Labuan Bajo, kota kecil gerbang masuk Taman Nasional komodo sekarang sudah semakin berbenah. Dari pertama kali saya kesini tahun 2012, infrastrukurnya semakin membaik. Bandaranya sudah lumayan bagus, banyak hotel baru, dan semakin ramai pengunjung dari orang Indonesia sendiri (dulu paling bule saja yang ada di buku tamu pulau komodo). Nah, apa saja sih yang bisa kamu lakukan di Labuan Bajo selain bertemu dengan si Komo? Mari disimak dibawah kakak!

1. Berkunjung ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca

pulau komodo
Dari atas salah satu bukit di Pulau Komodo

Kalaupun kamu nggak mau ketemu komodo, tapi pastikan kamu berkunjung ke Pulau Komodo dan Rinca. Pemandangan bukit disini epic banget.  Cocok jadi setting film the Jurrasic.

Pulau Rinca lebih gersang daripada pulau komodo. Komodo di Rinca pun lebih kurus dan agresif karena harus berebut stok makanan yang lebih sedikit. Tapi kalau menurut saya, pemandangan di Rinca jauh lebih menarik, walaupun sama-sama instagram-able sih.

Ini vlog waktu di Pulau Rinca.

 

2. Mendaki Pulau Padar atau Gili Laba

Pulau Padar
Pulau Padar

Kalau level Jurrasic di Pulau komodo adalah epic, di pulau padar ini super-awesome-epic! Tuh liat saja bentuk bukitnya, gak standar banget kan? Trekking sekitar 20-30 menit ke atas yang menguras keringat jadi tak terasa.

Kabarnya masih ada beberapa komodo disini, tapi mungkin sudah punah karena tak terlihat hewan yang biasa menjadi makanan mereka. Tapi buat keselamatan, tetep jalan di dalam group saja ya. Gelombang ke Pulau Padar kadang cukup besar, biasanya kapal akan beralih ke Gili Laba jika demikian. Gili laba juga nggak kalah cantik kok.

Eh, nonton juga dong vlog-nya waktu nanjak ke padar. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe biar vlognya makin banyak :))

3. Berkunjung ke pulau-pulau kecil seperti Pulau Kanawa atau Pulau Kelor

Pulau Kanawa yang gak cocok buat pergi sendiri.
Pulau Kanawa yang gak cocok buat pergi sendiri.

Banyak pulau-pulau kecil cantik di sekitar Labuan Bajo. Yang paling cakep menurut saya ada si Kanawa ini. Ada cottage yang harganya sekitar satu jutaan per-malam. Pulaunya sepi sekali, sangat cocok buat yang lagi honeymoon di pinggir pantai.

 

4. Berkunjung ke Pink Beach

pink beach
Pink pasirnya loh…itunya kebetulan aja.

Salah satu pantai terbaik di sekitar Komodo. Pasirnya terlihat agak merah karena bekas pecahan terumbu karang. Snorkeling disini juga JUARA banget. Karangnya masih sehat dan banyak soft coral yang berwarna-warni. Arusnya agak deras jadi kalau yang belum bisa berenang harap berhati-hati. Eh, udah scroll kebawah jangan liatin yang merah-merah terus!

 

5. Nongkrong di Paradise Bar

Menikmati Sunset di Paradise (Bar)
Menikmati Sunset di Paradise (Bar)

Tempat gaul anak Bajo yang paling ngehits. Salah satu tempat buat menikmati sunset yang ciamik di Labuan Bajo. Bar ini ada live music reggae-nya. Kalau malam minggu penuhnya minta ampun. Sayangnya tidak menjual makanan, hanya snack seperti french fries saja. Kalau minuman sih ya, namanya juga bar pasti lengkap hehe.

6. Melihat Panorama Labuan Bajo dari Amalia Sea view dan Bukit Cinta

Dari Bukit Amalia Sea View.
Dari Bukit Amalia Sea View.

Di Labuan Bajo sebelah utara ini kita bisa naik ke atas bukit dan melihat pemandangan ujung barat Pulau Flores yang menawan ini. Dari paradise bar naik saja terus ke atas. Kamu bisa sewa motor di dekat pelabuhan dan naik kesini. Ada plang bertuliskan Amalia Sea View. Sebagian menyebutnya bukit Sylvia karena ada Sylvia Resort dekat sini.

Ada juga bukit cinta dengan view ke Pelabuhan di dekat sini, sayangnya jalan ke atasnya agak sulit karena banyak ilalang.

7. Mampir ke Goa Batu Cermin

goa batu cermin labuan bajo
Gua batu Cermin

Goa ini ada di dalam kota Labuan Bajo. Sekitar 2-3 km dari Pelabuhan. Goa yang dulunya ada di dasar laut ini banyak ditemukan fosil-fosil dari zaman dahulu. Ada suatu ruangan di dalamnya yang kalau sekitar pagi hari jam 10-11 cahaya akan masuk dari sela-sela gua dan membentuk efek cermin di batu yang sedang basah, atau di genangan air. Namun saya tidak mendapatkan hal itu karena sudah terlalu kesiangan.

