• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Bali & Nusa Tenggara / Sendiri di Riung

Dec 10 2013

Sendiri di Riung

WN286491

“Hari ini nggak ada lagi yang sewa perahu, mas?” tanya saya kepada Mas Bayu, pemilik homestay Tamri.

“Kebetulan ini lagi musim sepi ini mas, hari ini cuma mas aja yang kesini sepertinya,” jawab Mas Bayu, pemilik homestay asal Surabaya, dengan logat Jawa yang kental.

Saya meringis. Ini berarti, sewa perahu seharga 350 ribu akan saya tanggung sendiri. Walupun agak berat, tapi karena sudah terlanjur sampai disini, saya tak punya pilihan.

….

Dermaga Riung
Dermaga Riung

Pagi itu matahari terik, terlihat banyak anak-anak sekolah yang mengenakan peci dan kerudung. Walaupun flores memang mayoritas katolik, di Riung saya lebih banyak melihat masjid daripada gereja.

“Disini sebagian besar muslim mas,” ujar mas Bayu lagi.

Saya tinggal di homestay Tamri selama di Riung. Homestay dengan harga 75 ribu semalam ini adalah yang termurah yang saya temui. Menurut penuturan Mas Bayu, ia dulu adalah seorang manager di sebuah bank ternama di Jakarta. Sebelum pindah juga di posisi yang sama di sebuah hotel di Labuan Bajo.

Tapi. menurutnya, walaupun uang mengalir dengan mudah, pekerjaan itu tak sesuai panggilan hatinya. Makanya ia memilih resign, dan membuka sebuah homestay di Riung ini.

Ini juga adalah salah satu impian saya nanti. Punya homestay keceh di tepi pantai!

….

Ini si Udin, anak Riung yang menemani saya di kapal dan menunjukan jalan ke Bukit. My little guide :D
Ini si Udin, anak Riung yang menemani saya di kapal dan menunjukan jalan ke Bukit. My little guide :D

Riung adalah salah satu kota kecil di kabupaten Ngada, Flores. Terletak di pesisir utara, butuh sekitar 3-4 jam dengan kendaraan umum dari Bajawa.

Bang Halim adalah seorang supir bis bernama Gemini, bis yang saya tumpangi dari Bajawa menuju Riung. Jadwal Bang halim tiap pagi adalah berangkat dari Riung menuju Bajawa, dan pada siang harinya lagi kembali ke Riung.

Good morning from Riung.
Good morning from Riung.

Di Flores, saya lebih senang menggunakan bis umum daripada ‘travel’. Selain lebih murah, kita jadi bisa lebih leluasa mengobrol dengan orang-orang termasuk bapak supirnya. Lagipula, bis di Flores ini nggak penuh-penuh amat kok. Bahkan jauh lebih manusiawi daripada mobil kecil ‘travel’, yang seringkali melebihi kapasitasnya – dengan harga yang lebih mahal, dan waktu tempuh yang sebetulnya tak terlalu berbeda jauh.

Tipikal jalan di Flores
Tipikal jalan di Flores

Saya mendapat kontak bang Halim dari si kak Mumun Indohoy dan Vindhya, sebelum kami berpisah di Labuan Bajo. Tak heran mereka merekomendasikan bang halim ini. Orangnya lucu dan jenaka, saya menjadi tak bosan selama perjalanan.

Seusai sholat jumat di masjid Bajawa, saya dijemput oleh bang Halim di depan penginapan. Begitulah bis disini, kita bisa pesan dan bis akan menjemput kita. Semacam travel. Saya sudah memesan kursi paling depan agar bisa puas memotret sepanjang perjalanan.

“Heyy om pindah sana ke belakang, mas ini sudah pesan buat duduk depan sini!” teriaknya kepada seseorang yang sudah menempati kursi pesanan saya. Om itu tak marah, malah langsung pindah tempat duduk dan memepersilakan saya duduk di depan.

