Pernah tinggal lima tahun di Bandung membuat Bandung jadi rumah kedua saya. Sampai sekarang saya masih sering main kesana sekedar melepas rindu dengan kota kembang desa ini. Bandung adalah kota yang tepat untuk jatuh cinta sama mantan. Tidak, saya tidak jatuh cinta pada siapa-siapa, tapi hanya memang jatuh cinta kepada kota ini. Beneran deh, bukan gara-gara kamu, kok. #lah

Ivory Hotel
My Room with city view

Sebagai seorang pehobi fotografi, Bandung adalah kota yang ramah untuk para fotografer. Apalagi kalau kamu punya hobi street photography. Akang teteh yang kita temui di jalan tak terlalu risih dengan kamera kita. Mereka ramah. Bukan berarti di Jakarta orangnya tak ramah, tapi memotret orang di Bandung tingkat kesulitannya lebih rendah. Cocok buat kita yang pemalu.

 

street photo bandung
Workshop dimulai di depan masjid raya

Nah, di akhir Februari lalu saya menyempatkan diri ke Bandung untuk mengikuti workshop street photography yang dibawakan oleh kawan saya Kang Sam. Saya sering sekali memotret di jalanan, namun belum menemukan feel yang pas dengan foto saya. Senang sekali bisa belajar langsung dengan fotografer yang mendedikasikan dirinya pada jalanan ini. Untuk posting ini nanti ya berikutnya lebih detail hehe.

Kalau ke Bandung biasanya saya numpang menginap di kos-kosan kawan saya. Tapi karena jauh di selatan sana, sebut saja dayeuhkolot, saya memilih untuk menginap di hotel di daerah dago.

hotel ivory bandung
Jalan Bahureksa

Saya menemukan hotel yang sangat menarik. Letaknya persis di tengah kota, namun tak terkena bising kendaraan, apalagi suara klakson angkot memanggil penumpang dan bus damri yang polutan itu. Kalau kamu tahu Riau Junction, mall BIP, BEC, dan Factory outlet di Jalan Banda, hotel ini berada di tengah-tengah keriangan tersebut. Terletak di antara rimbunan pohon-pohon besar bandung di Jalan Bahureksa, hotel bernama Ivory ini ini bersanding dengan cafe-cafe cozy kota Bandung. Mantap.

hotel ivory bandung
Penampakan depan hotel

Lobby-nya sangat cozy dan langsung bersandingan dengan Everjoy cafe, cafe sekaligus restoran tempat sarapan di hotel ini.

Sore hari saat saya sampai di dalam hotel.

Kamar saya berada di lantai 4 dan menghadap langsung ke jalan bahureksa. Saya sangat suka dengan kaca yang berupa dinding ini. Dari sini saya bisa melihat kantor pos di sebelah gedung sate dan beberapa bangunan tinggi kota Bandung. FYI, baru beberapa bulan saya tak ke Bandung, sudah banyak sekali apartemen yang mulai dibangun di kota ini. Wajar saja karena hunian yang menapak tanah di tengah kota Bandung mungkin sudah tak mungkin dibuat lagi.

hotel ivory bandung
Welcome fruits

Masuk ke dalam kamar, saya disuguhi potongan buah segar. Karena baru saja makan, saya masukan saja buah ini ke dalam kulkas untuk nanti. Yang unik dari tempat tidurnya adalah ternyata dari bulu angsa. Terasa sangat empuk namun tidak sampai membuat kita ‘tenggelam’ yang membuat sulit bergerak. Dan..ada bantal guling! Jadi buat kamu yang sendirian bisa peluk-peluk guling sambil membayangkan ….*isi sendiri* *ngomong sama kaca*

Berikut penampakan foto detail kamar waktu saya kesana.

Everjoy cafe nampak seperti tempat yang memang didedikasikan untuk kopi. Bahkan, tiap sarapan kita mendapatkan kopi yang dibuat langsung dari biji kopi oleh barista! Bukan kopi instan! Hehehe, sayangnya cuma dapat satu kupon ya, baik-baikin aja si mamang baristanya supaya bisa dapat cangkir kedua :)

Tempat Barista Everjoy cafe
Tempat Barista Everjoy cafe

Menu sarapan disini menunya bandung banget. Apalagi kalau bukan nasi kuning dan lontong kari hehe. Menu yang bisa kamu temui setiap pagi di Bandung ini punya rasa yang sangat rumahan. Menu in room service juga enak-enak dan harganya masih masuk akal haha! Saya memesan Chicken Escalope dan dada ayam yang diberi saus jamur dengan mashed potato ini ternyata endes bok!

Silakan, yang mau jalan-jalan ke Bandung, apalagi yang ingin menjelajah Dago dan sekitarnya, hotel ini sangat saya rekomendasikan :)

Terima kasih!

Ivory by Ayola Bandung

Pesan hotel ini sekarang disini!
Jl. Bahureksa No.3 Bandung, West Java, 40115, Indonesia
Phone: +6222 – 4203999

20 COMMENTS

  1. akhhh sayang juga nggak ikutan moto sama kang sambara, ternyata ada kang wira juga ya.. heee, mau belajar landscape ke suhunya nih padahal hee

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')