• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu

Sep 20 2015

Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu

BIASANYA, kata monyet digunakan mengumpat karena monyet biasanya punya wajah dan kelakuan yang nakal. Tapi, saya rasa nggak cocok dengan monyet satu ini. Ia ganteng, seperti saya. Hidungnya mancung. Walaupun perutnya sedikit buncit. Maskot Dufan ini punya hidung panjang besar berwarna merah yang unik.

Suaranya memekakan telinga sehingga menakuti burung-burung. Hobinya melompat dari satu dahan ke dahan lain yang tinggi. Perkenalkan, namanya Bekantan. Sebagian orang menyebutnya Monyet Belanda. Selain Bekantan, cagar alam ini juga menjadi rumah bagi monyet ekor panjang, lutung, dan berbagai jenis burung.

Bekantan adalah jenis monyet endemik kalimantan. Penghuni asli hutan borneo. Dapati ditemui di berbagai hutan Kalimantan. Salah satunya adalah di Pulau Kaget ini.

pulau kaget bekantan
Pulau Kaget, habitat asli bekantan di Banjarmasin
desa aluh aluh sungai barito
Kehidupan di pinggir Sungai Barito

Selepas perjalanan sejauh 315 km dari desa kruing dengan Terios yang sudah sangat kotor, akhirnya kami tiba di Banjarmasin. Sayangnya, duren yang kami harapkan banyak di sepanjang jalan, ternyata sedang tidak musim.

Sekitar pukul sembilan pagi kami tiba di Desa Aluh-Aluh, tempat perahu yang akan kami gunakan untuk menyebrang ke Pulau Kaget. Kami disambut Pak Kursani, ketua RT setempat yang kebetulan juga menyewakan perahu untuk kami.

“Bekantan biasanya banyak kalau pagi hari waktu mencari makan, sayang ini sudah siang ya,” kata Pak Kursani.

Tapi sebelumnya, ini sebenarnya sungai atau laut sih?

sungai barito pulau kaget
Sungai Barito yang nampak seperti laut

Saya melihat beberapa anak kecil main-main menggunakan…papan seperti papan surfing mini. Mereka berloncatan senang layaknya  dilaut. Saya nggak lihat mereka berdiri di atas papan, sih. Saya mencoba airnya, ternyata rasanya payau. Wajar karena ini memang daerah muara sungai Barito.

Air sungai bergelombang cukup besar membuat perahu kami nampak sedang berada di tengah badai. Air berciprat dari sisi kanan-kiri karena menhantam gelombang yang cukup tinggi. Saya pikir ini adalah laut, namun ternyata memang sebuah sungai! Saya tak habis pikir mengapa sungai di Kalimantan lebar-lebar sekali.

Pulau kaget mulai terlihat. Pepohonan yang ramping namun tinggi terlihat dari kejauahan. Orang lokal menyebutnya pohon Rambai. Di sisinya terlihat lumpur-lumpur yang dihiasi pohon bakau seaakan melindungi pulau. Dari atas perahu, kami memantau atas pohon mencari bekantan. Namun yang paling banyak terlihat adalah monyet ekor panjang kecil yang sedang bergerombol mencari kutu.

pulau kaget bekantan
Melipir di pinggir pulau kaget

Pak Kursani memelankan perahunya, kami berjalan di sisi pulau sambil memantau dahan-dahan tinggi. Tiba-tiba, sesosok Bekantan yang cukup besar terlihat di atas pohon. Ia tak melihat kami. Namun, nampaknya ia sedang terburu-buru dan langsung bergelantungan ke dahan-dahan lainnya. Autofokus kamera saya tak mempu mengikuti pergerakan bekantan. Ia langsung menhilang ke dalam belantara. Mungkin ia malu-malu melihat kami yang ramai begini.

Tapi, saya dapet sih foto satu ini. Walaupun cuma dikasih bagian bokong.

bekantan pulau kaget
Cuma dikasih bokong sekseh sama si Bekantan
pulau kaget monyet
Monyet ekor panjang yang lagi ngerumpi

Setelah itu kami berputar mengelilingi pulau. Tak nampak Bekantan satupun. Betul ternyata, ini sudah terlalu siang.

Perahu kami pun merapat ke pulau. Blesssssss! Kaki saya pun terjerumus lumpur hingga ke dengkul. Dengan susah payah saya melangkah hingga ke tanah. Namun nihil, saat mencapai pulau pun, saya tak melihat apa-apa lagi, selain kaki kami yang kotor. Rasanya mulai gatal-gatal.

pulau kaget bekantan
Di dalam pulau kaget
Mendarat di pulau kaget, disambut lumpur.
Mendarat di pulau kaget, disambut lumpur.

