Indah dan ketiga kawannya memakai baju merah muda cerah dengan corak hijau abu-abu. Di kepalanya ada mahkota silver yang bentuknya seperti ujung pedang. Batu berwarna-warni mirip akik menghiasi mahkotanya. Mereka membawa kipas berwarna merah dan mulai mengikuti irama musik melayu yang riang.

“Trak! Trak! Suara kipas yang membuka-menutup menarik perhatian saya yang baru saja sampai di Museum Balaputra Dewa di Palembang, Sumatera Selatan. Museum yang di pintu depannya terdapat empat pilar besar setinggi dua lantai dan berdinding corak warna emas ini mirip seperti bangunan tradisional rumah limas.

Gadis palembang
Indah
tari zapin palembang
Tari Zapin
Museum balaputra dewa
Museum Balaputera Dewa punya macam-macam koleksi bukti kehidupan dari zaman pra-sejarah, kejayaan zaman Kerajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang, sampai ke ke zaman kolonialisme.
Rumah limas dan uang sepuluh ribu
Selain arca-arca dan peninggalan artefak, museum balaputra dewa juga punya rumah limas di bagian belakang. Rumah tradisional ini bisa kamu temui di uang sepuluh ribu rupiah.
Di dalam rumah limas
Ciri khas rumah limas terletak pada konstruksi rumah panggung dan atap yang berbentuk limas. Rumah limas sangat pas dengan kondisi alam Palembang yang sebagian besar termasuk kawasan perairan.
Jembatan antara rumah limas bagian depan dan belakang
Jembatan antara rumah limas bagian depan dan belakang
masjid agung palembang
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang, Sumatera Selatan
masjid agung palembang
Arsitektur Masjid agung Palembang dipengaruhi oleh tiga kebudayaan yaitu Indonesia, China dan Eropa. Bentuk arsitektur Eropa terlihat dari pintu masuk di gedung baru masjid yang besar dan tinggi. Sedangkan arsitektur China dilihat dari masjid utama yang atapnya menyerupai kelenteng. Masjid ini terletak di kawasan 19 Ilir, yang mana merupakan salah satu area dekat kampung Arab di Palembang

Baca juga : 1o kuliner Palembang yang tak boleh dilewatkan

pindang palembang
Pindang palembang
pulau kemaro
Pulau Kemaro, pulau dengan kisah cinta Tan Bun An dan Siti fatimah sang putri palembang
jembatan ampera
Jembatan Ampera, tempat yang pas untuk menyaksikan gerhana matahari total tanggal 9 maret nanti
Mbok War, Warung makan pindang yang cukup terkenal.
Mbok War, Warung makan pindang yang cukup terkenal.
di bawah jembatan ampera
Di bawah jembatan ampera
palembang-gerhana-15
Museum sultan badarudin II
palembang-gerhana-16
Museum MONPERA (Monumen perjuangan rakyat)
palembang-gerhana-17
Dari Rooftop Monpera bisa melihat sebagian besar kota palembang
palembang-gerhana-18
Bukit siguntang tempat makam para raja.
palembang-gerhana-19
AL Quran Al Akbar
palembang-gerhana-20
Tarian gambus di kampung arab Al munawar Palembang
Masjid Cheng Ho Palembang
Masjid Cheng Ho Palembang
Mamang duren di pasar Kuto
Mamang duren di pasar Kuto
palembang-gerhana-23
Thank you Palembang!

20 COMMENTS

  1. photo2 nya mas wira ini emang unik unik, tiap kali saya lihat hasil nya selalu kepikir ” kok bisa ya ini orang kepikiran angle dari situ, jadi foto keren gini ” .. salut 4 thumbs up buat mas wira *2 jempolnya pinjam teman kok, gak pake jempol kaki*

    Palembang emang mantab banget, makanan nya juga enak enak, historis nya juga panjang

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')