Memilih Kamera Mirrorless

132

Sekitar tahun 2009 kamera mirrorless muncul. Saya ingat sekali waktu itu iklan-nya semacam ini, “DSLR quality in your pocket.” Saat itu kamera mirrorless masih payah, teknologinya masih meraba-meraba. Saya pun masih memakai kamera DSLR full frame. Walaupun beratnya minta ampun, tapi karena hasilnya sangat memuaskan, saya pikir tak masalah.

Tujuh tahun setelah itu, di tahun 2016, saya sudah menggunakan kamera tanpa mirror ini selama 3 tahun. DSLR pun sudah tak terpakai dan akhirnya saya jual. Nah, di tahun ini kamera apa saja yang bisa kamu beli? Saya akan kasih pendapat (yang sangat subjektif) menurut pengamat dan pengalaman saya.

Disclaimer : Ini bukan postingan bersponsor :)

1. Leica

Mungkin leica adalah merk pertama yang saya hindari karena lensanya sangat tajam. Saking tajamnya seperti silet bisa-bisa kantong kita jadi bolong hehe.

Leica punya seri M, kamera rangefinder full frame impian setiap fotografer. Ada seri SL (mirorless full frame), ada juga seri TL (mirrorless APS-C).

Sudah mahal, terlalu banyak pilihan pula. Saran saya lupakan leica kalau kamu masih mikir-mikir untuk beli lensa 50 mm manual focus seharga DP rumah di pinggiran Jakarta.

Tapi memang sih, hasilnya leica itu enak banget dilihat, semacem melihat hasil kamera film… #duh

Kalau disuruh memilih leica, saya akan pilih Leica Q saja yang punya lensa fix 28 f/2 yang legendaris itu.

 

2. Samsung

Samsung NX3000

Saya akui samsung punya teknologi yang paling terdepan di antara semua brand. Spesifikasi luar biasa dan harga menurut saya paling terjangkau dibandingan yang lain.

NX1 luar biasa responsif, rasanya seperti memakai Canon 1d series. NX500 punya kamera 4k paling murah saat ini. Coba saja lihat lensa ultrawide samsung harganya hanya 5 juta rupiah. Mahal? Lihat yang lain. Semuanya di atas 10 juta.

Tapi entah kenapa, nampaknya kurang laku di pasaran.

Tiap saat beredar rumor bahwa samsung akan keluar dari bisnis fotografi.

Kapan terkahir kali Samsung mengeluarkan kamera dan lensa baru?

Saya pernah punya samsung nx3000 dan sangat menikmatinya. Tapi sayang, tampaknya samsung sudah, “hidup segan mati pun tak mau.”

Komplain saya tentang samsung adalah kalau memotret orang terlalu halus hasilnya. Seperti pakai camera360 hehe. Dan LCD nya yang AMOLED itu memang terang sekali, sayang warnanya kurang akurat

 

3. Nikon

Nikon masuk ke dunia mirrorles dengan sensor yang cukup kecil sebesar 1 inch. Saya tak begitu suka hasilnya karena noise terasa walaupun di iso rendah. Kameranya sangat cepat (pernah dengar kamera memotret 20 fps? Hampir sama dengan video kan? Itu Nikon 1 series!) dan AF tracking-nya paling lumayan di antara mirrorless lainnya.

Namun nikon sangat lambat untuk mengeluarkan lensa-lensa untuk Nikon 1 Series. Sekalinya keluar ada 32mm f/1.2 (setara 85mm full frame) yang harganya ampun-ampunan.

Untuk kamera dengan sensor 1 inch saya lebih memilih Sony RX100 series ataupun Canon G7X.

Lebih baik beli DSLR Nikon D5500 yang hasil fotonya bahkan sebanding dan melebihi kamera-kamera yang saya sebut disini dengan harga yang sangat terjangkau.

Bhay Nikon.

