
Ketika diberikan kesempatan oleh Samsung untuk mencoba J5 — smartphone midrange terbaru mereka, saya sempat mengira bahwa harganya ada di rentang 4-5 juta rupiah. Karena kesan pertama saat memegang smartphone ini adalah bahan yang sangat solid dan layar yang sangat terlihat tajam.
Namun, saya cukup kaget ketika mendengar harga smartphone masih berada di angka 2 jutaan, sebuah harga yang harusnya masuk di kategori low end. Apalagi setelah saya gunakan Samsung galaxy J5 ini sebagai smartphone saya sehari-hari, saya makin kaget karena performanya hampir-hampir tak berbeda jauh dengan Galaxy seri S milik saya yang notabene adalah seri flagship dari Samsung.
Tak heran, Galaxy J5 dengan layar a 5 inci super AMOLED dengan resolusi HD dengan prosesor 1.2 GHz quad-core Snapdragon 410 beserta RAM 1.5 GB membuatnya sangat responsif. Baterai besar dengan kapasitas 2,600mAh pun ikut serta membantu J5 tetap menyala seharian.
Nah karena saya sukanya foto-foto, kali ini kita bahas dulu tentang kameranya dulu ya…
Oh iya, satu fitur palingggggg penting buat yang suka foto dari samsung galaxy J5 dan galaxy lainnya yang terbaru : Quick launch camera! Tekan tombol home dua kali secara cepat (seperti double click pada mouse) — dalam kondisi terbuka atau terkunci, maka J5 akan langsung masuk ke aplikasi kamera! Dengan ini kalau tiba-tiba ada momen yang ingin kita foto, kita tinggal mengambil J5 dari kantong sambil menekan tombol home dua kali, dan kamera akan sudah siap. Saya bahkan tak perlu waktu hingga 2 detik untuk melakukan ini!
Kamera belakang yang mumpuni
Kamera belakang dengan resolusi 13 Megapixel menangkap banyak sekali detail. Coba lihat foto dibawah, kalau tidak diberitahu, mungkin kalian kira foto hutan Taman Nasional Gunung Halimu salak di Bogor ini adalah hasil keluaran dari kamerabesar layaknya DSLR atau mirrorless.

Tidak percaya? Coba saja save foto ini ke komputer kalian dan liat metadatanya hehe.
Lensa kamera samsung J5 juga punya diafragma f/1.9. Untuk ukuran lensa, f/1.9 adalah lensa yang ‘cepat’. Artinya punya bukaan yang relatif lebar sehingga cahaya lebih banyak yang bisa dimasukan. Dan hasil akhirnya jika cahaya minim — misalkan ada di dalam ruangan atau malam hari — kamera tetap dapat menghasilkan foto yang detail dan ber-noise rendah.

Oke, mari kita lihat kemampuan kamera belakang J5 dengan foto-foto dibawah.
Pertama, mari menantang matahari.

Test foto di dalam ruangan, mba-nya cantik skin tone cantik, dan performa noise terkontrol.

Kemudian test foto jarak dekat dan bokeh, silakan dinilai sendiri.

Warna-warni saat sunrise juga terlihat sangat baik.

Dari pantauan metadata EXIF, lensa samsung J5 memiliki focal length ekuivalen dengan lensa 28mm di kamera full-frame DSLR. Kalau kamu punya DSLR atau mirrorless (misalnya samsung nx3000 atau nx30 ini) dengan lensa 18-55, focal length samsung J5 persis seperti di posisi 18mm.
Tapi, yang mengejutkan adalah kamera depannya. Mari lanjut simak dibawah.
Kamera depan yang menawan dilengkapi front flash
Pertama kali menyalakan kamera depan, kesan pertamanya adalah : Lebar. Yeay, I love wide angle so much!
Kalau kamera depan tadi punya focal length 28mm, maka berdasarkan klik kanan -> properties/get info, kamera depan punya focal length 23mm. Ini jauh lebih lebar! Pantas saja saya tak perlu bersusah payah untuk memasukan badan saya yang besar ini ke kamera depan tanpa perlu tongsis. Hehe!
Dan seperti kamera belakang, kamera depan pun punya lampu flash agar wajah ganteng saya tetap terlihat walaupun cahaya sangat minim. Malam hari misalnya.

Berikut adalah contoh-contoh foto kamera depan Samsung Galaxy J5 dengan resolusi 5 Megapixel ini :

Foto dibawah ini diambil jam setengah 6 pagi ketika matahari masih malu-malu di menembus hutan. Kondisi cahaya sangatlah rendah. Namun foto selfie dengan front-flash camera masih bisa dilakukan dengan hasil yang cukup natural. Foto memang agak grainy karena memang masih sangat gelap, beruntung diafragma f/1.9 masih bisa mengumpulkan cahaya untuk tidak membuat foto jadi blur karena kurangnya kecepatan rana (shutter speed).


Fitur dan Mode Kamera unik lainnya yang saya sering gunakan
1. Direct access camera. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya di atas, tinggal klik home button dua kali untuk langsung quick launch ke kamera. Ini fitur wajib bagi tukang foto seperti saya.
2. Pro Mode, disini kita bisa mengatur parameter exposure kamera secara semi-manual. Kita bisa mengatur ISO, White Balance, Metering dan Exposure Compensation. It’s photographer friendly camera!
3. Panorama dan (Wide Selfie) Panorama, menggabungkan beberapa foto jadi satu foto berbentuk horizontal yang sangat lebar. Cocok untuk motret landscape. Juga tersedia di kamera depan sehingga kita bisa selfie dengan latar belakang panorama yang lebar!
4. Sound & shot. Ini fitur yang sangat PENTING untuk jurnalis. Biasanya fitur ‘voice note’ ini hanya ada di kamera-kamera DSLR professional. Jadi kita bisa merekam suara kita sebagai ‘note’ di dalam foto. Biasanya para jurnalis merekam nama orang, tempat, atau kejadian saat itu. Kudos buat Samsung untuk fitur ini!
5. Gesture control self timer. Waktu selfie, kita hanya perlu mengangkat telapak tangan kita ke atas seperti lagi dadah-dadah, maka self timer akan aktif sendiri tanpa kita harus menyentuh tombol shutter kamera.
Selain itu masi banyak fitur-fitur lainnya namun saya jarang gunakan seperti Beauty Face yang bikin wajah kamu sehalus kulit bayi. Takutnya juga kalau saya selfie pake mode Beauty Face dan kalian liat fotonya, nanti bisa muntah-muntah mungkin. HAHAHA.
Saya juga membuat sedikit video review kamera dari Samsung Galaxy J5 yang bisa ditonton di link youtube dibawah ini.
Untuk penutup artikel pertama ini, J5 layak dapat predikat bang for the buck. Dengan kamera yang cukup baik dan performa layaknya smartphone high end, Samsung Galaxy J5 bisa jadi pilihan kamu yang butuh performa tinggi tanpa kompromi yang terlalu banyak dengan kantong.
Terima kasih!
—
Review bagian berikutnya :
- Motret Anti Silau dengan Super Amoled Screen Samsung Galaxy J5
- Traveling Gak Pake Ribet dengan Samsung J5 Dual SIM 4G
–
Kamu bisa beli Samsung J5 disini!
This post is sponsored by Samsung #TunjukkanMomenmu campaign. All thought are my own.
Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi website samsung disini, twitter @samsung_ID, instagram @samsung_id, atau facebook : Samsung Mobile Indonesia

Leave a Reply to wiraCancel reply