Saya membawa si hitam manis ke sebuah teluk di halmahera barat, teluk jailolo di provinsi Maluku utara. Kamera menemani dslr saya memotret festival teluk jailolo, sebuah festival budaya yang bertajuk the golden spices island.
Mulai dari pesona teluk hingga potret eksotis jailolo dapat terekam dengan baik oleh kamera ini. Saya sudah mereview beberapa fitur kamera di dua postingan sebelumnya, jadi mari langsung lihat hasil kamera ini merekam salah satu kekayaan Indonesia ini.


















So, apakah BenQ G1 adalah kamera yang cocok untuk traveling? Tentu!
Kesimpulan sementara saya selama beberapa minggu memakai kamera ini :
- Keluaran JPEG nya sangat bagus. Warnanya cerah namun natural. Tidak perlu banyak di post processing.
- Ukurannya ringkas, dengan bobot hanya 195 gram nggak berasa kamera ini lagi di tas.
- Autofokusnya bagus saat cahaya berlimpah, namun saat low light agak ‘hunting’. Bisa disiasati dengan manual focus saat cahaya sudah minim
- f/1.8 & image stabilization membuat foto yang goyang jadi sangaat jarang.
- LCD swivel yang memungkinkan angle-angle unik. Hati-hati menggunakannya jangan sampai LCD nya tersenggol dan copot :))
Di postingan berikutnya saya akan memberikan tips untuk memaksimalkan BenQ G1, stay tuned!
[adv]
Leave a Reply to bprasCancel reply