• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Hiking & Trekking / Saya suka naik gunung karena…

Jan 10 2013

Saya suka naik gunung karena…

  1. Udara pegunungan yang bersih membuat paru-paru saya berterima kasih.
  2. Tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi minum langsung di mata air gunung.
  3. Suara alam di tengah kesunyian malam yang sebenarnya.
  4. Perhiasan langit yang selalu nampak jelas di malam hari.
  5. Tidak ada makanan yang lebih nikmat dari makanan yang dimasak di atas gunung.
  6. Bisa mengenal teman jauh lebih dekat. Merajut persaudaraan.
  7. Bertemu orang-orang baru layaknya sahabat yang lama tak jumpa.
  8. Membakar kalori dan menurunkan sedikit berat badan.
  9. Sehat!
  10. Kenikmatan secangkir kopi di tengah dinginnya kabut pagi.
  11. Selalu mendapat mood positif.
  12. Menenangkan hati dan pikiran.
  13. Mengajarkan bahwa kita itu sangatlah kecil dibandingkan alam, apalagi penciptanya.
  14. Melatih mental dan fisik.
  15. Tidak pernah menyesal untuk pergi, dan selalu ingin kembali.
  16. Saya suka berjalan di alam, tanpa destinasi. Life is all about journey, right?
  17. It helps you to make sense of this crazy world we live in.
  18. Melihat hal-hal yang mungkin orang lain tidak pernah melihatnya. Padang savana dengan bunga edelweiss, danau dan air terjun yang belum terjamah, langit yang menggelora, barisan bintang bersama bimasakti dan masih banyak lagi.
  19. It’s a photographers dream! Alam menghasilkan hal-hal yang luar biasa. Dan kita tidak pernah tahu kejutan apa lagi yang akan diberikan kepada kita.
  20. Because it’s there. – George Mallory

Convinced?

Just never forget this when you hike : Never take anything but pictures, never leave anything but footprints, and never kill anything but time.

Bagaimana dengan kalian?

Written by wira · Categorized: Hiking & Trekking · Tagged: gunung

Reader Interactions

Comments

  1. Halim Santoso says

    10 Jan ’13 at 11:07

    Betul banget…. selalu mendapat mood POSITIF. Seakan sudah lupa semua hal buruk di bawah gunung sana ( baca:kota ) saat menikmati pemandangan indah sepanjang jalan :-)

    Reply
    • wira says

      10 Jan ’13 at 12:25

      Yup yup :)

      Reply
  2. Mauren Fitri I.D says

    10 Jan ’13 at 11:24

    Idem, bikin sehat terutama. Entah bagaimana keseringan hiking bikin alergi dingin saya hilang entah kemana. Moment yang paling disuka ketika bertemu ‘keluarga’ baru, kabut, dan bimasakti ;)

    Reply
  3. nyonyasepatu says

    10 Jan ’13 at 12:02

    Mau bgt naik gunung tapi apa daya sudah renta huhuhu

    Reply
    • wira says

      10 Jan ’13 at 12:24

      Om Don Hasman, yang udah mau 70 tahun. Masih suka naik gunung sampai sekarang :D

      Reply
  4. Sapto Andika says

    10 Jan ’13 at 13:17

    Setuju banget poin nomer 5 kang! hahaha. Kalo udah laper mah sikat aja semuanya. Naik gunung juga bisa merajut persaudaraan nusantara. Terkadang di atas kita ketemu orang2 baru dari luar pulau yang pada akhirnya jadi sahabat. :)

    Reply
    • ghozaliq says

      18 Jan ’13 at 16:06

      bener om…sampai sekarang hubungan saya sama teman di aceh dan sumatera utara tetap terjaga…ya itu, berkat naik gunung…
      #saya dari jawa tengah

      Reply
  5. aji says

    10 Jan ’13 at 13:35

    momen saat turun dari gunung, merasa pulang dari perang.. jadi bersyukur masih bisa selamat.. tapi besok2nya pingin perang lagi :)

    Reply
  6. niken ganteng says

    10 Jan ’13 at 15:51

    waktu dokter bilang, “jangan naik gunung dulu.” gue ampir nangis :((

    Reply
    • wira says

      10 Jan ’13 at 17:21

      kenapa mba sis? :(

      Reply
  7. Acen says

    10 Jan ’13 at 16:41

    PAS!

    Reply
    • wira says

      10 Jan ’13 at 17:23

      YES!

      Reply
  8. Indra Setiawan says

    11 Jan ’13 at 08:03

    Baru sekali naik gunung…:-)

    Reply
  9. farid ismail says

    14 Jan ’13 at 12:52

    no 1.3.5.6.9.12.13.14.18
    gue banget
    iiin kopas yaaah :D

    Reply
  10. kurnia efendi says

    15 Jan ’13 at 18:26

    alam yg alami bro gw Like this

    Reply
  11. ghozaliq says

    18 Jan ’13 at 16:04

    satu hal yang paling saya suka setelah membaca artikel ini,
    “karena puncaknya di sana”
    salam landscaper aja om…

    Reply
  12. Imam Fakhrurrozi says

    20 Jan ’13 at 11:42

    mantap mas brow…aku jga meh k rinjani,,,,brapa duit yah,,trus naeknya itu baguse bulan apa,,,,

    Reply
  13. bocah petualang says

    22 Jan ’13 at 20:46

    Ketika di puncak sana, ada sesuatu yang tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata. Kekaguman akan keindahan ciptaan-Nya, rasa kecil jika dibandingkan dengan alam ini, rasa syukur jika mengingat nyamannya kasur di rumah, dan banyak rasa lainnya.

