Author: wira

  • Pusing dari Kelok 9 hingga 44

    Saya tak bisa membayangkan bagaimana Bukit Barisan bisa membentang dari ujung utara Sumatera di Aceh, hingga ujung selatan di Lampung. Saya cuma bisa merasakan mual ketika melewati jalan lintas sumatera ini yang sudah pasti naik-turun-berliku. Pegunungan yang membujur 1600 km di sepanjang sumatera ini seakan menjadi tulang punggung pulau Andalas. Mari mulai dari kelok 44…

  • The Olympus OM-D E-M5 Elite Black Review for Travel Camera

    The Olympus OM-D E-M5 Elite Black Review for Travel Camera

    Disclaimer : This review is not sponsored by anyone except my own money to buy the camera. I didn’t buy the camera when it’s first launch in 2012, because it ships with the 12-50 f/3.5-6.3 lens, which i heard (and also tried my friends’s) as medicore in performance. It’s took almost two years for Olympus to figure…

  • 5 Tempat Terbaik Untuk Melihat Bunga Edelweiss di Indonesia

    Warnanya putih dan harum wanginya. Melambangkan cinta, ketulusan, serta keabadian. Ia tinggal di kesejukan dataran tinggi. Para pendaki akrab dengannya. Dari pendaki yang hanya ingin menikmati wangi dan mengambil fotonya hingga pendaki bodoh yang mencabut akarnya demi nafsunya. Edelweiss pun kini semakin langka. Namun di tempat-tempat tinggi ini, sang bunga abadi masih terus berdiam cantik…

  • Singgah di Bukittinggi

    Singgah di Bukittinggi

    “Kalau lebaran bukittinggi itu ramai sekali. Orang Sumatera barat yang pulau kampung, semuanya pasti ke bukittinggi,” kata Uda driver kami, saat saya bilang kota kecil ini cukup sepi. Bukittinggi ini seperti Lembang-nya Bandung atau Kaliurang-nya Jogja. Namun memang cukup jauh dari pusat kota Padang, sekitar 80 km. Kota kecil di dataran tinggi dengan hawa sejuk pegunungan.…

  • “Terkenang Selalu” Rumah Makan “Takana Juo”

    “Terkenang Selalu” Rumah Makan “Takana Juo”

    “Rumah makan ini sudah 100 tahun lebih ,” kata bapak pemilik restoran yang mewarisi restoran ini sejak tiga generasi lalu. Letaknya tersembunyi.  Di pesisir, jauh dari pusat kota. Hanya berada di sebuah gang kecil di pinggir jalan raya kabupaten Agam, menuju danau Singkarak. Letaknya persis di depan simpang SMP Negeri Tiku. Sekilas rumah makan ini…

  • Cara membuat Teh Talua (Telur) khas Sumatera Barat

    Cara membuat Teh Talua (Telur) khas Sumatera Barat

    Saya punya satu travel warning buat kalian yang bakal pergi ke Sumatera Barat : Siap-siap perut membesar! Haha! Penerbangan pagi buta itu membuat perut saya keroncongan saat mendarat di daratan Minangkabau. Tak tertarik makan fastfood di Bandara, saya langsung mengarahkan mobil sewaan ke Bukit Tinggi. Masih di Jalan utama Bandara, kami memberhentikan mobil di sebuah warung. Warung…

  • Haji mangku : Goa Biru di Maratua

    Haji mangku : Goa Biru di Maratua

    Pemandangan kebawah seperti ruang sempit membentuk jurang di tengahnya, dengan dasar yang tak terlihat. Gelap dan dingin. Cuma terlihat sinar-sinar matahari yang malah memberikan ilusi-ilusi dunia lain. “Ada dua jalan kesana, lewat desa Payung-Payung dekat Paradise lalu jalan kaki tujuh jam, atau memutar ke balik pulau dan masuk lewat pantai,” kata bang Pitang, kapten kapal…

  • Warna Warni Derawan

    Warna Warni Derawan

    Kesan pertama saat melihat pulau ini adalah : Warna-warni! Bangunan warna-warni di dekat dermaga ini adalah penginapan. Dari kelas homestay hingga resort, semuanya warna-warni! Merah, kuning, hijau, dan warna perman lainnya  — ditambah latar belakang langit biru cerah, memang sangat memancarkan kesan ceria. Warna-warni yang pas untuk liburan, bukan?