 

 

4. Canon

memilih kamera mirrorless
Canon EOS m

Canon dengan EOS M nya saya pikir hanya bercandaan saja. Seperti Nikon, canon tak punya keinginan untuk merusak penjualan DSLR-nya. Canon EOS M sangat lamban dalam pengoperasiannya. Saya hampir tak sabar saat memakainya. Pernah saya dapat hadiah kamera ini dari sebuah lomba, setelah saya buka box dan memainkannya sebentar, langsung saya posting di forum jual beli kaskus, hehe.

Hingga saat ini pun dari seri M1 hingga M3 tak ada perubahan yang berarti. Shame on you, canon.

Kabar baiknya, hasil dari Canon EOS M ini benar-benar khas warna canon seperti yang kamu temui di seri-seri DSLR nya. Tapi kalau kamu beli EOS M untuk B-Cam, lumayan lah hasilnya.

Duh, buat apa hasil keren tapi gak fokus? #eh

 

5. Pentax

Kalau canon cuma bercanda, mungkin Pentax sudah stand up comedy tour keliling sampai membuat satu kampung tertawa haha. Sensor seri Pentax Q sangat kecil seperti kamera-kamera poket (1/1.7 inch) dan melihat kameranya yang warna-warni seperti permen itu, saya cuma bisa meringis.

Saya suka DSLR pentax. Sangat durable dan lensanya bisa diandalkan. Sekarang pentax sudah dibeli oleh Ricoh. Sebuah perusahaan kamera lainnya yang membuat RICOH GR, best compact camera on the planet yang pernah saya miliki!

 

6. Fuji

kamera mirrorless fuji x100
Saya dengan Fuji X100s

Saya sangat ingin menyukai Fuji. Fuji punya jajaran lensa yang sangat menggiurkan. Sebut saja 56 f1.2, 90 f/2, dan lainnya. Namun sayangnya saya merasakan kamera fuji seperti kurang tenaga. Refresh rate di LCD nya agak laggy. AF nya hit & miss apalagi di low light. Saya selalu merasa respon kamera fuji mengganggu kecepatan memotret saya.

Dan entah mengapa, kamera fuji selalu seperti mengaktifkan DOF preview ketika menekan half-shutter. Maksud saya, biasanya kan lensa modern selalu ada di aperture tertingginya, let’s say di 2.8. Nah ketika kita memilih misalnya di 5.6, maka aperture akan menutup di 5.6 saat kita menekan shutter. Nah kalau di fuji, setiap kita pencet half-shutter, dia akan stop down aperture duluan di aperture yang kita pilih. Itu lah yang membuat kamera fuji jadi lamban. IMHO loh ya, saya sudah utak-atik di menu, tidak ada untuk mematikan pilihan “automatic DOF preview ini”.

Kabar baiknya selain lensanya kece, fuji juga punya warna yang enak dilihat, terutama untuk warna-warna skin tone. Untuk masalah bentuk kamera, saya haqqul yakin kamera fuji adalah kamera digital terseksi yang pernah dibuat. Beberapa menyebutnya “Poor man’s Leica”.

Lupakan soal video kalau pakai kamera fuji. Mereka nampaknya tak peduli.

 

7. Sony

Sony A7s, low light & video King!
Sony A7s, low light & video King!

Kamera-kamera sony sangat bagus di atas kertas. Namun entah kenapa saya kurang menyukai output warna sony ( well, kecuali seri A7S yang saya coba sih). Kamera sony seperti murni dibuat oleh engineer tanpa melibatkan fotografer, hehe. Sony punya dua mount yang Full frame (A7 series) dan APS-C ( A6000, A5000 series). Nampaknya sony lebih berkonsentrasi di mount full rame daripada APS-C nya. Lensa bawaan sony juga tak terlalu bagus. Sekalinya yang sangat bagus, harganya bikin nangis.

Oh iya, lensa full frame sony sangat besar sehingga membuat ukuran body mirrorless yang kecil menjadi tidak terlalu berarti.

