• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Tips / Photo Tips / 10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kamera Mirrorless

Sep 12 2015

10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kamera Mirrorless

Kamera mirrorless sedang naik daun. Rasa-rasanya semua orang membuang DSLR-nya dan menggantinya dengan kamera mirrorless yang imut ini. Nah, sebelum kamu ikut-ikutan membuang DSLR kamu ke tempat sampah saya, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Yuksss!

1. Kamera mirrorless ukurannya lebih kecil dan lebih ringan?

Kamera sekarang (kiri) dan dulu (kanan). 1.7 Kg vs 700 gram saja. Lumayan 1 kg bisa bawa beras buat seminggu.
Olmypus EM5 dan Canon 5d. Sama-sama pakai lensa 24-70 f/2.8. 700 gr Kg vs 1700 gram.

Sebagian besar, iya. Tapi bisa juga tidak, apalagi kalau ukuran sensor kameranya besar. Karena kamera mirrorless adalah sebuah sistem, jadi jangan lupakan lensa. Semakin besar sensor, maka ukuran image circle pasti lebih besar, sehingga ukuran lensa pun membesar menurut fisika.

Coba bandingkan lensa DSLR 70-200 f/4 canon dengan lensa serupa milik sistem mirorrless Sony A series. Ukurannya tak jauh berbeda. Untuk ukuran body, jelas sony A7 series jauh lebih kecil. Tapi lensanya? Belum tentu.

Ada juga mirrorless seperti samsung NX1 yang ukurannya serupa denggan DSLR mid level. Kecuali kamu butuh fitur-fitur yang tak ada di DSLR dan ada di kamera mirrorless segede gaban itu, saya sih lebih memilih DSLR.

 

2. Autofokus kamera mirrorless lebih lambat?


Awal-awal kamera mirrorless muncul, mungkin iya. Tapi di 2015 ini, kecepatan autofokus sudah bukan masalah. Yanga masih menjadi masalah adalah kecepatan Autofokus untuk mengikuti benda bergerak (AF-C, AF servo, semacam itu).

Untuk autofokus statis (AF-Single, bukan AF Jomblo) kamera mirorrles bahkan beberapa lebih cepat daripada DSLR. Menurut pengalaman saya, untuk AF statis kamera mirrorless dari Olympus dan Panasonic paling juara. Disusul oleh Sony, Samsung, dan Fuji.

Untuk AF tracking, Sony dan Fuji sepertinya masih lebih unggul daripada merk lainnya. Bisa dilihat di video diatas.

 

3. Kualitas Foto Mirrorless sama dengan DSLR?

Kurang lebih iya. Dengan catatan perbandingannya dengan ukuran sensor yang sama. Misal saja mirrorless Sony A6000 hasil fotonya tak akan jauh berbeda dengan Nikon D7100 karena sama-sama berukuran APS-C. Atau Nikon D800 dengan Sony A7. Tentu saja pasti akan berbeda kemampuan high-iso dan dynamic range-nya, namun tak akan berbeda jauh.

 

4. Bisa pakai lensa-lensa manual apapun?

Sony A7 dengan lensa mount Leica
Sony A7s dengan lensa mount Leica

Karena flange distance yang sangat pendek (jarak antara sensor dan lensa), kamera mirorrless bisa memakai lensa apapun, tentunya dengan adapter yang tepat.

Kombinasi yang populer adalah dengan menggunakan lensa-lensa leica legendaris yang harganya bisa untuk DP KPR di pinggiran Bekasi.

6. Leica merupakan kamera mirrorless sejak dahulu?

Sony A7 merupakan mirorless full-frame pertama? Sepertinya bukan. Karena Leica M series memang mirorrless sejak dulu. Tapi, Leica M juga bukan DSLR. Leica adalah jenis Rangefinder. Bahkan kamera-kamera saku (dan kamera handphone) memang kamera mirrorless. Namun disini term mirrorless adalah sebuah sistem kamera tanpa mekanisme mirror yang lensanya bisa diganti. Jadi kamera seperti Fuji X100 atau Ricoh GR walaupun ‘mirrorless’, tetap bukan mirrorless yang disebut orang-orang.

