Seperti mimpi rasanya, saya telah menginjakan kaki di salah satu tanah tertinggi bumi pertiwi kita ini. Rinjani, saya sudah tidak bisa mengungkapkan keindahannya dengan kata-kata.   Buat saya, memotret landscape adalah sebuah ritual. Ritual untuk menikmati alam ini, mengagumi kuasa-Nya, dan untuk mencoba selalu bersyukur. Dan, memotret di rinjani sekiranya adalah suatu anugrah yang tidak terkira. Petualangan saya ke Rinjani memakan total waktu...
Setelah turun dari semeru, saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke tetangganya, Bromo. Lunarscape. Kata yang saya pilih untuk mendeskripsikan si gunung berapi purba ini. Beberapa kali kesini, Bromo tidak pernah menampakan wajah yang sama. Tapi yang jelas, selalu indah dan eksotis. Walau saya harus menahan perih mata karena hembusan pasir yang terlalu keras saat itu. Sudahkan anda menikmati salah satu pemandangan ajaib...
Sekarang Jepang sudah cukup ramah terhadap wisatawan muslim. Bahkan beberapa tempat umum seperti bandara juga ada praying room untuk yang ingin sholat. Tapi yang penting, kamu tetap bisa mencicipi ramen, sushi, dan makanan otentik lainnya tanpa harus khawatir macam-macam! Duh, saya mah sama makanan jepang-jepangan takluk deh! Ini beberapa tempat yang sempat saya coba waktu ke Tokyo. Baru sedikit sih, nanti saya...
Dari Manado hingga Wakatobi, perjalanan 3020 km saya bersama tim Daihatsu #Terios7Wonders ini sangat melelahkan sekaligus menyenangkan. Terima kasih untuk segala pihak yang sudah mendukung kami! Berikut sedikit video dua menit dari perjalanan selama dua minggu sebagai oleh-oleh dari saya. Salam sahabat petualang! [youtube https://www.youtube.com/watch?v=zSKdS7HWydI]
Pasar Papringan di Temanggung ini cuma buka di hari minggu. Lebih tepatnya hari minggu pon dan minggu wage berdasarkan penanggalan Jawa. Kira-kira sekitar 2 minggu sekali. Tempatnya rindang. Suasananya adem khas pedesaan. Hutan bambunya lebat. Kalau pernah ke Arashiyama Bamboo forest di Kyoto, Jepang, tempat ini mirip-mirip lah walaupun tak serapih disana. Namun saya lebih suka disini, karena banyak jajanan...
Rumah makan takanao juo
"Rumah makan ini sudah 100 tahun lebih ," kata bapak pemilik restoran yang mewarisi restoran ini sejak tiga generasi lalu. Letaknya tersembunyi.  Di pesisir, jauh dari pusat kota. Hanya berada di sebuah gang kecil di pinggir jalan raya kabupaten Agam, menuju danau Singkarak. Letaknya persis di depan simpang SMP Negeri Tiku. Sekilas rumah makan ini biasa saja. Bahkan terlihat sangat sederhana...

Follow me on Social Media!

1,529FansLike
10,367FollowersFollow
4,023FollowersFollow
730SubscribersSubscribe