8. Main di Air terjun Cunca Wulang atau Cunca Rami

labuan-bajo-komodo-1-9
Cunca wulang

Jalan menuju air terjun ini sangat menantang karena terlihat sungai yang mengalir diantara dua tebing tinggi. Banyak orang yang melompat dari atas sini. Tapi sangat tidak saya rekomendasikan, apalagi buat yang tidak bisa berenang. Beberapa waktu lalu di awal 2016 ada seorang turis yang tenggelam karena panik, bahkan guide yang ingin menyelamatkannya pun ikut tenggelam…

Anyway, pakai life jacket kalau main-main disini ya. Dan hati-hati dengan kamera, apalagi gopro kalian, pastikan pakai tongsis yang bisa melayang di air ataupun pelampung di gopronya. Karena banyak korban gopro yang tenggelam disini, termasuk punya saya yang tongsisnya patah saat melompat. :))

*nangis di pojokan*

9. Makan di Kampung Ujung

Pusat Kuliner Labuan Bajo Kampung Ujung
Pusat Kuliner Labuan Bajo Kampung Ujung

Labuan Bajo adalah kota multi kultur dan etnis, bahkan orang Flores sendiri juga tak banyak terlihat. Pedangan kuliner di kampung Ujung kebanyakan dari Jawa ataupun Sulawesi. Jadi menunya masih familiar dengan lidah kita. Rasa seafood-nya lumayan enak kok. Disini juga spot sunset yang bagus.

10. Belanja Ikan di Pasar Ikan Labuan Bajo

labuan-bajo-komodo-1-11
Pasar ikan

Ya barangkali ada yang mau bakar-bakar ikan, disini ikannya besar-besar dan terlihat segar. Kalau mau nonton pelelangan ikan bisa kesini pas subuh hehe.

11. Menginap di Kapal alias Liveaboard

LOB
LOB

Menginap di kapal sangat menyenangkan. Kapal yang saya tumpangi ini kecil karena hanya untuk tujuh orang. Di bawah deck ada tempat tidur yang cukup untuk bertujuh. Kapal disini macam-macam seperti hotel, dari kapal melati sampai kapal bintang lima. Tinggal sesuaikan budget saja ya.

12. Berenang bareng MANTA

Iya bener, gak pake N di belakang. Jayus amat sih haha. Ini pinjem fotonya kak prue ya karena saya nggak dapet si Manta pas dicari ke Manta Point. Hampir sejam keliling sekitar sana nggak satupun yang muncul. *nangisin mantan di pojokan*

13. Menyelam dan Snorkeling

pink beach komodo
Snorkeling di pink beach

Labuan Bajo nggak hanya komodo, tapi juga alam bawa lautnya. Buat yang suka diving, disini nggak kalah loh dengan di Raja Ampat. Ya, dibawahnya sedikit lah dengan harga yang lebih terjangkau hehe. Buat yang nggak bisa diving, snorkeling aja sudah cukup lumayan. Catatan aja sih, tempat yang biasa karang dan ikannya bagus biasanya arusnya kenceng. Jadi pastikan kamu upgrade skill renang kamu kalau mau main kesini.

Nah, buat yang mau main kesini, saya rekomen join di tripnya Momotrip aja nih! Karena foto-foto diatas diambil waktu trip bareng mereka lho. Tinggal ke website-nya, terus kita bisa sortir pilih paket liburan kita based on aktivitas, pulau di Indonesia, bulan, hingga berdasarkan budget.

Website momotrip
Website momotrip

Dari momotrip kita akan dipandu oleh orang lokal berpengalaman (mereka disebut momoranger) yang membuat perjalanan kita makin asyik. Lihat aja vlog saya, ada beberapa interaksi dengan mereka. Walaupun tampangnya seram, tapi orangnya baik-baik kok. Wajar memang pembawaan orang Flores ya memang begitu hihi.

Di websitenya terlihat jelas kuota orang yang sudah ikut di open trip tersebut dan kursi yang tersisa. Mungkin bisa dipropose ke bos buat jadi outing kantor rame-rame nih :D

momotrip labuan bajo
Halaman trip package ke Labuan Bajo
screen-shot-2016-09-08-at-12-09-26-pm
Pilihan trip ke Labuan Bajo, mau yang berapa hari tuhh?

Jadi kapan kamu main ke Labuan Bajo? Sampa jumpa!

21 COMMENTS

  1. Wah momotrip-nya kayaknya rekomen banget ya dengna harga segitu, kalo jalan sendiri susah handle budget karena ngitungnya per perahu jadi susah bingung… lain kalo kalo jalan sendiri musti pake ginian

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')