7. Pilihan lensa kamera mirrorless masih sedikit

Mirrorless Interchangeable Lens Camera (MILFC) adalah sistem yang relatif baru. Lensa makin terus berkembang. Untuk saat ini lensa olympus dan panasonic paling bervariatif. Fuji punya lensa-lensa prime yang sangat menggoda. Berikut daftar lensa yang ada saat ini.

Kelengkapan lensa mirrorless (mei 2015)
Kelengkapan lensa mirrorless (mei 2015). Sumber dari sini.

8. Shutter Kamera Mirrorless lebih Silent dan Fleksibel

Tak ada suara mirror yang bergerak saat shutter bekerja membuat suara kamera lebih tenang. Beberapa kamera mirrorless juga punya electronic shutter, shutter elektronik tanpa pergerakan mekanik sehingga menghasilkan shutter tanpa suara dan kecepatan yang bisa mencapai 1/32000 detik — tentunya dengan beberapa efek samping seperti jello effect.

 

9. Kamera Mirorrless micro 4/3 kurang ‘bokeh’?

Contoh bokeh dengan kamera mirrorless. Panasonic GX7 + lensa 20 mm 1.7
Contoh bokeh dengan kamera mirrorless. Panasonic GX7 + lensa 20 mm 1.7. Saya rasa cukup walaupun memang tak bisa menandingin full frame.

Sekali lagi ini tergantung ukuran sensor dan aperture lensa. Kamera micro four third seperti olympus dan panasonic punya sensor yang 2x lebih kecil (atau 1.5x untuk sensor APS-C seperti Fuji X atau Samsung NX) daripada sensor ‘full frame’ seperti Sony A7 series sehingga DOF juga lebih tipis.

Sebagai contoh,  jika menggunakan f/2.8 pada micro four third, maka ruang tajam (DOF) akan ekuivalent dengan f/5.6 di full frame. Dan juga sebaliknya, jika kita menggunakan f/2.8 pada full frame, maka untuk mendapatkan ruang tajam dan bokeh sama sama, kamera micro four thirds butuh f/1.4. Tapi ekuvalensi ini hanya berlaku pada ruang tajam ya. Untuk intensitas cahaya, f/2.8 tetap f/2.8 pada format apapun.

10. Batere kamera mirrorless lebih boros dibandingan DSLR?

fuji XA2 mirrorless
Memotret menggunakan live view dengan Fuji XA-2 di Electronic City. Live view di mirrorless memang menyenangkan, tapi memang tak hemat baterai.

Betul sekali. Sebagai contoh DSLR rata-rata bisa memotret sekitar 700-1000 foto dengan satu baterai. Sedangkan kamera mirrorless hanya sekitar 200-400 foto. Hal ini disebabkan karena kamera mirrorless butuh daya yang lebih besar untuk ‘live view’ dari sensor ke LCD. Sedangkan DSLR menggunakan optical viewfinder (jendela bidik optik) yang mungkin tak membutuhkan daya. Tapi ini sebetulnya normal, jika kita menggunakan mode live view pada DSLR, kemampuan baterai pun tak akan berbeda jauh dengan kamera mirorrless.

Jadi, apa kamu sudah tertarik untuk beralih ke mirrorless? Kalau masih penasaran bisa loh coba-coba berbagai jenis kamera di toko Electronic City terdekat atau kunjungi website #itsECCHOICE.

Mirrorless vs DSLR
Mirrorless vs DSLR? Pilih mana?

Terima kasih!

Written by wira · Categorized: Photo Tips, Sponsored (adv), Tips · Tagged: #itsecchoice, membeli kamera mirrorless, mirorrless, tips kamera mirorrless

Reader Interactions

Comments

  1. nyonyasepatui says

    12 Sep ’15 at 10:58

    MaU semuanya

    Reply
    • wira says

      12 Sep ’15 at 15:09

      Mau kameranya kak? Sama fotografernya sekalian ga? #eh

      Reply
  2. Eky says

    12 Sep ’15 at 11:46

    Baru tau ada kamera yang bisa silent shutter! Jello effect itu maksudnya gimana ya?
    Apakah semua kamera bisa silent? *ketauan otak-atik settingan kamera sendiri*

    Reply
    • wira says

      12 Sep ’15 at 15:12

      Silent mode biasanya pake electronic shutter, gak semua kamera punya electronic shutter sih. Jello effect itu fotonya agak goyag karena pergerakannya terlalu cepat dan electronic shutter gak kuat nangkepnya. Makanya kadang2 objek bisa terkesan bengkok hehe.

