jalan kesana, lewat desa Payung-Payung dekat Paradise lalu jalan kaki tujuh jam, atau memutar ke balik pulau dan masuk lewat pantai," kata bang Pitang, kapten kapal kami yang baru saja memerawani...
"Besok jam 5 pagi kita jalan ya," kata bang Tony, pukul setengah dua belas malam, setelah menempuh perjalanan melelahkan, masih bersama tim terios 7 wonders dari Kandangan sejauh 200 km selama 5 jam. Mak! Kenapa harus jam 5 pagi? Apa yang kita kejar di Amuntai ini ya? Ternyata cuma....kerbau. Well, bukan cuma sih, kerbau ini kerbau spesial. Nggak pake telor...