• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Tips / Photo Tips / 4 Langkah Mudah Memotret Bintang & Milky way!

Jan 25 2014

4 Langkah Mudah Memotret Bintang & Milky way!

memotret bintang dan milky way!
Ranupane.

Siapa yang tak merasa terhipnotis, melihat butiran cahaya berjuta tahun cahaya jaraknya di angkasa sana? Pasti ada ingin rasa untuk memotret bintang dan milky way yang cantik itu bukan?

Saya adalah pengagum langit, sebuah kanvas besar ciptaan Tuhan yang tiap harinya selalu memberikan kejutan yang berbeda. Terutama di malam hari, Ia menciptakan gugusan bintang sebagai penghias malam, dan sebagai petunjuk bagi manusia.

Kita tinggal di galaksi bimasakti (milky way), jadi kita tak mungkin memotret keselurahan galaksi. Yang bisa kita potret adalah sebagian kecil sisi dari bimasakti.

Kecil, tapi luar biasa.

Caranya gampang sekali, serius! Ini yang kalian butuhkan untuk memotret bintang dan milky way!

1. Langit malam cerah

Sebetulnya memotret bintang tak perlu di gunung atau tempat tinggi. Namun, agar bintang terlihat jelas, kita tak boleh di tempat yang banyak polusi cahaya.

Makanya memang lebih mudah memotret bintang di pegunungan daripada di area kota.

Ini sebetulnya bagian tersulit, sih. Hehe, paling nggak, ada alasan baru buat naik gunung dan mengeksplor tempat baru, kan?

memotret bintang dan milky way!
Milky way di bukit cinta, tak ada polusi cahaya. Bintang terlihat jelas dengan mata telanjang.
memotret bintang dan milky way!
Milky way over Mt. Gede
memotret bintang dan milky way!
Mencoba memotret dari bukit Moko, kota Bandung. Terlalu banyak cahaya sehingga bintang tak nampak. Perhatikan bagian kanan bawah yang sudah overexpose karena lampu kota

2. Cek posisi milky way

Jika hanya ingin memotret bintang, mungkin bisa kapan saja. Tapi ingat, bumi kita berputar. Ada kalanya milkyway tidak terlihat dari tempat kita berdiri.

Milkyway juga akan sulit terlihat jika bulan sedang ikut nimbrung. Jadi, lebih baik kita memotret saat bulan baru muncul, sehingga malam gelap akan lebih panjang.

Banyak software untuk mengecek kondisi bintang seperti stellarium, sky guide, dan banyak sekali di app store. Di search-aja ya.

Umumnya, paling enak memotret milky way itu adalah saat April – September di arah selatan.

memotret bintang dan milky way!
Masih di bukit cinta, ranu kumbolo. Canon 5d, 28 mm, 30 detik, f/2.8, iso 1600
Taburan bintang di Rancaupas, Bandung selatan.
Taburan bintang di Rancaupas, Bandung selatan. Canon 5D, 16mm, f/2.8, 15 sec, iso 3200
memotret bintang dan milky way!
Ranupane.

3. Set Fokus ke Infinity, perkirakan komposisi

Taruh dulu kameranya di tripod ya. Setelah itu fokuskan lensa ke posisi tak hingga.

Kalau di lensanya sudah ada distance scale, silakan diset ke posisi infinity, biasanya berbentuk simbol angka delapan tengkurap  ∞. 

Kalau nggak ada scale nya seperti lensa kit 18-55, fokus saja ke benda terjauh yang bisa difokuskan. Dan dikira-kira.

Karena saya pakai kamera poket, jadi masuk ke menu dan pilih fokus ke infinity

Memotret bintang dan milky way memang harus pakai perasaan hehe.

memotret bintang dan milky way!
Infinity focus pada kamera saya, Ricoh GR

Untuk komposisi, trial & error aja. Karena emang gelap, sih. Mau gimana lagi?

Paling nggak yang punya buble level di tripodnya bisa pastikan posisi horizon kamera lurus saja.

4. Set kamera ke diafragma & ISO tertinggi, dan coba 30 detik

Saya memakai lensa 28 f/2.8. Jadi saya test kamera saya di iso 3200, f/2.8, dan 30 detik

Kenapa 30 detik? Karena menurut pengalaman, 30 detik itu adalah waktu maksimum agar bintang tetap seperti titik, bukan sebuah garis.

Kalau lebih dari 30 detik, maka bintang akan ‘berjalan’ dan nampak seperti apa yang kita sebut sebagai light painting.

Kecuali, memang efek seperti itu yang ingin didapatkan sih.

Ada yang namanya rule-600. Jadi shutter speed maksimum yang diperbolehkan agar bintang tak bergerak adalah 600 dibagi dengan focal length lensa (format 35 mm, jika APS-C dikali dulu dengan 1.5, MFT dikali 2)

memotret bintang dan milky way!
TIps : gunakan iso tinggi sekali untuk cek komposisi, karena cuma butuh waktu sebentar untuk mengambilnya. Foto kiri : iso 25600 dengan speed 5 detik, Foto kanan : iso 3200 dengan speed 30 detik.
memotret bintang dan milky way!
Pulau Mansuar, Raja Ampat.

Jadi kalau kita pakai lensa 18mm, maka waktu maksimum adalah 600/18 =  33 detik. Nggak selalu akurat karena ini tergantung dari posisi kita di bumi. Tapi, generally itu rule of thumb-nya sebagai permulaan.

memotret bintang dan milky way!
Bintang di sebuah dermaga
memotret bintang dan milky way!
Normal 30 sec static star. Pulau Tomia, Wakatobi.
memotret bintang dan milky way!
Epic 7200 second exposure star trail ( 2 jam!)
memotret bintang dan milky way!
Ini yang paling epic. Me & Milky way :))

Sudah pernah coba memotret bintang dan milk way?

So, tertarik memotret milky way? Atau masih ada yang kurang jelas? Silakan tinggalkan komentar di bawah ya.

Thanks!

