Saat tim Terios 7 wonders melewati kota Palu, kami sempat berhenti disini karena icon kota ini cukup membuat kami memincingkan mata. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan yang langsung mencuram ke laut, dipercantik oleh Teluk Palu, dan dilengkapi dengan sungai panjang yang membelah kota. Kombinasi yang sangat memanjakan mata. Ditambah lagi dengan sebuah jembatan lengkung pertama berwarna kuning, rasa-rasanya kota ini...
p.s Underwater photo by my travelmate vindhya
Foto-foto perjalanan terios 7 wonders dari Mando sampai Mamuju, untuk Mamuju sampai Wakatobi akan ada di post selanjutnya. Stay tuned! ....bersambung!
Sulawesi. Salah satu pulau para pelaut ini adalah rute #terios7wonders berikutnya. Setelah menempuh perjalanan sekitar 3020 km dari Jakarta menuju Pulau Komodo pada tahun lalu, tahun ini kami kembali melakukan perjalanan bersama si terios di pulau para pelaut-pelaut ulung; seniman pembuat kapal  -- yang bisa jadi adalah nenek moyang kita, -- yaitu suku Bugis dan suku Bajo. Melihat itenerary, dan mencari jarak antar kota...
Kami disambut oleh dua orang tetua kampung ini. Sang Pasandere si ketua adat suku Bajo dan Jackson si kepala desa Torosiaje. Mereka bercerita dulu desa hanya berupa soppe (perahu). Disebut desa pun karena tempat ini biasanya adalah tempat singgah para suku Bajo, karena memang mereka adalah bangsa laut yang nomaden. Di sekitar teluk Tomini ini, mereka berpindah-pindah tempat dalam kelompok...
1. Desa Suku Bajo yang berada di Atas Laut Orang Bajo yang dulu nomaden di laut, saat ini kebanyakan sudah tak berpindah-pindah lagi. Tapi mereka tidak menetap di daratan, melainkan tetap di laut. Rumah mereka berupa rumah panggung yang berdiri dengan tiang-tiang pancang di atas karang. Kita bisa berinteraksi dengan mereka di Desa Pulau Papan ataupun di Desa Kabalutan. Saat di Kabalutan,...

Follow me on Social Media!

1,517FansLike
8,930FollowersFollow
3,971FollowersFollow
529SubscribersSubscribe