      Reply
  3. Vari | www.travelingcow.com says

    12 Sep ’15 at 14:37

    Klo dikasi sih pilih dua2nya donk #maruk

    Reply
    • wira says

      12 Sep ’15 at 15:12

      Aku juga mau kak :v

      Reply
  4. trisno says

    12 Sep ’15 at 17:18

    AF Single bukan AF Jomblo kkkkk
    Kamera mirorrless ringan, ringkas buat travel apalagi buat trecking gunung beda 1kg itu menguntungkan banget, tapi kalo buat kerja lbih prefer pake kamera DSLR lebih kliatan profional

    Reply
  5. Philardi ogi says

    12 Sep ’15 at 21:55

    Very usefull post kak

    Reply
  6. Kang Alee says

    13 Sep ’15 at 00:20

    Jadi pilihannya tetep sama kita ya Bang, mau mis apa tetep pake dlsr?

    Reply
  7. Muhammad Akbar says

    13 Sep ’15 at 08:02

    Iya sih, Semenjak ada kamera mirrorles kamera DSLR terlupakan.

    Reply
  8. Rifqy Faiza Rahman says

    13 Sep ’15 at 18:16

    Semoga saja bukan ganti “mirrorlens” :D

    Reply
  9. Yudi says

    14 Sep ’15 at 12:25

    jadi mirrorless itu kamera yang pake lensa atau lensa yang pake kamera? :D

    apapun ceritanya, saya tetap nggak paham photografi, jadi masih ngandalin kamera canon prosumer sajah hehehe

    Reply
  10. Mira Afianti says

    17 Sep ’15 at 09:36

    foto terakhirnya itu lho

    Reply
    • wira says

      17 Sep ’15 at 18:15

      ganteng ya mb mir?

      Reply
  11. gadismarathon says

    5 Oct ’15 at 15:47

    kameranya apa aja, yang penting itu lensanya…. sama skill :))))

    Reply
    • wira says

      5 Oct ’15 at 17:00

      yuppp! :)))

      Reply
  12. peppy says

    22 Mar ’16 at 19:39

    Umpama aku punya budjet sekitar 5 jete….
    kira-kira prioritas kamera mirorless apa yang bagus….

    Reply
    • alek sistiawan says

      25 Jul ’17 at 08:52

      canon eos mirrorless m10

      Reply
  13. sebut saja mawar says

    10 Apr ’16 at 15:38

    Kadang mah live view dslr lebih boros drpd mirrorless.
    Ex. : 60D live view mode cmn dapet max 20-25min video
    E pen lite 2 live view dapet max 35-40min video
    Source : pengalaman

    Reply
  14. ekahei says

    18 May ’16 at 00:50

    Thank infonya kak Wiraa….

    Reply
  15. firdaus says

    28 May ’16 at 13:01

    punya rekomendasi gak buat vlog, budget 15 juta pilih dslr ato mirorless.

    Reply
  16. Ira Novita S says

    30 Jun ’16 at 10:55

    Bagian baterei emang cepet habis. -_-

    Reply
  17. Nurul yulia says

    4 Jul ’16 at 22:42

    Ka saya mau nanya ,saya bingung banget nih saya mau kamera mirrorles tapi budget cmn 5 jutaan tadinya mau beli samsung nx3000 katanya banyak yg BM trs saya nanya nx300 harganya sekitar 5 jta lebih nah saya takut itu semua BM , pertanyaannya kamera mirrorles yg kira2 baguslah buat traveling apa ya dengan budget segitu selain nx series sama kalo cara mengatasi agar tau barang itu BM ato engga gimana ya

    Reply
    • wira says

      5 Jul ’16 at 13:57

      Barang BM biasanya lebih murah karena gak kena pajak. Tidak ada kartu garansi merk/distributor resmi Indonesia. Biasanya barang singapure atau hongkong. Biasanya disebut ‘garansi toko’. Misal merek samsung, cari yang resmi samsung Indonesia. Kalau canon, distributor resmi PT. Datascrip, Nikon = Alta Nikindo, Olympus = OCCI tek, Fuji= Fujifilm Indonesia.