Written by wira · Categorized: Photo Tips, Tips

Reader Interactions

Comments

  1. Fahmi (catperku.info) says

    25 Jan ’14 at 15:41

    teorinya simple, tapi prakteknya suseeeh, kalau gak blur komposisi kacau, ya kebanyakan noise :D *harus sering – sering praktek nih ya kayaknya*

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 17:03

      motretnya harus pake hati kak #eaaa

      Reply
      • rian says

        27 May ’15 at 22:14

        Mas saya perna foto bulan, tapi waktu mau motret cahaya bulan mantul lagi ke lensa mas, jadi kayak dua bulan nya =D , tolong ajarain mas teknik ngambil objek bulan. Sebelumnya trimakasi ya mas. :)

        Reply
        • dav says

          21 Dec ’15 at 20:42

          kalo bulan speednya mas di cepetin iso nya di rendahin makanya jarang ad ft bulan ama milkyway barengan

    • panji harfandika says

      6 Dec ’15 at 22:44

      itu menggunakan flash nggak sih ? flash yg dari kamera atau flash tunggal yg di pisah itu? maklum baru belajar

      Reply
      • Farhan says

        6 Jun ’16 at 21:59

        Kalo foto milky way nggak pake external flash gan

        Reply
  2. Alvi Kamal Fikri says

    25 Jan ’14 at 15:55

    Thanks kak wira lagi nyari cara foto bintang.. pas deh ketemu…

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 17:04

      You’re lucky then. Enjoy yah :)

      Reply
  3. Adnan HP says

    25 Jan ’14 at 16:31

    Ngeri2 fotonya…..foto yang terakhir juga nger….. eh, sudahlah…. XD

    Yang dua jam itu f sama isonya berapa ka? Kalo ngga ada cahaya lain yang masuk, memang ngga over exposure gitu?

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 17:07

      Sebenernya nggak dua jam full itu.

      Jadinya ngambilnya tetap 30 detik, tapi dilakuin terus menerus selama dua jam. Beberapa ratus exposure, mirip kayak bikin timelapse. Tapi intervalnya 0 detik.

      Kalau pake kamera film gak perlu takut over sih, ditinggal semaleman juga, soalnya ada yang namanya “reciprocity failure”. Kalau digital gak bisa gitu, pasti over ditinggal beberapa menit juga.

      Nah, setelah fotonya selesai, tinggal ditumpuk di photoshop. Atau ada beberapa software yang emang khusus buat startrail. Banyak kok tinggal google.

      Gitu kira-kira, hehe.

      Reply
  4. Eka says

    25 Jan ’14 at 16:57

    Tekniknya susyeh kameranya pun tak ada jadi gak bisa praktek x (

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 17:08

      Someday pasti bisa kok Eka :D

      Reply
  5. backpackerborneo.com says

    25 Jan ’14 at 17:18

    Aku pernah sekali aja nyoba..tapi gagak, ada bula nungol dikit…iso paling tinggi camera cuma 1600 aja…

    Foto terakhir itu nahan nafas selama 30 juga ya?

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 18:20

      Perlu perjuangan ekstra buat nyengir selama 30 detik mas, nafas mah tetep :)))

      Reply
  6. benbernavita says

    25 Jan ’14 at 18:25

    Itu foto terakhir Kuat ga gerak sampe berapa lama kak?
    Aku jadi model aja sudah lelah :))))

    Reply
    • wira says

      25 Jan ’14 at 19:08

      sekitar 30 detik hihihi

      Reply
      • juian says

        13 Nov ’16 at 07:13

        mas cara foto milkway tapi gunakan kamera xiomi yi itu gimana yaa cara nyaaa mohon solusinyaa mas heheh

        Reply
  7. trizno says

    25 Jan ’14 at 21:20

    Waw keren,selalu suka dengan foto-foto kak Wira. salam kenal

    Reply
  8. Daffa Alif Pratama says

    25 Jan ’14 at 23:10

    Kalo ngolah di Photoshop gimana mas? Langkah-langkahnya gitu?

    Reply
    • wira says

      26 Jan ’14 at 10:15

      gak ada langkah khusus. Paling ngilangin noise aja karena kita kan pake hi iso.

      Reply
  9. phy_iv says

    26 Jan ’14 at 00:38

    Dasyat sudah foto-fotonya! Harus dicoba nih kapan kapan. makasih ya kk infonya.. ngomong ngomong itu nyatuin gambar yang 2 jam pasti lama banget ya hehe

    Reply
    • wira says

      4 Feb ’14 at 18:25

      dengan cinta gak perlu waktu lama, kak #salahfokus

      Reply
  10. iwang says

    26 Jan ’14 at 02:09

    Mas kalo cuma pake lensa kit 55mm bissa nggak? Maklum cm ada lensa kit ama tele 300mm kameranya pun cm nikon 3100 hehe mohon infonya

    Reply
    • wira says

      26 Jan ’14 at 10:14

      Bisa aja kak, cuma harus tahu posisi infinity pas manual fokusnya.

      Reply
  11. cumilebay.com says

    26 Jan ’14 at 09:34

    Eh busyet yang di ranca upas itu sekseh sekali, aku demen banget.
    Thanks sharing nya, langsung aku note di hp. Biar saat nya nanti langsung buka dan di praktekan :-)

    Reply
    • wira says

      26 Jan ’14 at 10:15

      siap kakaaa!

      Reply
  12. arievrahman says

    26 Jan ’14 at 11:17

    Mantap! Selama ini belum pernah nemu tempat beginian pas bawa kamera. Haha, lain kali dicoba rules of 600-nya.

    Reply
    • wira says

      26 Jan ’14 at 11:53

      Mantap, jangan lupa kamu kan pake kamera 2x crop factor om, jadinya dikali dua dulu : 600 / (2x FL)

      Reply
  13. Rizal says

    27 Jan ’14 at 08:38

    superb post!

    Reply
  14. Mbandah says

    28 Jan ’14 at 10:51

    pengen nyobain ah! :-D

    Reply
  15. Ahmedtok12 says

    29 Jan ’14 at 15:59

    Ka Wira.. Bikinin tutorial buat time lapse malam hari dong.. Time lapse siang hari sih sukses kemarin, tapi pas nyoba malem hari masih bingung ngaturnya.. Thanks nuwun.. :D

    Reply
    • wira says

      4 Feb ’14 at 18:25

      ihihi aku juga masih belajar, nanti ya kalau udah berhasil pasti di share :’)

      Reply
  16. indrijuwono says

    30 Jan ’14 at 17:42

    kak wiraaaaa, keren bangettt.. aku mau belajar dan tahun ini hunting bintang ahhh!

    Reply
    • wira says

      30 Jan ’14 at 18:32

      terima kasih kak indrii, yuk hunting bintang ^^

      Reply
  17. chen says

    1 Feb ’14 at 02:31

    Salam kak wira…aku ada kasus….dah coba di matering nya s:30 dtik f: 4 iso 3200. Lokasi danau…yg minim ” g ada radiasi langit kinclong….bintang bnyak..pas di abadikan…bintang g bnyak di frame,,,,trus low exposure ……main di speed yg lebih lama takut g titik bintang nya…itu gmn tu kak…thank info nya kak wira…

    Reply
    • wira says

      1 Feb ’14 at 07:13

      Lensanya gak bisa lebih dari f/4 ya? coba f/3.5, atau f/2.8. Kalau masih gak bisa, coba pake raw aja motretnya, terus di push pas di post processing. Memang ntar lebih banyak noise, sih.

