Setelah berkunjung dan belajar ke tempat pengolahan minyak bumi dan bahan bakar milik Pertamina, keesokan harinya saya berjalan-jalan di kota Cirebon. Saya tak berdaya atas panggilan nasi jamblang dan kawan-kawannya. Namun sebelum waktu makan siang tiba, saya juga sempat mengunjugi dua tempat wisata di Cirebon. Goa sunyaragi dan Keraton Kasepuhan. Perhentian pertama di pagi hari adalah Goa Sunyaragi. Goa ini bentuk...
Kereta Argo Muria menuju Cirebon yang saya tumpangi berangkat tepat jam tujuh pagi dari Stasiun Gambir. Tak lebih tak kurang. Jalan-jalan kali ini sedikit berbeda. Saya akan mengunjungi situs tempat pengeboran minyak bumi! Supaya tahu persis bagaimana pertamax hingga pertamax turbo bisa sampai di tangki kendaraan kita. Buat yang jarang naik kereta, ini sedikit update : Kereta Api sudah keren sekali...
“Kalau pesan Soto Banjar harus pakai ketupat,” kata seorang pelayan di Soto Banjar Bang Amat, salah satu tempat kuliner ternama di Banjarmasin. “Kalau saya pesan soto saja pakai nasi bisa mas?” tanya saya penasaran. “Bisa, mas. Tapi itu jadinya Sop. Bukan Soto,” ujarnya lagi. Entah mengapa bisa begitu. Padahal Soto dan Sop ini ternyata sama saja. Tapi jadi berbeda nama ketika kamu...
Rumah kayu ini nampak sedikit kusam. Letaknya yang berada di pinggir Jalan Raya Sutoyo, Banjarmasin, ini membuatnya berdebu. Namun, siapa sangka ternyata rumah ini adalah sebuah showroom, galeri tempat memajang berbagai hasil kerajinan yang bernuasa Banjar. Mulai dari tas, kain, dan dompet yang punya motif kain sasirangan. Di depan rumah itu ada spanduk kecil berwarna kuning yang bertuliskan ‘Rumah Kreatif...
Setelah bermain ke Petungkriyono di Kabupaten Pekalongan dan belajar membatik di Kabupaten Batang, saya dan kawan-kawan bertolak ke Kota Pekalongan. Tempat stasiun kereta akan membawa saya kembali ke Jakarta. Namun sebelum itu, saya akan mengunjungi beberapa tempat sebelum kereta Argo Bromo tiba di Pekalongan pukul 12.40 siang. Tempat ini adalah Museum Batik Pekalongan, Limun Oriental, dan Pasar Grosir Batik Setono. Tempat...
"Batik ini bukan Batik Pekalongan mas, ini namanya Batik Sambilan. Sambil momong anak, sambil masak," jawab Ibu Uting ketika kami tanya nama Batik ini. Padahal kami sedang serius mendengarkan, namun malah dibuat tertawa oleh candaan si Ibu! Batik ini bernama Batik Rifaiyah. Batik yang dibuat oleh sebuah komunitas di Desa Kalipucang, Kabupaten Batang, tak jauh dari kota Pekalongan yang memang...

Follow me on Social Media!

1,537FansLike
10,913FollowersFollow
4,061FollowersFollow
1,077SubscribersSubscribe