Tapi saya harus bilang, Sony A6000 adalah mirrorless dengan best value saat ini. Dan belum ada yang bisa mengalahkan kemampuan Sony A7s untuk urusan low light dan video.

Oh iya, Sony ini adalah pemasok sensor untuk banyak merk kamera seperti Nikon, Olympus, bahkan kamera Iphone.

Perbandingan harga di toko kamera online, tahun 2015
Saya coba list perbandingan harga di toko kamera online di Indonesia, tahun 2015

 

8. Micro 4/3 (Olympus, Panasonic, & kawan2)

Kamera saya (olympus) dan kamera Om Barry Kusuma (panasonic) masing-masing dengan lensa ekuivalen 24-70 2.8

Olympus dan Panasonic merupakan salah satu pioner di dunia mirorless. Mereka membuat standar mount micro 4/3 melanjutkan standar 4/3 pada DLSR lalu. Jadi, lensa yang dibuat oleh olympus bisa digunakan di panasonic, dan juga sebaliknya. Bersama merk-merk lain seperti Black Magic Digital Cinema Camera yang fenomenal itu.

Sensor micro 4/3 luasnya setengah dari sensor full frame. Maka mari kita sebut sebagai kamera half frame, hehe. Pilihan mirrorrless saya jatuh ke sistem ini karena pilihan lensa dan kamera banyak sekali, ukurannya kecil, punya fitur yang sangat mumpuni seperti 5 axis stabilizer, weatherproof,  dan kamera-kamera video legendaris seperti panasonic GH4. Selain itu sistem ini juga punya aspect ratio 4:3, mendekati aspect yang saya sukai yaitu 5:4.

Jika saya hanya diberi kesempatan untuk memlih satu kamera dan satu lensa. Pilihan saya akan jatuh ke Olympus EM5 atau EM10 dan lensa 12-40 f/2.8. I’m set.

Olympus dan panasonic adalah kamera paling responsif. Autofokus nya luar biasa cepat dan bisa diandalkan. Dan mereka punya pilihan untuk hampir semua orang. Dari yang kecil bisa masuk kantong seperti Panasonic GM1, hingga Olympus EM1 yang really built like a tank.

Sayangnya Olympus hanya ada distributor saja di Indonesia. Pelayanan kurang maksimal. Saat kamera saya modul wifi-nya rusak, harus menunggu hampir 3 bulan untuk mendapat spare part dari Jepang. Panasonic? Ada sih di dekat rumah saya tapi nampaknya hanya ada spare part untuk AC dan mesin cuci hihi.

Kesimpulannya adalah, di 2016 ini you can’t go wrong with any camera. Semua hasilnya bagus-bagus. Kalau ingin beli kamera, cobalah langsung ke toko kamera dan dicoba-coba langsung sampai puas. Rasakan yang paling enak dipegang.  Cari toko kamera yang punya banyak display seperti Focus Nusantara,  JPC Kemang, atau Oktagon yang bisa dicoba-coba langsung. Masukan SD card kalian ke dalam kamera dan bandingkan satu persatu (saya melakukan ini, hehe).  Jangan membeli kucing di dalam karung ya haha.

Salam jepret!

132 COMMENTS

  1. ulasan yang menarik bang,
    saya kira seperti kebanyakan photoblogger dan instagrammer kekinian (:p) bang wira bakal nyaranin fujifilm, ternyata bukan. jadi semakin tercerahkan nih saya, tinggal uangnya aja yang belum kesampaian.

    • Haha karena kebutuhan orang pasti beda-beda, mending dicobain dulu sendiri sampe yakin baru beli. Jangan ikut-ikutan aja :)

  2. saya pingin beli kamera mirrorless, tapi katanya disuruh coba dulu supaya dapet yang pas..

    tapi saya ga tau dimana bisa coba-coba setiap kamera tanpa diikutin sales..

    tapi saya ga punya cukup uang buat beli masing-masing biar dapet hasil yang sesuai kemauan..

    tapi sayaaaa…. mendingan minjem punya mas wira deh…
    *nodong*

    • prettt wakakaka. Gue sih coba di focus nusantara tn.abang dibiarin aja sama salesnya. Cuek aja ntar juga dia pergi sendiri :)).