      Saya biasanya iso 1600 f/2.8 udah dapet kok (ini equivalen dengan iso 3200 f/4 kan?)

      Reply
  18. bolang says

    4 Feb ’14 at 18:21

    ih keren sekali kakak…ajarin motret bintang dong, sekalian ajakin jalan2nya jugaaaa

    Reply
    • wira says

      4 Feb ’14 at 18:26

      hih om ini bisa aja, kebalekkk kaliiiii :))

      Reply
  19. danny dwi says

    6 Feb ’14 at 23:58

    Foto yg teraakhir itu pencahayaan ke obyek orangnya pake lampu apa kak?trims

    Reply
    • wira says

      7 Feb ’14 at 06:51

      pake senter kecil biasa aja kok, cuma disenter nya paling cuma 2-3 detik walaupun exposure 30 detik, tergantung level ke’terang’an senter :)

      Reply
  20. danny dwi says

    7 Feb ’14 at 16:37

    Pantesan pas saya foto milky way di pantai klayar saya senter ke obyek sampe 30detik hasilnya over,trs coba pake slow syncro hasilnya jg tetep over,thx ilmunya om wira

    Reply
  21. Muhammad Akbar says

    9 Feb ’14 at 15:55

    Thanks infoya,
    berguna banget untuk yang baru belajar seperti saya ini.

    Reply
  22. H9 Images says

    14 Feb ’14 at 09:43

    Yang pasti tripod kudu mahal ya hehehe…
    pengalaman saya beli tripod murah pasti susah

    Reply
  23. Bayu says

    14 Feb ’14 at 11:53

    2 bulan lgi bru bsa prktekin nih…hihihi….

    Reply
  24. Irta Yulita Lestari says

    17 Feb ’14 at 21:46

    duuh bagus bagus, tapi kameranya juga harus bagus yaah?? -__-

    Reply
  25. adi pratama says

    23 Feb ’14 at 22:27

    wah, terimakasih mas untuk share tips nya..
    siap dipraktekkan..

    foto-fotonya luar biasa.. :)

    salam

    Reply
  26. Adit says

    26 Feb ’14 at 02:11

    kak.. saya masih bingung dengan rule of 600 nya.. bisa diberi pencerahan lagi gak ?? hehehe :v

    Reply
  27. ejiebelula says

    6 Mar ’14 at 14:28

    ejie pun pecinta langit dan bintang khususnya… eheeem

    ajakin ejie jalan donk wiraaaaaaa… trus ajarin ejie motret bintang. selalu gagal karena emg gapunya tripod :D
    latian pake tripod sekali, tp juga ngga tau gmn cara bisa motonya.
    hampir di setiap kesempatan jalan2, bisa ngeliat taburan bintang di langit, tapi ngga pernah bisa berhasil menangkapnya on my cam! ihiiiikkksss -_-

    teach me how to catch it, pleaseeeeeee :)

    Reply
  28. ancha says

    8 Apr ’14 at 11:44

    Bang. Nentuin fokusnya bang :(

    Reply
    • wira says

      10 Apr ’14 at 05:04

      di infinity aja kak :D

      Reply
  29. desapri says

    13 Apr ’14 at 17:10

    info bagus dan berguna thanks tutor nya.. saatnya coba” :)

    Reply
  30. Timbun says

    23 Apr ’14 at 00:03

    Kyknya perlu bawa catatan ni :3

    oh ya.. kalo pake camera cannon 5D Lensa standart bisa ga ya –”
    samaa itu fotonya pake Flash ?

    Reply
  31. abdy says

    24 Apr ’14 at 20:54

    terimaksih tutorialnya ,, mas ..
    suka..

    Reply
  32. ipanase says

    29 Apr ’14 at 20:15

    saya motret bintang masih gagal :D
    apalagi milky way..
    mungkin karena kurang muncak ke pgunungan/ lebih gelap
    pakai kit 18-55 atau fix 50 1,8 belum berhasil, mungkin lain kali :D

    Reply
    • Iga Herlambang says

      16 Jul ’14 at 22:23

      ini hasil dari lensa kit punyak saya, maaf hasilnya sedikit ngeblur :D
      fokusnya udah rusak :D

      Reply
      • wira says

        18 Jul ’14 at 10:39

        Yang ini ya? https://www.flickr.com/photos/93333884@N08/14669067372/in/photostream

        Keren!

        Reply
        • Iga Herlambang says

          21 Jul ’14 at 14:07

          terima kasih banyak kakak, amat sangat mudah untuk dipahami tutorialnya :)
          upload lagi dong foto yang keren keren, lumayan tak buat referensi :)
          cheers !!

  33. iwan says

    19 May ’14 at 04:57

    Bagus banget foto2nya mas. Kalau pake DSLR mirrorless Olympus EPL5 bisa dapetin hasil setara atau ini memang kekurangan kamera DSLR mirrorless?

    Reply
  34. edria salsa says

    24 May ’14 at 03:51

    Kak,bisa gak lain kali pake gambar biar lebih mengerti lagi caranya untuk memotret milkyway,aku terkadang masih bingung dimana itu iso,f/2.8,dll-_- maklum aku masih kecil kak dan belum pernah sama sekali mendaki hehe. Terus itu fotonya pake flash kak? Hehe makasih sebelumnya^^

    Reply
  35. Danu says

    13 Jun ’14 at 14:17

    kamera saya cuma nikon coolpix L820 yang fix lens kak, bisa egak ya buat motret milky way?

    Reply
  36. fhanhidayat says

    30 Jun ’14 at 15:27

    gimana kalau aperture kamera saya kalau mentok sampai f/5.6 ?
    responnya kak :)

    Reply
    • wira says

      30 Jun ’14 at 16:14

      aperture di lensa, bukan kamera. f/5.6? lensa apa ya? lensa kit saja f/3.5-5.6. Mungkin kamu pakai lensa kit 18-55? Kalau iya pakai saja di f/3.5. Ya shutter speed nya dilambatkan. Tapi mungkin dapetnya nggak titik, agak trail sedikit.

      Reply
  37. Miliko Fumihiko says

    9 Jul ’14 at 21:41

    itu praktek.a yg susah,, butuh perjuangan khusus buat dapet Pict yg kayak punya kang Wira,,

    keren keren,,

    Reply
  38. Iga Herlambang says

    16 Jul ’14 at 22:16

    mungkin hasilnya tak sebagus kayak punyaknya mas wira,
    tapi lumayan juga hasil dari percobaan barusan :)
    thanks infonya, bermanfaat banget :)

    Reply
  39. wisnu bintoro says

    26 Jul ’14 at 23:37

    Postingan nya sangat menarik..tetapi yang saya mau tanyakan…efektifnya untuk mendapatkan “Milky Ways” yg lebih bagus jam berapa mas..

