Langit sudah gelap ketika mobil-mobil terios kami memasuki daerah toraja. Mobil dibelokan ke sebuah jalan gelap kecil tanpa penerangan, perlahan-lahan menaiki sebuah jalan berbatu. Tak lama, kami memasuki perkampungan dengan rumah-rumah adat berbentuk panggung dengan atap yang berbentuk trapesium, dan dihiasi oleh tanduk-tanduk kerbau yang berbeda jumlahnya tiap rumah. Membayangkan masuk ke perkampungan megalitik yang tak jauh dari kuburan-kuburan batu,...

Majene nan Jelita

Rebana bertabuh memecah kehingan pantai Barenge. Dua gadis berparas manis menunggangi kuda-kuda yang kepalanya ikut bergoyang menangguk mengikuti irama musik yang dimainkan oleh para lelaki. Suasana mendadak menjadi penuh gairah. Saya terpana, wajah mereka sungguh jelita, seperti puteri raja. Usut punya usut, salah satu dari mereka memang adalah anak Bupati Majene. Meraka memakai La lang bubu, sebuah payung yang hanya dipakai...
Saat tim Terios 7 wonders melewati kota Palu, kami sempat berhenti disini karena icon kota ini cukup membuat kami memincingkan mata. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan yang langsung mencuram ke laut, dipercantik oleh Teluk Palu, dan dilengkapi dengan sungai panjang yang membelah kota. Kombinasi yang sangat memanjakan mata. Ditambah lagi dengan sebuah jembatan lengkung pertama berwarna kuning, rasa-rasanya kota ini...
Lanjutan galeri dari perjalanan sahabat petualang terios menyusuri sulawesi. Enjoy!
Beberapa kotak kaca berisi seperangkat alat menggunakan narkoba terhampar dibawah sana. Beberapa timbangan opium dan beberapa alat hisap opium juga ada tak jauh dari cangklang rokok tempat menghisap opium Di tembok kanan-kiri berjajar kotak-kota kayu yang beratapkan kaca tembus pandang. Beberapa terlihat memamerkan replika ganja dan seperangkat alat peraciknya. Saya pun tahu bahwa ganja asal aceh adalah kualitas nomor satu dunia....
Sambil berteriak mengangkat senjata, seorang panglima perang bermain-main dengan senjata yang ia gorokan ke leher sendiri. Ia mengerang, namun senjata itu seaakan tumpul, tak berbekas apapun di lehernya. Ia kemudian memerintahkan pasukannya untuk mengitari kami, menarikan pedang ke arah kami, dan puluhan tepuk tangan juga ikut melepas kepergian kami untuk mengitari pulau Sulawesi ini. Kepergian kami diiringi oleh Kabasaran, tarian perang...
Foto-foto perjalanan terios 7 wonders dari Mando sampai Mamuju, untuk Mamuju sampai Wakatobi akan ada di post selanjutnya. Stay tuned! ....bersambung!
Kami disambut oleh dua orang tetua kampung ini. Sang Pasandere si ketua adat suku Bajo dan Jackson si kepala desa Torosiaje. Mereka bercerita dulu desa hanya berupa soppe (perahu). Disebut desa pun karena tempat ini biasanya adalah tempat singgah para suku Bajo, karena memang mereka adalah bangsa laut yang nomaden. Di sekitar teluk Tomini ini, mereka berpindah-pindah tempat dalam kelompok...