      • jadi mas, kamera mirrorless mana yang bagus buat budget 5 juta?

        disini ada promo dari kartu kredit apa aja ya? ada yg cicilan 0% juga ga mas?

        nb: pertanyaan pertama serius loh itu :3

        • Bah ga bisa reply lagi ya..
          lebih lebih dikitnya 1 jt – 2 jt *guling-guling di pasir*

          udah pernah bandingin a5000 sama a5100 nya sony?
          kualitasnya beda jauh ya? abisnya belum berhasil nemu review ttg a5000, padahal a5100 gampang dapat reviewnya..

  3. kalo di area mirrorless saya lebih setuju leica, fuji, & sony menjadi yang teratas untuk dipilih.

    olympus lensanya juga boleh dicoba kecuali samsung mungkin karena masih pemain baru saya rasa kualitasnya masih dibawah mereka yang saya sebutin. sementara nikon dan canon lebih jagoan di dslr.

    imho.

  4. Wah dapat refrensi lagi nih buat pilihan beli kamera. Tinggal ngumpulin uangnya ini semoga kesampaian punya mirrorless tahun ini.

    Nice post mas Wira :)

  5. “Kesimpulannya adalah, di 2016 ini you can’t go wrong with any camera. Semua hasilnya bagus-bagus. Kalau ingin beli kamera, cobalah langsung ke toko kamera dan dicoba-coba langsung sampai puas. Rasakan yang paling enak dipegang.”

    Wah, setuju banget. Saya rasa teknologi kamera sekarang sudah cukup canggih untuk melewati threshold (batas bawah) saya untuk sebuah kamera. Tokh saya bukan pixel-peeper juga. In terms of image quality, you can’t go wrong with any camera… well, probably not “any camera”; “most cameras” would be more appropriate :-).

    Jadi, yang lebih enak “dipegang”, itu lah yang dipilih. Hehe.

    Regardless format-nya (mirrorless, compact, DSLR), kamera idaman saya sekarang adalah kamera dengan:
    – ukuran sekecil mungkin — maksimal sebesar Fuji X100
    – OVF yang ada informasi metering + baterai
    – physical button/knob/dial untuk aperture, shutter speed, dan ISO (masing-masing dengan 1-stop increment).
    – sensor dengan acceptable noise s.d. ISO 1600, ideally s.d. ISO 3200.
    – lensa dengan FOV setara 28mm s.d. 35mm di full-frame.
    – manual focus dengan DOF indicator, atau snap-focus kayak di Ricoh GR series.

    Gak muluk-muluk kan? Ayo, siapa mau bikin?

    • Ahaha mungkin “any mirrorless camera” hehe. *ngeles*

      Semoga nanti Ricoh GR mark 3 atau Fuji X70 mark 2 sudah seperti itu ya mas :)))

  6. Coba coba sampai puas Dan…. tentu saja disesuaikan dengan harga kantong.
    Ntar cocok tapi dompetnya menjerit. hehehe Informatif banget buat yang cari mirrorless kayak saya. Masih cinta ama kamera pocket yang mungil dan tipis.