    Reply
    • wira says

      28 Jul ’14 at 05:24

      sebenernya bukan tergantung jam sih mas tapi posisi milkyway. Kalau posisi lagi di atas kita selama langit gelap bakalan terlihat kok, asal cuaca cerah ya tapi hehe.

      Reply
  40. dHani says

    1 Aug ’14 at 21:55

    kak..saya pke fujifilm x10, mode manualny kalo d setting d iso 3200 shutterspeed ny paling lama ko cuma 1 detik y?kalo isony d turunin ke 200 baru bisa ss ny d set 25 detik..mohon pencerahanny y..:)

    Reply
    • wira says

      2 Aug ’14 at 08:26

      wah, itu berarti emang kemampuan kameranya kak. Kalau kamera saya kebetulan iso berapa aja bisa sampe 300 detik hehe.

      Reply
  41. Dannydzf says

    14 Aug ’14 at 22:32

    mas wir, mau tanya,
    kenapa gak pake ISO kecil aja minim noise? (800 kebawah mungkin)
    terus, kenapa gak pake f22, biar tajam keseluruhan? KENAPA?? KENAPA??? :D

    Reply
  42. shevatofan says

    29 Aug ’14 at 20:07

    Kak, nanjat gunung bareng yuk, trus sambil ajarin saya. pengen coba, pake kamera pemula d3200, kit 18-55 bawaan bisa ya?

    Reply
    • Grim says

      8 Jul ’16 at 14:14

      Wah gan, agan punya 3200 sih masih oke loh. Saya pake canon 1000d lensa kit standar juga dapat. Yang paling penting sih tripod gan karena shutter speed lambat kalo goyang wassalam hasilnya

      Reply
  43. Ramdan says

    16 Sep ’14 at 13:49

    Keren2 om fotonya, :D

    Reply
  44. Bely says

    30 Sep ’14 at 00:55

    Keren gan efek camera 360 nya huakakakkakaka

    Reply
  45. Gilang Rizki Koerniawan says

    14 Oct ’14 at 22:32

    kalo pake canon 1100D bisa enggak yah kaka ??

    Reply
    • wira says

      15 Oct ’14 at 21:18

      bisa banget kok, hehe

      Reply
  46. wahyu says

    18 Oct ’14 at 16:13

    Kak kalo kamera 550d dibuat star trail kayak gitu nggak ngerusak sensor?

    Reply
    • wira says

      21 Oct ’14 at 18:28

      nggak kok asal gak berlebihan aja.

      Reply
  47. dicka says

    19 Oct ’14 at 08:24

    Mantap om.

    Reply
  48. Rima says

    20 Oct ’14 at 09:48

    Kakak, kalo tips fotografi hujan meteor apakah gmn? apakah sama atau ada teknik lain? trims ^^

    Reply
    • wira says

      21 Oct ’14 at 18:29

      saya belum pernah motret meteor, tapi kurang lebih sama kok :)

      Reply
  49. Tika says

    31 Oct ’14 at 09:07

    Foto yang ada kamunya di depan tenda pake strobe light di atas ya? Sama yg di tenda juga? Ato cuma pake flash terpisah aja?

    Reply
    • wira says

      31 Oct ’14 at 09:50

      Pake senter aja kok kak gak pake flash, kalo yang dalam tenda memang lampu tenda :)

      Reply
  50. syam says

    4 Nov ’14 at 22:08

    Mas saya mau nanya, buat foto milky ways dengan foreground ada orangnya. itu setting oxposure kan tetep 30s. brrti selama 30 detik itu kita ga boleh gerak dong ya? biar ga jadi ngblur orangnya. terima kasih

    Reply
    • wira says

      6 Nov ’14 at 04:41

      yap benar harus diam hehehe

      Reply
  51. dina says

    12 Nov ’14 at 16:46

    pemandangan terindah di dunia.
    sujud syukur dan gak akan terbayang rasanya apabila melihatnya, terharu pastinya bisa melihatnya langsung. dan akan ketagihan untuk mencari di tempat yang berbeda.
    gak perlu untuk pamer, hanya hati yang bisa merasakan keajaiban terindah ini.. hehehe :)
    tolong dishare tempat2 dimana saja yang bisa kelihatan bintang2 terindah itu.
    karena diriqu percaya suatu saat aq bisa melihatnya langsung, walau hanya sekali.
    wanna get there oneday soon..

    Reply
  52. ayu says

    14 Nov ’14 at 12:47

    Kaka , kalo camera hp d3500 14 mp trz iso.a cmn mpe 1600, bisa gg sih fto ky kaka nyaa bgtuu ??

    Reply
  53. ayu says

    15 Nov ’14 at 09:13

    Trz kn kmera ku bkn kmera dslr yaa ,, bwt ngubah auto fokus ke infinity.a tuu bgmna yaa ??

    Reply
  54. zawir says

    7 Dec ’14 at 18:23

    S. Kenal. Ka’ saya sangat suka liat bintang, klo pakai canon 600D pembukaannya berapa, iso berapa? Onegaishimasu

    Reply
  55. Mohammad Yuli Wijaya Putra says

    13 Dec ’14 at 21:32

    Keren sekali foto-fotonya…
    btw pake kamera poket bisa gak..??

    Reply
  56. irwan ramadhani says

    18 Dec ’14 at 18:35

    ane punya lensa pic 50mm. itu bisa gak moto bintang ?
    kalo bisa, apa settingannya beda ?

    Reply
    • wira says

      19 Dec ’14 at 08:51

      tentu sama saja, tapi 50 meter sepertinya terlalu tele untuk memotret bintang. Saran saya sih minimal 28 mm kebawah.

      Reply
  57. Artha says

    30 Dec ’14 at 14:08

    Untk canon 60D sama juga kak settingannya? Kenapa kameranya harus ditinggal lama lama ?

    Reply
  58. Romy says

    2 Jan ’15 at 07:42

    Terima kasih atas tip memtretnya

    Reply
  59. irfan anshari says

    9 Jan ’15 at 19:01

    Kalo punya sy nikon 5100..lensa kit.settingannya gimna?

    Reply
  60. NILA says

    23 Jan ’15 at 08:55

    Lagi blogwalking nemu ini..
    Ga tahan deh cuma jadi SR, harus banget nih bilang foto2 milky waynya kereeeeen *kepruk tangan*

    Salam kenal mas Wira :)

    Reply
  61. haryo says

    29 Jan ’15 at 07:14

    mas pake kamera apa?

    Reply
    • wira says

      30 Jan ’15 at 10:48

      Pakai Ricoh GR mas.