Pulau Tiga
Pulau Tiga

Perjalanan Riung-Bajawa sebetulnya tak perlu mencapai 3-4 jam jika jalanan bagus. Namun, jalur ini memang jalur paling jelek dibandingkan jalur-jalur antar kota flores yang lain. Tapi percaya sama saya, roadtrip di flores itu manjain mata banget! Kok saya merasa seperti di California ya? Soalnya lembah-lembah yang kita lewati itu punya warna-warni mirip auntumn disana!

Pemandangan jalan Bajawa - Riung. Diambil dari dalam bis.
Pemandangan jalan Bajawa – Riung. Diambil dari dalam bis.
Jalan Raya Riung - Mbay
Jalan Raya Riung – Mbay
Homestay Tamri
Homestay Tamri

Riung adalah kota kecil. Bahkan tak terlihat seperti kota, lebih mirip sebuah komplek perumahan menurut saya malah. Tak banyak aktifitas yang terlihat disini kecuali di pasar.

Dari pelabuhan, terlihat pulau-pulau kecil yang menjadi Taman Laut Riung 17 pulau. Menurut penuturan kapten kapal saya, jumlah pulau di Riung lebih dari 20 buah. Tapi, entah kenapa pemerintah menamakannya menjadi 17 pulau.

“Biar sama dengan hari merdeka 17 Agustus mas,” katanya lagi.

Pulau Rutong
Pulau Rutong

Kapal kami perlahan meninggallkan pelabuhan, pagi itu laut tanpa gelombang. Saya langsung mengarahkan kapal ke pulau Tiga. Tempat snorkling yang menjadi primadona Riung 17 pulau ini. Pemandangan bukit kuning kecoklatan gersang terlihat kontras dan berkomplemen dengan warna laut biru toska ini sangat keceh sekali. Saya nggak pandai mendeskripsikannya, jadi lihat fotonya saja ya hehe.

Pagi itu air sangat tenang
Pagi itu air sangat tenang

Saya langung mengenakan rashguard agar kulit saya tak bertambah eksotis. Masker dan snorkel saya kenakan, dan mulai mengayuhkan kaki katak pelan-pelan. Mungkin musimnya sedang tak bagus, air pasang dan agak keruh. Saya tak bisa melihat terlalu jelas dari permukaan karena visibility kurang baik. Mungkin visibility kurang dari lima meter.

Underwaer pulau tiga
Underwater pulau tiga, sayang airnya sedang keruh :(

Saat melakukan duckdive ke dalam air sekitar 5-7 meter, barulah saya bisa melihat jelas hardcoral berwarni-warni! Warnanya aneh. Saya baru pertama kali melihat hardcoral dengan warna biru, kuning, dan hijau dengan saturasi yang pekat. Beberapa ikan yang schooling juga tiba-tiba menhampiri saya, walaupun hanya ikan-ikan kecil.

Pulau-pulau disini memang indah sekali, tapi…

Saya sendiri.

Pulau Tiga
Pulau Tiga.
Pulau Tiga
Pulau Tiga

Baru kali ini saya solo traveling merasakan sepi. Mungkin saya sedang jenuh traveling dan butuh beristirahat. Atau mungkin saja sebelum ini saya terbiasa berjalan bersama banyak kawan, sehingga saya menjadi agak kaget tiba-tiba traveling sendirian

Pulau Tiga
Pulau Tiga
Pulau Tiga
Pulau Tiga
Pulau Tiga
Pulau Tiga

Matahari tepat di atas kepala, seharusnya saya masih mengeksplore beberapa pulau lagi. Tapi saya lebih memilih kembali siang itu, untuk mengejar bis ke kota berikutnya.

Di buku catatan, saya cuma menorehkan satu kalimat untuk Riung.

I wish you were here.

Thanks!
Thanks!

Written by wira · Categorized: Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel Story · Tagged: flores, Riung

Reader Interactions

Comments

  1. Fahmi (catperku.info) says

    30 Oct ’13 at 16:36

    semoga bisa kesana lagi sama “I wish you were here” nya kk :D riung memang sesuatu :’) masukin ke bucket list deh, biar bisa cepet nyusul kesana :D

    Reply
    • wira says

      30 Oct ’13 at 16:39

      hahahaha ajak-ajak aku ya kakak, tapi bayarin :3

      Reply
  2. ainun says

    30 Oct ’13 at 16:55

    flores nggak ada yg nggak bagus, semuanya bagus, perjalanan kesana selalu meninggalkan memori yg wow banget deh.