Pulau kaget berada di sekitar muara Sungai Barito yang mengalir lewat kota Banjarmasin. Pulau Kaget sendiri adalah delta yang dibentuk dari endapan lumpur yang muncul dari dasar sungai. Tanah subur pulau tersebut memungkinkan berbagai vegetasi yang membentuk hutan lebat dan menjadi menjadi habitat beragam satwa liar nan unik. Beberapa ladang warga juga berada di pulau ini. “Bekantan terkadang jadi hama buat ladang-ladang penduduk.”

Kami pun kembali ke desa untuk melanjutkan perjalanan menuju Amuntai, tempat kerbau-kerbau yang digembalakan. Ombak sungai Barito semakin tinggi, perahu berlompatan dan baju kami pun basah semua.

(bersambung)

—

Ekspedisi Terios 7 Wonders ini adalah perjalanan media bersama Daihatsu. Semua opini adalah milik pribadi. Lihat tulisan lainnya dibawah ini.

  1. Menerobos Kabut Asap Kalimantan — Terios 7 Wonders
  2. Bertemu Orang Utan Liar di Taman Nasional Sebangau
  3. Monitor, Mari Makan Lontong Orari, Ganti! 
  4. 8 Blogger Kece yang Ikut Berpetualang Bersama di Borneo Wild Adventure 
  5. Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu 
  6. 14 Tips Untuk Konvoi Perjalanan Darat Jarak Jauh dengan Mobil 
  7. Anggrek liar di Kalimantan, Masihkah Ada?
  8. PALIAT, Kuliner Nikmat Khas Tabalong!
  9. Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang!
  10. Mengintip Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan
  11. Potret Adat Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda
  12. Pohon Ulin Terbesar di Dunia Ada di Taman Nasional Kutai!
  13. Tak usah Ragu, Inilah 7 Alasan Mengapa Derawan Harus Jadi Destinasi Liburanmu Selanjutnya!
  14. 7 Pengalaman Menakjubkan Yang Kami Temui Selama Perjalanan ‘Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure’! (plus video perjalanan!)

 

Written by wira · Categorized: Indonesia, Kalimantan, Media Trip, Travel Story · Tagged: terios 2015 borneo

Reader Interactions

Comments

  1. cumilebay maztoro says

    20 Sep ’15 at 17:56

    Mesti sabar dan telaten nungguin bekantan ini tp puas liat kelucuan nya hehehe

    Reply
    • wira says

      20 Sep ’15 at 18:12

      Nah ini bekantannya muncul wkwkwkwk

      Reply
  2. Eko says

    3 Oct ’15 at 04:49

    Bekantan ini emang lucu banget, apalagi hidungnya. Makanya jadi maskot Dufan kali ya? Ehehe

    Reply
    • wira says

      3 Oct ’15 at 04:52

      Hidungnya gede banget, monyet bule mungkin haha

      Reply
  3. Nengnunuz_ says

    7 Oct ’15 at 00:10

    Mesti banget ke Kalimantan, biar ga cuma liat badut Dufan doang nih..
    Fotonya bagus2 bang..

    Reply
    • wira says

      7 Oct ’15 at 03:39

      Terima kasih! Iya kalimantan wajib banget!

      Reply
  4. dias says

    12 Mar ’16 at 22:49

    boleh minta CP bapak yang sewa perahu ya Mas..saya ada rencana ke banjarmasin overland 6D5N, mungkin bisa jadi list saya..tks :)

    Reply

Trackbacks

  1. Anggrek liar di Kalimantan, Masihkah Ada? — Wira Nurmansyah says:
    3 Oct ’15 at 10:04

    […] kami adalah Kandangan untuk melihat langsung anggrek liar di alam, setelah sebelumnya menunjungi monyet bekantan yang juga liar di Pulau Kaget. Pokoknya semua […]

    Reply
  2. Terios 7 Wonders : Menerobos Kabut Asap Kalimantan — Wira Nurmansyah says:
    6 Oct ’15 at 05:48

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  3. Mengintip Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan — Wira Nurmansyah says:
    12 Oct ’15 at 10:29

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  4. Pohon Ulin Terbesar di Dunia Ada di Taman Nasional Kutai! — Wira Nurmansyah says:
    12 Oct ’15 at 10:31

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  5. Tak usah Ragu, Inilah 7 Alasan Mengapa Derawan Harus Jadi Destinasi Liburanmu Selanjutnya! — Wira Nurmansyah says:
    28 Oct ’15 at 05:58

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  6. Bertemu Orang Utan Liar di Taman Nasional Sebangau — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:05

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  7. 7 Pengalaman Menakjubkan Yang Kami Temui Selama Perjalanan ‘Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure’ (plus Video!) — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:07

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  8. Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:13

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply
  9. 14 Tips Untuk Konvoi Perjalanan Darat Jarak Jauh dengan Mobil — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:23

    […] Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu  […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 15 Tips Fotografi Landscape
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...