Salam dari pepohonan

Betapa syahdu kehangatanmu wahai alam.

Pohon dan rerumputan meyambutku dengan tarian.

Desahan angin ikut menebarkan aroma kerinduan.

Kabut pagi datang bersama mentari ramah menemani.

Hijau terhampar. 

Izinkan aku menikmatimu pagi ini.

2
1

3
2
4
3
4
4
Asli tanpa digoyang kameranya
Asli tanpa digoyang kameranya
Matahari yang 'telat' muncul.
Matahari yang ‘telat’ muncul.

 

***

Ehm, kok malah jadi puitis begini si saya hehe. Foto ini diambil dari daerah sekitar Caringin tilu, Bandung Barat. Rencananya, saya berniat untuk memotret mentari terbit. Namun gagal karena cuaca tidak mendukung. Akhirnya, saya berbalik ke arah belakang menuju hutan, dan memotret foto-foto abstrak diatas.

Foto diatas tidak di ‘sotosop’ sama sekali. Membuatnya cukup mudah. Pastikan shutter sekitar satu detik. Kemudian, saat menekan shutter, gerakan kamera bersama kepala yang mengangguk. Harus benar-benar lurus untuk efek yang benar-benar creamy.

Creativity comes from constraints.

Happy shooting! 


Posted

in

by

Comments

2 responses to “Salam dari pepohonan”

  1. Andy Gunawan Avatar

    Wir … pernah coba motret dgn mengoleskan balsem di filter UV lensa. Efeknya lumayan juga lho.

    1. wira Avatar

      Belum pernah bro, jadi kayak soft focus gitu ya?

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')