Terkadang banyak yang bicara, merdeka untuk siapa ? Silahkan tanya diri sendiri, apa sudah merasa merdeka ? Terlepas dari itu semua, walaupun banyak rakyat yang merasa belum memiliki arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Semangat kemerdekaan itu selalu ada. Dibuktikan dengan event - event yang dilaksanakan pada hari itu. Just in case, sekedar iseng saya...
IA TERSOHOR DENGAN KEKUATAN, kesigapan, dan keramahannya di seantero dunia pendaki. Tak seperti pendaki kebanyakan, ia tidak menggunakan tas carrier besar. Meski begitu, beban yang  dibawa hampir tiga kali lipat pendaki normal. Di usianya yang tak lagi muda, matanya masih sigap dari kejauhan mengawasi kelengkapan pendaki yang ia jaga. Urat urat muncul di kakinya yang berotot, kulitnya legam terbakar matahari, kekuatannya dan...
Saya beruntung, trip saya ke jogja pada 16-17 Agustus lalu saat mereview sebuah kamera, sempat bersinggungan dengan acara ini. Saat diberitahu teman blogger saya si mbak Kinkin, saya langsung merubah jadwal perjalanan saya untuk menuju Kaliadem, tempat banker gunung Merapi. Seribu bendera : seribu cita, satu Indonesia. Itu tagline yang diusung panita dan relawan dari @seribucita. Saya harus bilang, pemandangannya sungguh...
Suara Tifa yang dipukul mengawali teriakan dan derap kaki tarian lincah yang membuat debu beterbangan. Matahari pantai wisata Khalkote rasa-rasanya ada di atas kepala, namun  tak menyurutkan para penari dan pengunjung Festival danau Sentani pagi itu. Tulisan besar "Budayaku, Sejahteraku" di atas panggung terlihat mengekspresikan dirinya dengan lantang. Mereka terus menari, sampai suara-suara teriakan lain dari beberapa ratus meter di laut sana...
Impresi pertama saya waktu masuk ke kota Berlin adalah : kaku dan dingin. Terlepas dari udaranya yang memang dingin. Bangunan di sini nampak lebih modern dibandingkan Amsterdam. Sangat berkarakter industrial. Namun ternyata pada waktu akhir pekan, Berlin tiba-tiba menghangat. Yang biasanya tak ada senyum di kereta bawah tanah, tiba-tiba mereka berubah menjadi nampak ramah. Beberapa membawa anjing-anjingnya yang sepertinya belum mandi beberapa bulan di...
Sambil berteriak mengangkat senjata, seorang panglima perang bermain-main dengan senjata yang ia gorokan ke leher sendiri. Ia mengerang, namun senjata itu seaakan tumpul, tak berbekas apapun di lehernya. Ia kemudian memerintahkan pasukannya untuk mengitari kami, menarikan pedang ke arah kami, dan puluhan tepuk tangan juga ikut melepas kepergian kami untuk mengitari pulau Sulawesi ini. Kepergian kami diiringi oleh Kabasaran, tarian perang...

Follow me on Social Media!

1,541FansLike
10,913FollowersFollow
4,109FollowersFollow
1,182SubscribersSubscribe