Karena dipaksa ade gw si alay buat jadi juri lomba foto sekolahnya yang bertema “save the nature”, akhirnya gw pulang juga ke rumah. Berikut ini deskripsi foto-foto pemenangnya. Selamat dan semoga bisa berkarya lebih baik lagi!
Juara 1. Save the nature

Foto ini terpilih karena mempunyai arti simbolis seperti judulnya. Save the nature. Kesesuaian dengan tema menjadi poin tertinggi dalam foto ini. Objek utama sebuah bola dunia yang dipegang oleh tangan menceritakan bahwa sesungguhnya dunia ini tergantung kita semua yang menghuninya.
Sang fotografer membuat foto dengan teknik yang membuat fotonya sedikit berbeda dari foto konvensional. Memanfaatkan kekurangan kamera menjadi kelebihan foto ini. ISO yang tinggi membuat foto sedikit grainy menambah efek moody dari foto hitam-putih. Ditambah dengan background hasil panning membuat foto ini sangat “surreal” dan dan akhirnya terpilih menjadi juara pertama.
Juara 2. Give place for nature

Selain kesesuaian dengan tema, foto ini mempunyai komposisi yang sangat bagus. Simetri yang sempurna. Objek utama ditengah foto adalah komposisi yang lumayan sulit. Tetapi sang fotografer jeli dalam melakukan cropping di atas dan berhasil membuat foto bercerita lebih efektif.
Warna hitam putih juga menambah kesan emosi foto ini. Foto ini juga mempunyai cerita yang menarik, perkebunan di tengah perkotaan. Yah, walaupun tidak terlalu “wah”, tetapi cukup menarik dan berhasil duduk di posisi kedua.
Juara 3. Lupa judulnya, komen dibawah donk.

Segar! itu kesan pertama saat melihat foto ini. Foto ini bercerita tentang seseorang yang sedang merawat bunga di taman. Saat ini sangat jarang tempat seperti ini ditemukan. Cuaca yang sedikit mendung membuat cahaya menjadi lembut dan warna-warni menjadi maksimal. Tetapi karena “impact” yang kurang, foto ini hanya menduduki posisi ketiga.
Ya, itu dia sedikit penjabaran dari hasil penjurian foto. Semoga bermaanfaat dan tema ” save the nature ” janganlah hanya jadi sebuah wacana belaka, tetapi jadikanlah untuk aplikasi sehari-hari sehingga alam kita ini tetap tersenyum. Karena banyak sekali fotografer di dunia yang memotret alam agar orang yang melihatnya berfikir seribu kali untuk merusaknya.
Leave a Reply to hamba allahCancel reply