    Reply
  14. iqbal says

    15 Aug ’13 at 15:02

    ajak dong naek gunung :( pliiss gan

    Reply
  15. Irene says

    17 Aug ’13 at 17:16

    Hai Mas Wira, minta sarannya dong apa aja sih yang harus di pesiapkan buat naik gunung yang lengkap ya ^^. Terima Kasih

    Reply
  16. Neng Cipu says

    11 Sep ’13 at 15:14

    Kapan2 boleh ikud jalan yaaa’..
    aq mw curi ilmunya ms Wira, sekalian hatinya kalo bisa (ups).
    Salam Lestari :D

    Reply
  17. mailaul says

    4 Feb ’14 at 17:11

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkk <3

    Reply
    • wira says

      4 Feb ’14 at 18:06

      AAAAAAaaaaaaa!!! *ikutan teriak*

      Reply
  18. nathasha says

    1 Mar ’14 at 14:16

    setuju bro!

    Reply
  19. wismayanti says

    3 Mar ’14 at 10:07

    nyari gebetean :p

    Reply
    • wira says

      4 Mar ’14 at 13:41

      kok tau mba? :p

      Reply
  20. Rizky Ardianto says

    26 Jun ’14 at 15:57

    Saya suka naik gunung karena bisa lebih ngenal karakter diri sendiri & teman seperjalanan, jadi tau juga batas kemampuan untuk terus naik ke puncak atau nyerah di tengah jalan, selain tentunya menikmati keindahan alam semesta.

    Reply
  21. kartika says

    3 Jul ’14 at 11:56

    baca-baca artikel dirimu bang bro,,,bikin saya makin cinte bgt ma keindahan alam di Indonesia

    Pngen nikmati keindahan tuch,,,,pngen bgt naik gunung
    cm msh lum ksampean,,,,,,,

    ajak-ajak dunk tuk pemula :)

    Reply
  22. Trisna manitu says

    19 Jan ’15 at 11:46

    Yaaa, ada perasaan rinduuu.. Rindu yang sangat besar tuk kembali ke bawah, pada orang yang qt cintai Dan mencintai qt..

    Reply
  23. Andika Perkasa Putra says

    5 Apr ’15 at 02:09

    Saya pengidap skizofrenia, dan saya lebih senang kalau main sendiri. Bagi tipsnya mas, bagaimana jika seorang skizofrenia ingin mendaki gunung?

    Reply
    • wira says

      5 Apr ’15 at 16:31

      Ada juga yang penggiat solo hiker. Tetapi harus benar2 sudah mahir teknik2 pendakian, survival, dan segala macam lainnya. Kalau bisa naik gunung yang jalurnya sudah jelas. Biasanya gunung dengan status taman nasional ( gede, rinjani, semeru) sudah punya jalur yang jelas. Tetapi sangat tidak direkomendasika. Mendaki seharusnya minimal bertiga, jika satu ada yang cedera sampai tak bisa bergerak, maka yang dua bisa membantu. Infrastrukur komunikasi di gunung2 indonesia juga belum bagus dibandingkan gunung2 di negara maju, jadi agak ngeri juga kalau sendiri.

      Reply
      • Andika Perkasa Putra says

        7 Apr ’15 at 01:52

        Terima kasih atas sarannya mas. Sebenarnya ingin juga mas, mendaki gunung sampai puncak. Tapi sekarang gunung sudah seperti di kota, ramai. Saya tidak pernah sekalipun sampai puncak mas, paling cuma punggung gunungnya aja mas, cari tempat yang sepi dan jauh dari orang-orang. Rasa takut itu ada, tapi mau bagaimana lagi mas, tujuan saya ketenangan, kalau bisa sampai puncak pun, saya anggap itu bonus. Mas, kalau teknik survival itu bagaimana? Jika kepepet, bolehkah melanggar 3 etika mendaki gunung itu?

        Reply
        • wira says

          7 Apr ’15 at 06:40

          Hehehe coba mendaki di hari senin mas pasti jauh lebih sepi. Kalau mas masih tanya teknik survival seperti apa, lebih baik tidak mendaki sendiri….

  24. Andika Perkasa Putra says

    8 Apr ’15 at 03:03

    Sip mas. Hehehe, eh, kalau ada yang ngambil barang orang waktu di camp itu, termasuk survival gak mas? Kan mempertahankan hidupnya (meski dari segi ekonomi) hehehe. Soalnya di grup fb sama situs sebelah, lagi heboh tuh. Mungkin ada tips gak? Baiknya carrier dan isinya di bawa ke atas, atau ditinggal di tenda camp? Antisipasi aja mas. Ada juga yang dirampas mas.

    Reply
    • wira says

      8 Apr ’15 at 05:16

      hahah itu mah maling yaaa :)) Duh sulit juga sih. Kalau aku sih tas keril selalu dibawa ke atas (tapi kosong, paling air, snack, dan barang2 berharga). Terus tendanya dikunci…ya kalo niat maling sih tetep aja bisa dirobek…

      Reply
  25. saifultraya says

    2 Nov ’15 at 05:05

    gila kerenn banget kutipan terakhirnya itu mas
    benar” menginspirasi

    Reply

Trackbacks

  1. 5 CM Movie, Motivasi Boleh! Tapi Bukan Guide Mendaki Ke Mahameru! says:
    20 Jan ’13 at 20:12

    […] 5. Saya suka naik gunung karena… […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Fujifilm X-T100 Review : Mirrorless Seri X-T Termurah!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in