    Reply
    • wira says

      30 Oct ’13 at 17:04

      Setuju banget mba Ainun. Wah, blog-mu juga lagi membahas flores ya? :)

      Reply
  3. Efenerr says

    30 Oct ’13 at 17:40

    tjieee yang udah ada gandengan..ahakahak

    Reply
    • wira says

      30 Oct ’13 at 20:35

      truk aja ada gandengan mas, masa gue kagak? #pffft

      Reply
  4. Baktiar says

    31 Oct ’13 at 08:48

    Tiba-tiba inget pernah merasakan “I wish you were here” ……. :D

    Reply
    • wira says

      1 Nov ’13 at 06:18

      ehmm cieee ehmmm. Sebenernya ‘you’ nya juga masih dicari sih mas hihi

      Reply
  5. cumilebay.com says

    31 Oct ’13 at 11:16

    Cakep banget kakak, suka pantai nya putih bersih. Tapi kalo sendirian jadi nya galau deh gw hahaha

    Reply
    • wira says

      1 Nov ’13 at 06:17

      makanya ajak-ajak aku kakak, tapi kalo gratisan aja yah :))

      Reply
  6. Gio | Disgiovery says

    31 Oct ’13 at 18:04

    ah ada romantisme terselip di akhir tulisan :’)

    btw dari dulu Riung ini udah dimasukin bucket list, tapi sayang bucket-nya tumpah lagi-tumpah lagi, haha

    Reply
  7. Happy says

    1 Nov ’13 at 13:26

    Foto2nya bikin adem mata dan hati.. Tenang sekali.. Sayang nih belum kesampaian mau nginjakin kaki di Flores. Semoga deh nanti bisa terlaksana.

    Salam kenal yah mas Wira ^^,

    Reply
  8. philardi ogi says

    1 Nov ’13 at 16:23

    cieee cieee…

    tulisan yg bagus wir,keren….

    semoga cepet traveling ama gandengannya haha

    Reply
    • wira says

      1 Nov ’13 at 19:54

      udah dongggg hahahaha

      Reply
  9. wismayanti says

    4 Nov ’13 at 12:18

    ehm …….
    kyanya ada yg nyangkut di petualangan terios 7 wonders kmrn,,, :D
    harusnya bw anak pa erte nih ke riungnya….

    Reply
  10. lucianancy.com says

    6 Nov ’13 at 10:54

    makanya jangan suka jalan sendiri wir :p

    Reply
    • wismayanti says

      6 Nov ’13 at 13:30

      #kode nih :p

      hehehehe………….

      Reply
      • puput says

        8 Nov ’13 at 16:45

        umpang lambung langsung disambut tuh wir…. sm*sh wwkwkkkkk…. anyway, keren bgt emg flores nih….

        Reply
  11. syam says

    12 Nov ’13 at 18:37

    baru disini saya kenyang mandang2 landscape indonesia, kereeeeeenn!

    Reply
  12. Donna says

    14 Nov ’13 at 15:04

    Waa…ternyata Riung bagus yaa…kirain ketemu pemandangan sebagus itu lo ga galau lagi^^
    “I wish you were here” nya untuk si ‘itu’ juga Wir? hihih
    btw…tenkyu banget yaa udah jadi temen ‘galau trip’ kemaren..semoga lain kali bisa jalan bareng tanpa galau :p

    Reply
  13. Backpackerborneo.com says

    15 Nov ’13 at 17:29

    cie..kalimat terakhirnya ngena banget..

    Reply
  14. bolang says

    16 Nov ’13 at 21:09

    Huwaaaaaa jadi pengen ksana lagiiii

    Reply
  15. dinilint says

    18 Nov ’13 at 12:33

    gambarnya jleb banget,,, ditambah ceritanya yg jleb jleb jleb “I wish you were here” :P

    Reply
  16. Alvi Kamal Fikri says

    24 Nov ’13 at 09:18

    Flores memang indah… btw bisa minta perkiraan biaya selama 2-3 hari disana…?