  7. Saya sony aja kak… dari walkman, sempak tv ama radio merknya sony wkakaka…

    Ngga tahu knp pas aja dengan sony termasuk action cam… mungkin kita jodoh son…

  8. Bener banget Wir kudu dateng ke toko dan megang langsung, coba sendiri. Gue berjodoh ama Olympus. Merk laen hasilnya kenapa blur mulu tiap gue yang jepret. Eh gue mo update, harga gue ternyata bener. Hahaha… *fiuh*

  9. kalo aku suka sony sih mas… kebetulan mulai beljar pake nex6, tapi hasil foto masih newbie..

    btw ricoh GR juga oke sih, gag tau orang yang ngambil apa emang kamera juga..

    btw nice artike mas, kameranya juga cadas

  10. Salam kenal mas,
    Ini kali pertama komentar di blog mas, walau sudah nggak asing dengar nama mas dari om Cumi,dkk. :-D
    Kalau saya pakeknya Nikon 1 J3 mas, lumayan lah untuk mendokumentasikan saat bersepeda, :-D

  11. Nubie bin amatir nih. Minta saran dong Bang Wira,
    kalo budget 10 jt, pengen bisa buat video (kebanyakan video orang ngomong spt testimoni), dan ok di cahaya yg kurang (take video dlm ruang kerja di rumah) pilih merk dan tipe apa ya?
    thanks bgt :)

    • Kalo video bisa sony atau panasonic. Dan beli lensa yang bukaannya besar. Contoh : Panasonic GX7 dan lensa 25 1.4, atau sony a6000 dan lensa 35 1.8

  12. Wah, terima kasih banyak sarannya, Mas Wira. :D Saran terakhir paling oke tuh, aku sendiri nggak kepikiran. Sekarang lagi nyari-nyari kamera mirrorless yang cocok. Maklum diriku tergolong yg sering kali telat buat beli2 perangkat elektronik, sekarang saja masih cuma pake kamera pocket.

    Berat ke Sony, mungkin karena sudah kadung cinta dengan brand ini. Xixixi. Tapi sepertinya diriku harus bisa lebih objektif.

  13. Kamera mirroless sekarang sudah lumayan terjangkau sih. Ada di semua range harga.
    cuma kalau mau hasil maksimal, biasanya kejar di lensa…

    yang harganya lebih mahal dari kameranya
    :(

    makasih post nya mas. salam kenal
    :D

    • Maaf mas wira, kalo saya beli panasonic gx 8 kira2 lensa yang cocok utk video recording lensa yang bagaimana ya mas ?

  14. gan numpang tanya karena ane kebingungan, di antara sony a5000 dan samsung NX300 menurut akang ambil yang mana? dan tolong sertakan penjelasan nya, makasih :D

  15. Malang mas.. kebetulan saya lagi di luarnegeri, tertarik mau beli kamera lumix atau olympus. tp karena baca saran dari mas, service nya di indo susah. saran nya yang service mudah tapi yang bagus harga 6jt apa ya mas?

  16. om kasih saran dong untuk newbie yg baru mau beralih dari DSLR ke mirrorless, pingin tau kamera mirrorless yg paling value for money tipe apa dan dengan lensa apa :D thanks, anyway your photo are top notch!

  17. Mas Wira, salam kenal sebelumnya. Mau tanya, saya berencana beli Canon G7X tapi galau gara2 habis liat Sony RX100 III. Kira-kira secara kualitas dan perbandingan harganya, rugi atau nggak ya kl misal saya beli Sony RX100 III? Saya newbie nih mas masalah bahasa perkameraan, jadi mohon dimaklumi pertanyaannya hehe

  18. Wow.. keren ne reviewny… tp sy mau tanya, kira kira dengan budget 10 jt.. pengen poto milky way n outdoor.. bagusan merek apa + lensa yg harus d beli.. makasiii

  19. “mau ganti pengaturan ISO aja ribet banget ya Wir” saya mulai kesal karena nggak nemu-nemu settingannya.

    “ya begitulah mas beda kamera mahal dan murah, nggak cuma fitur, letak shortcut settingan mempengaruhi.” kata Wira.

    hahahaha, yasalam.

