Tag: terios 2015 borneo

  • 14 Tips Untuk Konvoi Perjalanan Darat Jarak Jauh dengan Mobil

    Jarak tempuh perjalanan kami tak bisa dibilang sedikit. Dari tahun-tahun sebelumya, ada di sekitar angka 3000 km. Itu seperti jarak dari Jakarta ke Bali, kemudian balik ke Jakarta, dan kembali ke Bali lagi. Lumayan kan? Nah maka dari itu, yuk simak tips-tips dibawah ini agar perjalanan jarak jauh kamu lebih menyenangkan! 1. Safe ride first. Selalu ingat orang-orang…

  • Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu

    BIASANYA, kata monyet digunakan mengumpat karena monyet biasanya punya wajah dan kelakuan yang nakal. Tapi, saya rasa nggak cocok dengan monyet satu ini. Ia ganteng, seperti saya. Hidungnya mancung. Walaupun perutnya sedikit buncit. Maskot Dufan ini punya hidung panjang besar berwarna merah yang unik. Suaranya memekakan telinga sehingga menakuti burung-burung. Hobinya melompat dari satu dahan ke dahan…

  • 8 Blogger Kece yang Ikut Berpetualang Bersama di Borneo Wild Adventure – Terios 7 Wonders

    8 Blogger Kece yang Ikut Berpetualang Bersama di Borneo Wild Adventure – Terios 7 Wonders

    TUJUH buah mobil Terios yang saat ini sedang melaju di belantara Kalimantan membawa persis 28 orang. Delapan diantaranya adalah blogger-blogger perjalanan kece yang harus kalian baca blognya masing-masing. Saat ini mereka sedang live blogging dalam perjalanan  Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure. Mau baca ceritanya? Yuk simak mereka di blognya masing-masing! 1. Sefin — senjamoktika.com “Aku…

  • Monitor, Mari Makan Lontong Orari, Ganti!

    Saya ingat dulu waktu kuliah saya sering main HT (handy talkie) sampai larut malam. Mengobrol dengan teman-teman radio amatir memang mengasyikan sampai kadang lupa waktu. Karena saya memang kuliah jurusan telekomunikasi, utak-atik antena dan radio adalah keseharian. Namun sayang, saya tak sempat mengikuti ujian masuk ORARI untuk mendapatkan call sign seperti YB0ST (baca: Yengki Bravo…

  • Bertemu Orang Utan Liar di Taman Nasional Sebangau

    “Cuma satu jam kok,” kata bang Tony, salah satu event organizer kami sambil, cengar-cengir seperti menyembunyikan sesuatu, membuat saya jadi curiga. Anehnya tidak ada yang protes termasuk saya. “Satu jam berjalan? Ah, Rinjani dan Semeru aja yang berhari-hari trekking bisa saya selesaikan, apalagi cuma trekking satu jam di dalam hutan?” batin saya. Sombong dan congkak seperti…

  • Menerobos Kabut Asap Kalimantan

    “Wir, September bisa ikut Terios jalan lagi keliling Kalimatan 2 minggu?” tanya David, kawan saya dari Daihatsu yang saya kenal sejak dua tahun lalu saat menuju pulau Komodo dari Jakarta dengan jalan darat — yang katanya juga sedang jomblo dan sedang mencari dambaan hati. Tanpa berpikir panjang, tanpa memikirkan jatah cuti, dan tanpa memikirkan kamu,…