    Reply
    • wira says

      25 Nov ’13 at 07:17

      wah tergantung nginep dimana dan ngapain aja disana mas hehe.

      Reply
      • Alvi Kamal Fikri says

        26 Nov ’13 at 05:41

        Flores emang indah.. udah masuk bucket list sih.. tapi masih nyari teman yang bisa diajak kesini…

        Reply
  17. Rahmat Taufik says

    25 Nov ’13 at 08:40

    Wah..mantap sekali blogmu mas. Sejak lihat pertama kali, langsung ngubek2 semua bacaan di sini. Jadi pengen jadi traveller banget kayak mas…heheh :)

    Reply
  18. Liza says

    27 Nov ’13 at 07:12

    subhanallah. indah sekali kak wira. aku hanya bisa berdesir kagum se kagum2nya n bergumam, kapan ya bisa ke sana. terus bersih banget ya kak.

    Reply
  19. pinandita says

    27 Nov ’13 at 11:41

    wahhh keren wir solo travelingnya,, daerah yang belum pernah ku kenal,,
    daerahnya kayaknya semua bagus ya wir :D
    top wir,, keren ..

    Reply
  20. mbandah says

    3 Dec ’13 at 14:00

    duh fotonya bikin adem :’)

    Reply
  21. Novi Kynesi says

    5 Dec ’13 at 07:41

    Salam kenal Mas Wira..suka sekali ama cerita nya…dan tentu sama fotonya yg kece memanjakan hati dan memanggil hati untuk bisa menginjakkan Riung. Semoga someday kesampaian ninggalin jejak di tanah Flores…

    Reply
  22. Novi Kynesi says

    5 Dec ’13 at 07:41

    Salam kenal Mas Wira..suka sekali ama cerita nya…dan tentu sama fotonya yg kece memanjakan mata dan memanggil hati untuk bisa menginjakkan Riung. Semoga someday kesampaian ninggalin jejak di tanah Flores…

    Reply
    • wira says

      28 Jan ’14 at 15:53

      Terima kasihh :)

      Reply
  23. merida says

    5 Dec ’13 at 22:11

    aaaakkk…bening yah airnya
    pas baca ini kecium udara pantai

    Reply
  24. Acep Abdullah says

    13 Dec ’13 at 12:21

    Cant wait to go there… makasih buat artikelnya, buat referensi trip nih. Bentar lagi mau jalan2 juga kesana… :)

    Reply
    • wira says

      14 Dec ’13 at 18:48

      Jalan2nya jangan sendirian ya :lol:

      Reply
  25. arievrahman says

    20 Dec ’13 at 08:14

    Cakep, tapi sendirian.

    Reply
    • wira says

      28 Jan ’14 at 15:52

      Asu iki komen cuk :))

      Reply
  26. miur says

    3 Jan ’14 at 22:06

    ajib bgt…

    Reply
  27. Nisa Syahidah says

    12 Jan ’14 at 14:47

    Salam kenal, Mas Wira. Saya suka blogwalking ke sini dan pernah share foto Mas Wira di Google+ melalui akun +telusuRI, tentunya saya credit dengan mention +Wira Nurmansyah di Google+. Boleh kan ya? Soalnya, ingin share foto jepretannya Mas Wira lagi. Hihi. Trims. :)

    Reply
    • wira says

      13 Jan ’14 at 09:34

      Boleh tapi langsung link ke sini aja ya, soalnya gak aktif di G+

      Reply
      • Nisa says

        22 Feb ’14 at 17:00

        Ok.. copy that. :D

        Reply
        • wira says

          23 Feb ’14 at 08:49

          copy what?

  28. nadia says

    14 Jan ’14 at 11:54

    salam kenal mas wira, boleh minta cp nya pak halim yg mas ceritain diatas ndak?trims sebelumnya.