      Reply
  18. nendia ayu pramudita says

    29 Aug ’16 at 19:04

    kenapa kok ga terlalu di rekomendasi untuk tipe canon m10 nya???

    Reply
  19. Andika Pratama Ampriandi says

    7 Sep ’16 at 02:08

    Bang, ada ulasan untuk kusus video kamera mirroless gak ?

    Reply
  20. Ade says

    2 Oct ’16 at 00:11

    kamera impian, siap siap nabung hehe
    http://otodrift.com/5-mobil-bekas-terbaik-harga-30-jutaan/

    Reply
  21. Melati Indah says

    6 Oct ’16 at 16:22

    Ingin mencoba mirrorless, dari canon 60D lens 50mm 1/4. Yay or nay? Dan kira2 apa? Terima kasih sebelumnya??

    Reply
  22. ahmad ulul albab says

    12 Oct ’16 at 22:29

    mirrors aja….
    kita bisa shutter sepuas nyaa…gak ada batas nyaa..???

    Reply
  23. memie a ruddyanto (@memieidoer) says

    13 Oct ’16 at 09:06

    untuk pemula yang belum punya dslr ataupun miror..bagusnya beli apa bang wira..galaau..budget 6 juta’an..makasieee

    Reply
  24. Martin says

    17 Oct ’16 at 15:05

    kalo dengan sangu 5 jt an,sebaiknya saya beli mirrorless yg merk apa ya om ?

    Reply
  25. Zhilal Akmal says

    23 Oct ’16 at 18:47

    Bang minta sarab dong bagusan Canon G7X mark II atau Canon EOS M3?

    Reply
    • wira says

      23 Oct ’16 at 21:00

      tergantung untuk apa sih. M3 sensornya lebih besar dan ada slot mic. Ukurannya juga lebih besar. Tapi g7x lebih ringkas.

      Reply
  26. Raka Bimantara says

    31 Oct ’16 at 12:37

    Bang mau nanya nih apa perbedaan antara canon 80d dan Sony A7s. Dan lebih Bagus yg mana? Mohon jawabannya ya bang. Terimakasih!

    Reply
    • wira says

      1 Nov ’16 at 04:48

      Wah, ini kayak nanya mending beli sports car atau SUV, tergantung kebutuhan saja.

      Reply
  27. ilham says

    2 Nov ’16 at 12:31

    Bang saya pemula, mirrorless budget dibawah 10jt kira2 mana yg recommended

    Reply
    • wira says

      3 Nov ’16 at 04:42

      lah itu di atas…

      Reply
  28. ennylaw says

    17 Nov ’16 at 08:38

    Belum pnh punya yg mirrorless, pengen nyoba kapan2 lah, haha

    Reply
  29. Indarto Tjondro Saksono says

    21 Nov ’16 at 15:47

    Dah nyobain Cameranya Xiomi Yi M1?
    Bisa kasih sekelumit pencerahan?
    Masih bingung buanget nih mau beli yg mana T T

    Reply
  30. Vanioktaviani says

    16 Dec ’16 at 20:07

    ka aku punya sony a5000 lensa yang bagus biar video jernih apakah ada lensa atau efect dan lebih bagus pakai apa ya? Aku nggak ngerti soalnya

    Reply
  31. Dhika Prabowo says

    26 Dec ’16 at 07:56

    Bang Wira, untuk lifestyle & wedding photography, sony alpha a6000 gimana menurut abang? Dan pake lensa apa yang lebih mendukung? Terima kasih

    Reply
    • wira says

      26 Dec ’16 at 08:08

      Lensa sony tidak banyak untuk format APS-C, kecuali step up ke sony A7 series. Kalau wedding saya prefer fuji karena warnanya bagus sekali untuk skin tone. Coba lihat contoh foto wedding dengan fuji disini. http://wiranurmansyah.com/mencoba-fuji-xt1-untuk-memotret-wedding

      Reply
  32. Evy says

    26 Dec ’16 at 19:27

    Kalo preview gambar tiba tiba melambat cara benerin nya gimana ya?

    Reply
  33. Cecen Al Zahra says

    23 Jan ’17 at 01:26

    bang kamera mirorrles ada batas shutter gak?