      Reply
  62. panji says

    3 Feb ’15 at 23:28

    Susah menerapakan sesuai ketentuan diatas kayaknya harus diajarin langsung sama kk wira

    Reply
  63. Syahrul Rizal says

    25 Feb ’15 at 20:47

    Waahhh bermanfaat sekali nih tulisannya. Oh iya karena saya pake EOS 60D 18-135mm apa sama penggunaan tekhniknya seperti diatas? Makasih banyak seandainya mau dijawab :)

    Reply
  64. Syahrul Rizal says

    25 Feb ’15 at 20:54

    Maaf bro wira satu lg pertanyaan saya hehehe Diantara 18-135mm dan 18-55mm bagusan mana kalo buat milky way?

    Reply
  65. Nemo says

    10 Mar ’15 at 20:41

    Mau nanya, Kalau lokasi foto milky way di Bandung dimana ?

    Reply
  66. andik says

    12 Mar ’15 at 20:12

    apakah bisa mem0tret milkyway menggunakan nikon d3200 dan canon eos 550d

    Reply
  67. dovan says

    29 Mar ’15 at 11:18

    Weww keren amatt
    Gan klo kamera hp bisa gk ya? :v
    Klo misal gk bisa saranin gan kamera yg murah tp hasil sepadan :3 makasih

    Reply
  68. Gallant says

    9 Apr ’15 at 11:51

    dari dulu pengen banget bisa motret milkyway gitu :(
    ini kalo di atap rumah (rumahnya di desa yang masih sedikit polusi cahayanya) juga bisa ya kak Wir? :D

    Reply
  69. Dessy iriany says

    19 Apr ’15 at 09:17

    Aq nikmati aja foto2nya yg keren ini… hehe

    Reply
  70. Bayu W says

    24 Apr ’15 at 08:45

    om tapi gimana kalo pake lensa standar?, aku pake lensa 18-50 sony a3500, apperture paling rendah cuma f/5.6 bisa motret milkyway nggak yaaa? :o

    Reply
    • wira says

      24 Apr ’15 at 09:55

      Paling tinggi nya f/3.5, masih bisa kok asal iso tinggi. Pake raw, nanti biar ilangin noise nya bisa lebih detail.

      Reply
  71. Yayah says

    30 Apr ’15 at 19:53

    pas banget mau belajar ini buat nanti ke pulau bira akhirnya nemu. oh iya mas, biasanya ngambil foto kayak gini di minimal jam berapa? atau selepas waktu magrib udah bisa ngambil? atau lebih malam lagi biar lebih gelap dan bisa lebih keliatan? hehehe

    Reply
  72. ipanase says

    17 May ’15 at 21:45

    masih belum bisa sampai sekarang, lha wong nyari posisi si susu saja aku belum tahu2 pake stellarium
    hehhee

    Reply
    • wira says

      18 May ’15 at 07:58

      posisi biasanya selalu di selatan kok hehe

      Reply
  73. faizal says

    19 May ’15 at 18:55

    pakai Nikon D3300 lensa Kit 18-55mm VR II bisa gak mas?

    Reply
  74. thomas ade says

    21 May ’15 at 11:11

    kemren saya abis motret milky way pake lensa 15-85 paake body 600d tp kok noise ya? saya udah coba settingan yg lain sama aja, mohon pencerahan gimana agar tidak noise

    Reply
  75. al says

    25 May ’15 at 10:44

    cara ngambil fokusnya gimana gan koq ane mau fokus ke jarak palin jauh gak dapet2
    saya pake 1100D lensa 18-200 mm

    Reply
    • wira says

      25 May ’15 at 19:57

      Manual fokus gan.

      Reply
  76. radya17official says

    13 Jun ’15 at 23:30

    kalau buat kamera semi dslr gimana ya gan? tolong infonnya dong

    Reply
  77. leo says

    14 Jun ’15 at 21:33

    Keren skali foto2 nya mas..

    Sy coba2 setting di kamera sy (canon G15) seperti ini iso bs 3200 bahkan lebih tp s cuma maks 15″ f/2,8. Gmn ya mas?
    Thanx ilmu nya mas…

    Reply
  78. rdnsurya says

    18 Jun ’15 at 21:12

    misi mas mau nanya, kalo 600d set fokus infinity gimana ya/ nyari ga ketemu. makasih mas. fotonya joss mas

    Reply
  79. Ambar Ramadhani Putri says

    25 Jun ’15 at 11:05

    Ka,kalo pake kamera Cannon Eos 60D bisaga ka motret milky way???

    Reply
    • wira says

      25 Jun ’15 at 11:07

      bisa banget kok, knapa enggaak?

      Reply
  80. edy says

    1 Jul ’15 at 21:17

    motret Star Trail & milkyway termasuk fotografi Extreme…
    Knp Extreme..??
    Karena menyiksa sensor kamera.
    kalo sensor udah tersiksa….au au au auuuu..

    Reply
    • wira says

      2 Jul ’15 at 03:45

      Kamera emang untuk disiksa kok hahaha

      Reply
  81. Revi Noer says

    4 Jul ’15 at 20:42

    Mas Wira, untuk memotret milkyway/taburan bintang lebih baik pakai lensa kit standar 18-55mm atau pakai lensa fix 50mm ya? Mohon pencerahan nya mas :)

    Reply
    • wira says

      5 Jul ’15 at 10:20

      enaknya sih pakai yang lebar, kalau pakai 50 cuma dapet milky way ny aja, gak dapet daratannya. Tapi 18-55 cuma f/3.5 kan, jadi iso harus tinggi. Enak sih pakai yang f nya minimal 2.8

      Reply
      • Revi Noer says

        6 Jul ’15 at 05:21

        Jadi pakai lensa apa ya mas yang minimal nya f/2.8 tapi lebar bisa nangkep milkyway sama foreground nya?

        Reply
        • wira says

          6 Jul ’15 at 06:07

          Ada tokina 11-18 2.8, samyang 14 2.8, 18-55 juga ada yang versi 2.8.

  82. wahid hasyim says

    20 Jul ’15 at 22:51

    Om… kalo potret milkyway pake prosumer bisa gak
    Saya pake fujifilm s2980
    Kalo bisa.. mohon petunjuk settingannya gimna dan seperti apa..
    Thanks before….

    Reply
  83. Glory says

    21 Aug ’15 at 04:58

    Om itu langitnya bsa gt knp? Pake efek ya?

    Reply
    • wira says

      21 Aug ’15 at 08:05

      Nggak om gak pake efek apa2

      Reply
  84. alfi rachman says

    21 Aug ’15 at 14:05

    engga ngerti gan. tp ingin nyobaaaa. tolong dong settingin kamera canon eos 1100D nya gan peliiiss bales komen ane. ane ingin take pict kaya last poto nya agan wira di atas. trus kalo ingin nge time lapse gmn caranya gan ? makasih sebelum nya

    Reply
    • wira says

      21 Aug ’15 at 22:50

      Settingnya sama kok mas kayak yang saya jelasin diatas. Beneran deh, coba dicoba dulu.