    Reply
    • wira says

      28 Jan ’14 at 15:52

      Maap banget nomernya hilang >.<

      Reply
  29. ferdi says

    14 Jan ’14 at 12:30

    keren,… salut ma abang,
    ehh bang, minta infonya dong, mank waktu itu tarif bus gemini (bajawa – riung)
    berapaan yah ? trus cp nya bang halim berapa tuh ?

    Reply
    • wira says

      28 Jan ’14 at 15:51

      kalo gak salah 35 ribu, no telp hilang gara2 hape rusak -.-

      Reply
  30. unesia drajadispa says

    28 Jan ’14 at 13:33

    wow..kk udh keliling flores yaaa….
    aku di labuan bajo kk :D

    Reply
  31. Alfons says

    5 Feb ’14 at 06:06

    Halo mas…

    asik-asik ya fotonya! udah lama juga gak snorkeling nih.
    kalo boleh tau underwater gear nya pake kamera apa ya?

    terima kasih,
    salam,
    alfons

    Reply
    • wira says

      5 Feb ’14 at 07:41

      Halo, kalau di postingan ini saya sih pake canon S95 plus housing aja. Boleh minjem juga hehe.

      Reply
      • Alfons says

        5 Feb ’14 at 12:26

        oh gitu…

        kalo ricoh GRnya ada housing-nya gak ya?
        ngiler juga baca review ricoh GR-nya. hehehe.

        makasi makasi

        Reply
  32. Denny Setiawan says

    17 Mar ’14 at 19:37

    wah mantap indonesia bagian timur yah. pengen kesana jadinya mantap bos artikelnya.

    Reply
  33. Antok says

    25 Mar ’14 at 19:40

    Indah sekali tempat ini…

    Reply
  34. Olivia says

    18 Aug ’15 at 12:27

    Masih ada no HP pak Bayu nya mas untuk sewa kapal?
    Saya besok oktober mau kesana.

    Reply
    • Mre says

      5 Oct ’15 at 14:05

      Mba Oliv, mw ke Riung Okt tgl berapa ya?
      Saya ber2 sama tmn rencana mw ke Riung antara tanggal 15-17 Okt mungkin bisa bareng kalo memang samaan jadwalnya
      thanks

      Reply
  35. BACKPACKTOR.COM says

    3 Mar ’16 at 10:31

    Sedang memantapkan hati untuk explore flores. Baca tulisan dan lihat foto-fotonya mas Wira malah bikin tambah mupeng. Aduh…

    Reply
  36. riA says

    2 Jul ’16 at 08:55

    Minggu ini rencana mo ke riung mas. Sy org solo sdh 6 thn f bajawa…tp blm pernah jln2…moga2 liburan lebaran ini jd jln ke riung. Amin. Ada nmr homestay nya mas?

    Reply
  37. Andriani putri says

    9 Jan ’17 at 18:29

    I wish i was there. Haha
    Salam kenal maswir! Rabu ini mau ke bajawa semoga bisa nyolong2 waktu ke riung 17 biar ngerasain “i wish you were here” secara bakal sendirian juga kesana 😅😅

    Reply
    • wira says

      9 Jan ’17 at 19:52

      Wah, selamat menikmati riung ya! Bawa teman (atau kekasih) lebih asyik rasanya kesana. :D

      Reply
  38. yoga says

    24 May ’17 at 10:20

    apa msh punya no telp Tamri homestay?..

    Reply
  39. Niya says

    13 Aug ’19 at 22:03

    Saya pun sama… Menolak move on dari Riung 🤗

    Reply

Trackbacks

  1. Dimanja di Taman Laut 17 Pulau Riung, Flores – My Blog says:
    20 Dec ’18 at 15:10

    […] pun tertarik untuk datang ke Riung karena melihat foto-foto pulau Rutong yang dipost teman saya, Wira Nurmansyah di blognya. Sedari pagi, angin bertiup sangat kencang bahkan air laut Riung yang biasanya tenang […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Fujifilm X-T100 Review : Mirrorless Seri X-T Termurah!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...