    Reply
    • wira says

      23 Jan ’17 at 04:44

      ada tetep, tapi gak usah dipikirin sih

      Reply
  34. Erfan Wijaya says

    25 Jan ’17 at 15:11

    bang nubitol mau nanya,biasa foto produk buat olshop,baru beli fuji lumix,mau foto yg belakang ngeblur gitu kok ga bisa2 ya :(,istilahnya apa sih ya..macem foto di point no.10..

    sy ada canon eos juga malah gampang buat foto kaya gitu tinggal di deketin aja objeknya,di lumix ga bisa2:(

    jgn di bully ya :D

    Reply
  35. vava says

    2 Feb ’17 at 13:58

    mas kalo untuk studio foto bagus mana antara nikon d7100 sama fujifilm xt1

    Reply
  36. Auva says

    8 Feb ’17 at 01:38

    kak, saya memiliki GH3 plus lensa 14-140 HD dari tahun 2013 hanya saja jarang dipakai, ada efek tertentu kah kalau jarang “dipanasin”? kemudian mirrorless ada shutter count jg kah? thank you

    Reply
  37. annisa says

    14 Feb ’17 at 09:18

    mau nanya dong bang wira, kameraku fuji xm1. sempet ditawarin lensa sony, apakah harus beli adapter dulu atau bagaimana ya?

    Reply
    • wira says

      14 Feb ’17 at 10:53

      nggak bisa. lensa fuji untuk kamera fuji. lensa sony untuk kamera sony. kalau adapter biasa untuk lensa2 manual.

      Reply
  38. Yudi says

    22 Mar ’17 at 19:59

    Koko Wira, jadi kamera apa yang paling rekomended utk pemula bagi saya yang g paham apa.. apa.. (tp jangan pocket juga huhuhu)

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’17 at 20:13

      Pakek hape aja kak. wqwqwqwq

      Reply
  39. Renanda Dwina Putri says

    25 Mar ’17 at 12:10

    Kak mau tanya nih. Saya punya kamera mirrorless Panasonic lumix gf8 dengan lensa bawaan 12-32mm. Saya pengen ganti lensa dengan lensa yang bisa menghasilkan bokeh yg bagus dan fullframe. Kira2 lensa yang pas apa ya kak dgn budget yang gak terlalu mahal? Hehehehe makasih kak!

    Reply
  40. luthfi says

    26 Mar ’17 at 22:08

    Kalau pilihan flash utk kamera mirrorles gmn kang? Apa ada trigger & bisa nyambung ke flash & softbox kyk dslr? Tq

    Reply
  41. Rayi says

    29 Mar ’17 at 09:57

    Mas mau tanya. Kamera mirrorless itu gabisa untuk zoom ya? :’) punya saya xt 20 ko gabisa zoom? Apa saya yg super gaptek :””””(((((

    Reply
    • wira says

      29 Mar ’17 at 10:17

      tergantung lensanya dong. Waktu beli yang zoom apa fixed? kalau beli yang fix macam 35 f/2 ya gak bisa zoom. Tinggal beli lensa zoom kalau mau zoom.

      Reply
  42. Aryakmd says

    3 May ’17 at 12:00

    Mas Wira minta pendapatnya dong, saya masih bingung nih antara memilih mirrorless Fujifilm x t20 kit dengan DSLR Nikon D7200, kira kira worth it mana ya untuk foto jalanan, outdoor & traveling

    Reply
  43. Fadel says

    4 May ’17 at 11:42

    Mas wira saya pake sony a6000 lensa 50m ketika foto landscape hasilnya kurang bagus, dan ketika potret hasil kulitnya kurang harus, mohon bantuannya mas

    Reply
  44. Dzulfikar says

    31 May ’17 at 14:12

    Pengen nyobain beli mirrorless cuma belum tahu merk yang pas sesuai budget

    Reply
  45. GoTravelly.com says

    27 Sep ’18 at 10:22

    galau nih mau beli Mirrorless, masih sayang sama DLSR….ahhhhhh

    Reply

Trackbacks

  1. Review Samsung Nx3000 Indonesia | VideoNih! says:
    16 Aug ’17 at 15:07

    […] 10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kamera Mirrorless […]

    Reply
  2. Tips Memilih Handphone Yang Bagus - LEBIHMEMBERI.ID says:
    4 Dec ’17 at 18:09

    […] 10 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kamera Mirrorless […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Harmoni dari Tengger

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...