      Reply
      • alfi rachman says

        22 Aug ’15 at 01:11

        maksud dari rule-600 dan MFT apa ya gan kurang ngerti

        Reply
  85. Ken Ayu Kirana Dieng says

    22 Aug ’15 at 23:06

    Nice article, akan saya coba mas? berarti ambil f nya paling rendah ya kalau malam hari? saya nyoba tidak bisa terus alhasil kurang memuaskan. Ada solusi?

    Reply
  86. Hendra says

    27 Aug ’15 at 10:17

    Gan, nice article btw. Saya mau nanya utk tripod yg direkomendasikan apa yah? Krn kdg di gunung angin bsa ckup kencang, 1 sisi juga kita tak ingin bawa tripod yg terlalu berat. Mgkin ada saran tripod yg cocok di range 100 s/d 300rbuan?

    Reply
  87. Dedy says

    12 Sep ’15 at 11:07

    Kak klw mengambil gambar milky way haruskah pakai flash ?

    Reply
  88. mfandimustofa says

    13 Sep ’15 at 03:43

    paling susah itu ngatur scale.nya kalo pake 18-55mm. aku ngakalinnya nyari fokus terjauh dulu baru deh arahin ke objek bintangnya ( manual fokus )
    Settingan 1100d : Speed: 30″ , Apeture: f3.5, Iso: 1600 / 3200 , wajib tripod.. ( selebihnya bisa disesuaikan kondisi medan hehe )
    keren mas foto fotonya jadi pengen nyepi kegunung tapi belum kesampaian.

    Reply
  89. aldenpraptono says

    13 Sep ’15 at 04:23

    Saya sdh mencoba, lumayan ken sih sbnrnya walau hanya dg kamera jadul Canon Eos350D dan lensa kit. Tapi noise nya ga ketulungan. apa yg mempengaruhi banyaknya noise itu om? apa kualits sensor (MP) kamera? kualitas lensa? mohon bimbingannya. terima kasih bnyk sblmnya

    Reply
  90. Muldanny Tjandra says

    13 Sep ’15 at 20:35

    melihat tutorial ini, tersirat dalam hati ingin mencoba.. segera saya berlari keluar rumah untuk melihat langit di kala malam, ternyata bintang ada di sana, saya pun langsung kembali ke dalam rumah untuk mengambil dslr saya.. namun apa daya, saya baru sadar, 5d saya sudah tak bersama saya lagi.. hahaha

    but nice tutor kang, urang bandung yeeeuh.. haha

    Reply
  91. Yudi says

    14 Sep ’15 at 12:34

    bang, klo pake kamera prosumer bisa? apa klo di set ke settingan malam bisa dapet? mohon pencerahannya suhu :(

    Reply
  92. Teguh Jos says

    21 Sep ’15 at 02:06

    Kak?
    Pake Nikon D40 bisa gak buat motret milky way?
    Tengkyu… :D

    Reply
  93. Jasa Arsitek says

    21 Sep ’15 at 05:58

    Jadi maksud milky way itu liat bintang ya gan? Gak ada ciri2 khusus bintang berbentuk apa disebut milky way

    Reply
  94. kartika sari says

    21 Sep ’15 at 21:08

    Aku paling sukak liat bintang… tapi baru kapan hari tau klo ada jenis bintang milky way…. keren keren photonya :)

    Reply
  95. andrean says

    24 Sep ’15 at 04:17

    Mas mau tanya,apakah bisa memotret milkyway memakai camera dslr nikkon d3100?

    Reply
    • wira says

      24 Sep ’15 at 05:35

      Bisa saja.

      Reply
  96. wira says

    26 Sep ’15 at 15:48

    Thanks infonya bang. Semoga gw wira, bisa berbakat kaya ka wira hehe

    Reply
  97. Astor says

    11 Oct ’15 at 19:50

    Kak kirimin caranya kalok makek nikon dong
    Teruma yg d3200
    Ke email q astoryezii@yahoo.co.id

    Reply
  98. Tutun says

    14 Oct ’15 at 08:08

    Mantap, sederhana dan mudah dimegerti ?

    Reply
  99. one says

    20 Oct ’15 at 04:44

    Apakah lensa mempengaruhi mas? Panjang lebarnya.
    Saya pertama coba kok exposure parah. Hee. Bantuannya mas

    Reply
  100. geLintang says

    18 Nov ’15 at 23:31

    ahhh,,, jadi tambah pengen naek gunung lagiii

    Reply
  101. wedding photograohy bali says

    20 Nov ’15 at 08:49

    motretnya bisa seindah itu ya,,,

    Reply
  102. Alfian says

    26 Dec ’15 at 18:30

    gan, mending pakai kit yang bukaannya 3.5 apa pake 50mm yang bukaannya 1.8? terus buat fokus infinity nya gimana? apa pake hyperfocal ?

    Reply
    • wira says

      27 Dec ’15 at 15:45

      kalau 50mm terlalu tele sih ya, paling dapet milky way nya aja gak dapet foreground. Mending pakai 18-55 aja, di push ke iso 3200 juga nggak apa2. Pakai raw nanti noise dibersikan.

      Reply
  103. atheisuser says

    26 Dec ’15 at 21:41

    Misal pake lensa fix 18-55 ? Mode focus nya pake servo bisa gak? Biasa nya kalo pake lensa gak mau Focus.

    Kalo Sutter speed nya d blub hasil nya bagai mana? Pake flash ex gak?

    Thans minta ilmu ?

    Reply
    • wira says

      27 Dec ’15 at 15:46

      Pakai focus manual, pakai live view biar gampang. pakai bulb ya hasilnya sama saja, tapi shutter speed jadi tergantung lama kita mencet shutternya.

      Reply
  104. wisata dieng plateau says

    7 Jan ’16 at 16:38

    kak wira pinter banget ambil gambarnya

    Reply
  105. Salina says

    13 Jan ’16 at 10:31

    pengen banget bisa memotret begini :(
    dari dulu baca tutorialnya, tapi belum sempet dipraktekan hehe

    Reply
  106. satriya says

    15 Jan ’16 at 20:57

    Pakai nikon coolpix l830 bisa g ?

    Reply
  107. Amin says

    19 Jan ’16 at 08:49

    Pengalaman memotret yang luar biasa Mas Wira, bisa belajar dari sini ki, salam..

    Reply
  108. dipta says

    8 Feb ’16 at 10:17

    Mas, saya pake canon 600D lensa 18-55mm.. Setiap foto kok slalu blur ya bintang nya.. Ga bisa fokus. Itu gimana biar bisa fokus mas?