  20. maaf mau tanya gan,
    sony a5100, a6000, fuji xm1,xa2, panasonic g7, olympus em5.
    dari semua itu yang cocok untuk photo close up, photo keluarga, selfie, ngevloog, photo makanan.
    atau bisa dibilang yang serba guna deh haha.
    kalo bisa di urutin dari yang paling recomended ya gan
    butuh pencerahannya ini gan. soalnya bingung banget.
    oh tambahan gan masalah picture style yang paling berlimpah yang mana gan? atau yang bisa di tambahn picture style nya yang mana gan

  21. Salm kenal…..mw tanya nih….sy punya kamera mirrorless merk Sony seri a….ketika habis jepret obyek…ko tiba2 dilayarx muncul pesan “ralat kamera.mohon dimatikan dn hidupkn lg”….akhrx jd repot…stiap hbs ngejepret pst dimtikn dlu klo mw diaktifkn layarx….it gmn gan?…brgkali ad yg tw penyebabx…dn klo bsa tolong solusinya…mksh gan…

  22. informasi di blog ini cukup bisa membantu saya untuk menentukan akan membeli kamera mirrorless dari pabrikan mana.
    pertanyaan saya, kalo mau main di jalur lensa2 M42, pabrikan kamera mirrorless mana yang cocok?

    trims

  23. mas, kalau milih kamera dengan budget yang emang pas 10 juta, dan kebetulan ke depan upgrade lensa dll, pilih omd em-10 apa sony a6000? kalau penjelasan di atas, pilihan satu lensa satu kamera jatuh ke olympus yaa

    • Sony A6000 juga bagus kak. Walaupun sudah ada A6300. Yang mirip seperti itu paling lumix gx85, atau fuji xe2 tapi videonya gak sebagus A6000

  24. Aku makin galau gundah gulana milih kameranya…. ???
    Mas ada saran ga, aku sih cuman butuh camera untuk foto makanan, sesekali landscape, tadinya udh ngincer fujifilm ax2 tapi butuh buat video tutorial make up juga, gimana yaaaa… Dengan catatan ga ribet pengoperasiannya… Apa better sony a?
    Terima kasih…

  25. sobb, diantara sony a6000 ama canon d700 bagusan mana kualitas photo n kameranya?? *emang beda kelas sih*

  26. Thanks kak wira sharenya.. saya pengen beli camera mirrorles olympus budget 6 jutaan.. baiknya ambil apa ya ?

  27. Mas, kalau untuk traveling atau nonton konser(foto&video) worth it pakai yg mana ya? Saya rencana beli canon m3 / canon m10 / sony a5000 , atau ada opsi lain? (Jadi ragu beli canon m3/m10 setelah baca review ini hehehe)

    Mohon pencerahannya.
    Saya tunggu jawabannya, Terimakasih :)

  28. Mas saya cari kamera yang bagus buat ngevlog, kalau buat hunting foto bagus , khususnya buat di upload haha apa ya sony fuji apa canon ya makasih

  29. Mas saya lagi butuh recommend buat kamera yang enak buat dibawa travelling gitu. Yang pas apa ya mas? Maklum saya engga terlalu tau perkameraan hehehe

  30. bingung banget kudu beli apa, masih dilema mirrorless vs DSLR, ada yg bilang DSLR murah masih lebih baik dibanding mirrorless murah apa bener ?
    tolong rekomendasi nya dong kak buat saya yg budgetnya 5juta doang dan gagap fotografi tapi mendambakan hasil jepretan bagus ala-ala fashion blogger

  31. Salam Kenal Om Wira… Saya punya kamera x100s… Tapi karena kerjaan saya banyak foto detail micro… Kamera ini terus terang kurang maksimal… Kira2 menurut om Wira saya mesti upgrade ke kamera apa ya…makasih

    • Wah jelas nggak bagus X100 foto macro. Coba kamera X series yang bisa ganti lensa, lalu beli lensa macro seperti fujinon 60 mm macro

  32. Duuuh mas wiraa baca artikel ini jd galau,
    Tadinya udh nabung buat beli X-A2 Krn kamera itu lg hits bgt kaan, dan memang hasil foto tmen saya yg pakai X-A2 oke. tapi abis baca review mas wira kurang oke di video, (saya suka buat video tiap travelling) dan saya mulai melirik E-PL7, tapii tetep kepengeen X-A2 . Mohon pencerahannya ?

