"SAYA ini baru 132 kali naik Semeru, sekitar 100 kali-nya sampai Mahameru," ujarnya pada kami. Ia mulai menghisap rokok kreteknya, kemudian mulai menasehati kami, "Sudah, kalian jangan ngomong lagi sama mereka. Mereka itu calo! Mana ada jeep Ranupane sampai Bromo sampai 800 ribu?" sungutnya kesal. Habis ini kalian ke rumah saya saja, istirahat, nanti biar bapak yang urus jeep itu." Kami...
I think most of the Balinese is born to be an artist. Just about every inch in their life, there are many proof of their craftmanship. Paintings, sculpture, carving, traditional dance, and countless more. That makes Bali well known in Indonesia, even worldwide. Sukawati, one of the traditional art market in Bali, is the perfect place to shop art. This...
Pemandangan savana Bromo seperti ini bisa dilihat jika kita memasuki Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari Tumpang, Malang. Foto ini saya ambil saat menuju Ranupane, desa terakhir sebelum mendaki gunung Semeru, dari atas jeep terbuka yang dinaiki lebih dari sepuluh orang. Ya, kita berdiri, tidak seperti jeep bromo yang tertutup dan hanya muat lima orang duduk.
Menikmati sore di ketinggian memang menyenangkan. Bukit Moko, juga dikenal dengan warung daweung, bisa dicicipi kalau kamu sedang berada di Bandung. Tiket masuk? Gratis. Kalau mau duduk-duduk di saung-nya, belilah sesuatu dari warung itu, baru boleh duduk dengan leluasa. Tapi, kalo weekend jangan harap bisa sepi disini. Pasangan muda-mudi yang memadu kasih pasti sudah memenuhi bukit dan dibalik bukit. :p Saya...
"What the hell am i doing here?" "TAHAN, TAHAN!" tiba-tiba seseorang berteriak dari atas. Saya menghentikan langkah, tiba-tiba hujan abu berdatangan dari atas. Saya berbalik arah dan melindungi wajah. Cukup lama debu itu menyerang, kemudian saya kembali menatap ke atas. Tubuh saya gemetar melihat penatapan itu. Sebuah bayangan hitam besar nampak mengeluarkan awan yang bergerak cepat mengikuti angin. Ia tepat berada di...
PAGI itu tidak akan pernah lepas dari ingatan para pendaki Mahameru. Dingin menusuk, kabut bergulung di atas danau, seakan menyambut saya yang duduk bersama sahabat mencari hangat, sambil meminum kopi dari gelas yang sama. Sesaat kemudian, mentari mulai muncul dari balik bukit. Memancarkan serpihan cahaya ke sekeliling lembahan. Merah muda, bak pipi seorang gadis jelita yang sedang tersipu. Pemancing mulai...

Follow me on Social Media!

1,515FansLike
8,691FollowersFollow
3,945FollowersFollow
459SubscribersSubscribe