    Reply
    • wira says

      9 Feb ’16 at 05:50

      Karena fokusnya bukan di infinity. karena lensanya tidak punya skala jarak (biasanya lensa yang agak ‘mahal’ seperti lensa L semua ada meteran jarak fokus di lensanya), coba pakai live view saja, zoom in ke bintang yang paling terang untuk focusing.

      Reply
  109. wewenk says

    22 Feb ’16 at 11:33

    mulai tertarik.. pake kamera hape katanya juga udah bisa.. sayang hape yg di kantong baru bisa di 10s

    oiya, nyari milky way nya di langit sebelah mana? kebetulan ane ada di daerah khatulistiwa sumatra.. trus cuma bisa di bulan maret-april ya? februari blom bisa :D

    klo pake canon 1100d settingannya sama kah?

    Reply
    • wira says

      22 Feb ’16 at 18:45

      bulan apa aja bisa kok, asal langit cerah, coba lihat ke arah selatan aja.

      Reply
  110. fatwa karim says

    8 Mar ’16 at 07:26

    Mas, saya pake EOS 60D lensa fix 1.8/50mm
    shutter speed 30 detik (max)
    F1.8 Iso Auto
    Posisi udah tepat di garis milky way tapi kok ga dapet ya? Apa karna polusi cahaya/awan2 tipis juga ngaruh?
    Oh iya apa kelamaan 30detik? Soalnya ada light trail bintangnya..
    Thx mas :-)

    Reply
  111. Mar'atun Nurhasanah says

    15 Mar ’16 at 21:22

    Apakah lumix fz 100 lensa kenko uv 52 mm bisa digunakan untuk memotret milky way?

    Reply
  112. Mar'atun Nurhasanah says

    15 Mar ’16 at 21:24

    Klau bisa caranya gmna? Soalnnya ngga nemu tombol atau tanda infinitynya

    Reply
    • wira says

      16 Mar ’16 at 09:48

      Setiap kamera beda, kalau tidak ada tombol infinity harus kira-kira pakai manual fokus.

      Reply
  113. Ayunissa says

    19 Mar ’16 at 13:41

    Kalo pake mirrorless bisa ga?

    Reply
  114. Deka Wahyu P. says

    19 Mar ’16 at 14:29

    Bang kalo punya sy prosumer, bisa gk bang…?? thanxs (nikon coolpix l320)

    Reply
  115. rega says

    20 Mar ’16 at 02:21

    Ka aku pake kamera canon 50d pake lensa kit itu cara nge fokus infinity nya gmana?

    Reply
  116. ihsan says

    27 Mar ’16 at 00:22

    Mantap kang, saya mah susah dapetnya gagal terus, mohon doanya biar dapet.. :)

    Reply
  117. Fira says

    26 Apr ’16 at 08:50

    kalau pakai canon eos 1200D gimana caranya? Mohon dijawab

    Reply
  118. luckman says

    4 May ’16 at 01:31

    Kalo pake nikon 3100 gimana caranya om??

    Reply
  119. Hasrul iqwa says

    4 May ’16 at 06:06

    Kalo make hape anroid atau iphone bsa gk ya motert mlky waynya?

    Reply
  120. den mas tio says

    19 May ’16 at 09:10

    pernah nyoba tapi kok langit_a jadi merah ya…maklum nubie

    Reply
  121. dwinitaayu says

    19 May ’16 at 10:45

    Kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen. Pengen nyoba moto tapi kok ribet ya :(

    Reply
  122. Mochammad Latifulfikri says

    22 May ’16 at 11:38

    mau nyoba tpi gk punya kamera DSLR…,, yang ada cuma kamera digital biasa…,, :(

    Reply
  123. Dandy Siswandy says

    24 May ’16 at 12:44

    kalau apaturenya terlalu kecil bukannya akan terlalu blur yaa kak ? kalau apeturenya F16 dan Isonya 3200 atau 6400 dan shutternya di set 30 apakah masih under expose kak wira ?

    Reply
    • wira says

      24 May ’16 at 17:59

      Karena fokus di infinity, hampir dipastikan objek yang jauh fokus semua. Kecuali yang jarak dekat.

      Reply
  124. amous says

    29 May ’16 at 22:03

    Klo pake cannon 600D bisa ??
    Iso,f, speed nya nng brapa ??
    Trimakasih

    Reply
  125. Arya says

    3 Jun ’16 at 19:24

    kak, saya nyoba motret kok ga kelihatan garis milky way nya ya? saya pake 550d f. 3.5 ss 30 iso nya 6400 focal lengthnya 18mm… mohonjawabannya ya kak… :D

    Reply
  126. Nandra says

    7 Jun ’16 at 22:41

    Thanks Mas Wira buat general rule of thumbnya, panduannya komplit banget.
    Kalau saya sendiri pakai lensa manual Samyang 12mm f2.0 di body Sony α6000.
    Focus infinity dan f2.0, ISO 2000-5000 shutter speednya 10-15 detik sudah cukup hehe.
    Keliatannya beda gear beda perlakuannya ya? ?

    Reply
  127. Veronica says

    9 Jun ’16 at 17:52

    gara2 blog ini saya jadi kepikiran banget buat motret milkyway. secara kamera cm g15 aja, ga mampu motret milkyway. untung aja ada kamera kantor canon g7x pas iseng liat manualnya kayaknya bisa nih. beruntunglah saya tinggal di indonesia timur yang langitnya bersih. malam itu juga langsung hunting foto. cukup pake iso 3200, bukaan sekitar 2.2 dan speed 30 detik. dapetlah foto saya di bawah milkyway

    Reply
  128. fitry sudirman says

    10 Jun ’16 at 14:13

    pengen nyobain kak, tapi kalo pake canon 750d bisa dapet gambar sebagus yg di atas gak? soalnya saya baru belajar motret. mohon bimbingannya kak!

    Reply
  129. robiatuz zuniar says

    15 Jun ’16 at 12:06

    star trail nya keren banget kak, itu cara ngeditnya gimana ya, kok bisa jadi gitu
    kereeen

    Reply
  130. Fajar Rois says

    18 Jun ’16 at 06:48

    mantab….tertarik banget sama foto kayakgini mas wira…
    saya pernah coba emang kalo di kota cuma bisa nangkap warna putih karena polusi cahayanya yang begitu parah…
    o iya itu beneran fotonya sampai 2 jam yang diwakatobi? :D

    Reply
    • wira says

      19 Jun ’16 at 06:28

      iya betul sampai 2 jam hehe

      Reply
  131. Suyud Saputra Bakti says

    9 Jul ’16 at 07:08

    Bang, kalo pake kamera digital poket gimana ?