  33. Salam kenal mas Wira. Saya lagi mau beli mirrorless dan tertarik sama kamera2 m43, diantara omd e-m10 mk ii sama lumix gx85 performanya secara overall (foto dan vidio) lebih recommended yg mana ya mas? Makasih sebelumnya.

  34. mas, mau tanya nih.. kamera mirrorless yg bagus buat motret buat katalog onlineshop apa yah? yg skiranya wrnanya g brubah trlalu mencolok.. budget saya skitar 6jt.. kira” karo pake canon m10 bagus gak yah? mohon rekomendasinya hehe

  35. Bang bagusan sony a5000 apa samsung nx 3300 ?untuk hasil foto dan banyak pilihan lensa?dan klo d jual lagi gampang heheh :)

  36. Salam kenal om… Sya mau bertanya klo mirroles yang enak buat foto dan vidio dokumentasi bajet 13 juta pilih merk apaya…?

    Mkasih sbelumnya om…?

  37. Halo mas d antara sonya6000, fujixa3 smaa lumix recomended mana ya? Hmm kebutuhannya u fotoo kebanyakan foto bayi yg banyak gerak gt mas, makasi yaa

  38. niat mau jual dslr nikon d3000 nih demi mirrorless wkwk tapi bingung bagusan canon m3, m10 atau sony a5000 sih bang?

  39. Mau tanya mas wira, untuk menggunakan lensa dslr ke body mirrorless kn harus menggunakan adapter yaa. Kira kira ada tips gak untuk memilihi adapter yang tepat?

  40. Mas mau tanya dong, saya ada rencana mau beli kamera tapi saya bingung kamera yang bagus apa untuk pemula. Saya kepingin yang gambarnya gak pecah sama autofocus nya bagus. Budget 10 jutaan bagusan kamera apa ya mas. Makasih.

  41. 1. bang mau tanya dong (saran), masih bingung sama sony a6000 dan sony a6300 itu bagusan mana ya klo buat yg suka foto”dan video ?
    2. nyambung pertanyaan di atas dari sony yg udah di pilih bagusan mana sama canon? tanks bang

  42. dear wira, salam kenal.

    saya mau nanya soal SC (shutter count). apakah di mirrorless Sony seri 5xxx dan 6xxx terdapat SC seperti di DSLR?

    semua elektronik pasti punya masa berlaku, tetapi untuk kreatifitas apakah harus dikorbankan karena adanya SC max di sebuah kamera? nilai ekonomis juga masuk dalam hal pembelian kamera.

    oh iya, bagaimana pendapat wira tentang dxomark? DSLR dgn skor lumayan (86) dan harga terjangkau adalah nikon d3400. penilaian seperti apa yg dilakukan dxomark ya?

    terimakasih

  43. Fuji XT10 itu punya Image Stabilization kayak Olympus OM-D E-M10 II jg ga ya? Galau better pilih mana dari keduanya.. Minta masukan dong yang pernah pegang keduanya..

  44. Mas wira, saya mau beli kamera tapi masih galau nih, mending beli canon eos m10 atau nikon d3400. Mohon pencerahannya ya mas.
    Thx 😁

  45. mas wira, Olympus elp 7 ama epl6 perbedan signifikan nya di apa ya, mau cari second neh, udah punya DSLR Canon 60D tp pengen beralih ke mirror lens, pilihannya di Olympus, budget maksimal 5 juta, klo epl 6 masih mumpuni kenapa tidak ? please compare nya mas . thanks

  46. Good recomendation…. Tp aku orang awam…. Blm paham bgt. Pengen belajar motret pake mirrorless. Rekomendasi Mirrorless under 5 juta ada gak ya?

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')