    Reply
  132. Khamsa Dio says

    10 Jul ’16 at 19:40

    Soal foto terakhir. Sebenernya kalo di gelap gak perlu nahan napas sampe 30 detik. Ketika motret flash nyala dan padam kembali udah bisa mindah, biar aja kamera merekam sampe 30 detik, kamera gak akan tau kita pindah posisi karna udah gelap flashnya kan udah padam.
    Bukan kah gitu kak wira?, saya juga masih pemula
    Oh iya kak makasih, ilmunya banyak ni, hehe

    Reply
  133. irwan fahmi says

    28 Jul ’16 at 13:07

    ka saya pernah nyoba pake kit 18 -55 ko susah ya ngambil focus kelangit nya jadi ngg ngjepret jepret tuh sicamerany?

    Reply
  134. Ega says

    6 Aug ’16 at 16:25

    Om utk foto milky way bagusnya pakai lensa 11-24 atau 16-35mm ?

    Reply
  135. Rendra Gunawan says

    10 Aug ’16 at 14:23

    Di foto yang ini “Epic 7200 second exposure star trail ( 2 jam!)” shutternya gimana tuh ? apakah pake remote shutter atau gimana ? dan emang kalo foto bisa nuggu sampe 2 jam ?

    Reply
    • wira says

      10 Aug ’16 at 16:55

      Pakai shutter 30sec selama 2 jam. Iya ditunggu sampai 240 frame.

      Reply
  136. apin says

    5 Sep ’16 at 11:01

    maksudnya apa yang gan, maaf pemula..
    “Ada yang namanya rule-600. Jadi shutter speed maksimum yang diperbolehkan agar bintang tak bergerak adalah 600 dibagi dengan focal length lensa (format 35 mm, jika APS-C dikali dulu dengan 1.5, MFT dikali 2)”

    Reply
  137. endahlestariel says

    12 Sep ’16 at 20:48

    KALAu pake canon 1200 pas settingan awal nya gmn ya mas? Cuma punya lensa kit standard nih hehe pgn coba

    Reply
  138. Raleopaq says

    16 Sep ’16 at 07:52

    Dari dulu selalu pengen belajar foto seperti ini
    Tapi gara-gara tinggal di daerah yang langitnya selalu berawan, susah benar dapat momen yang pas :(
    Tapi makasih banyak berkat blog ini jadi lebih banyak belajar :)

    Reply
  139. Irvan Maulana says

    11 Oct ’16 at 12:40

    Penjelasan yang singkat namun padat dan jelas. Thanks bro postingan nya membantu. Mungkin kalo boleh di perkenankan dari saya sedikit tambahan tentang picture style “landscape” dan menggunakan format RAW dalam ukuran gambar Large. Good luck selalu broo ;) salam jepret (y) btw jangan lupa berkunjung ke blog saya ya ;)

    Reply
  140. Anggi says

    25 Oct ’16 at 12:15

    Kalo untuk Nikon d3000 pke lensa kit kira2 supporter ga mas?
    Dulu pernah coba berantakan
    Kira2 masalah intinya dimna ya

    Mohon pencerahannya

    Reply
  141. Septianaswi says

    14 Nov ’16 at 23:45

    Kak wira mau nanya, kalo make fujifilm xa2 bisa gi ya ngambil gitu ? Apa aja yang harus di setting ?
    Makasih

    Reply
  142. Paket Wisata Dieng says

    23 Nov ’16 at 14:46

    makasih tipsnya kak, suka banget sama foto foto keindahan alam seperti ini

    Reply
  143. ar says

    19 Dec ’16 at 17:52

    infonya bermanfaat, mau nanya mas kira kira lensa ukuran berapa yang cocok untuk memotret milky way untuk camera canon

    Reply
  144. Nasrul Ramdan says

    14 Jan ’17 at 00:07

    Kak wira, klo pake mirrorless motret milky waynya bisa gx? Terus harus pake lensa apa klo di mirrorless?

    Reply
  145. linda says

    21 Feb ’17 at 12:17

    om, pake mirrorless gimana?

    Reply
  146. Michael Gela says

    7 Jun ’18 at 20:33

    Kalo pke sony a6000 gmn bro ?

    Reply
  147. Rayyan H says

    23 Jun ’18 at 14:31

    Maksudnya 30 detik iku apanya?

    Reply
  148. Abi Dji says

    2 Jul ’18 at 00:33

    Kalo pake Iphone bisa ga mas?

    Reply
    • wira says

      4 Jul ’18 at 17:18

      bisa tapi noise nya cukup parah..

      Reply
  149. taufik says

    4 Jul ’18 at 14:39

    kereeen bgt, itu pake kamera pocket kang?

    Reply
  150. Rumah says

    9 Jul ’18 at 22:52

    lagi belajar dasar poto2,ala potografer,,,dan lagi seneng moto2,tp masih jeprat jepret,,eeeh dis ni byk infonya so gw jadiin bookmark nih,,,hehee….sip bgt dah,,,smoga bisa dpt byk info dari sni gw….thanks gan

    Reply
  151. Poker Online says

    24 Oct ’22 at 20:50

    Jepretannya keren gan, mantap bisa jadi bahan referensi kalo ke gunung.

    Reply

Trackbacks

  1. 4 LANGKAH MUDAH MEMOTRET BINTANG (DAN MILKY WAY!) | ghozy photography says:
    23 Oct ’14 at 07:47

    […] (http://www.wiranurmansyah.com/4-langkah-mudah-memotret-bintang-dan-milky-way) […]

    Reply
  2. Teknik Photo Lanscape Pantai Pacitan | LITTLE HEAVEN IN PACITAN says:
    23 Apr ’16 at 23:54

    […] Teknik ini adalah teknik foto untuk memperlihatkan galaksi bima sakti, biasanya yang menjadi menarik daari teknik ini adalah kita bisa melihat bintang-bintang dengan jelas layaknya di luar angkasa. teknik ini bisa kita aplikasikan dengan panorama pantai juga, bahkan bisa jadi lebih menarik.Yang kalian perlukan untuk mendapatkan foto milky way ini adalah suasana lingkungan yang terhindar dari polusi cahaya seperti lampu-lampu. Di Pacitan kalian bisa menemukan lokasi-lokasi yg cocok banget digunain untuk foto milky way. untuk pemilihan waktunya adalah sekitarApril-September arah selatan dimana kita bisa dengan mudah melihat bintang-bintang. Buat yang pengen lebih tau, bisa langsung baca “Teknik foto milky way” […]

    Reply
  3. Cara Mengambil Foto Milkyway dengan Mirrorless / DSLR? – Adinandra Dharmasurya says:
    27 Jun ’16 at 00:15

    […] Mas Wira Nurmansyah, tips singkat, padat, dan jelas. […]

    Reply
  4. Tutorial Foto Milkyway dengan Mirrorless / DSLR? – </> says:
    6 Jun ’17 at 23:18

    […] Mas Wira Nurmansyah, tips singkat, padat, dan jelas. […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Harmoni dari Tengger

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...