Bajawa : A City Portrait

9
Seorang pemuda di pasar lokal Bajawa, dengan wajah floresnya.


Jika anda kurang kerjaan, cobalah beli vcd rekaman musik lokal :)
Romantis sekali:)
Mata itu
Kain ikat tradisional dipakai siapa saja

kaget melihat wajah (tampan) saya *dilempar bata*
Pagi hari, gunung inerie tertutup awan
Pintu gerbang kota Bajawa, sepi sekali. Tak ada kata macet disini.
Berangkat sekolah. Piket kebersihan sepertinya :)
Dekat alun-alun kota
*eh*
Sepi
Polisi lalu lintas disini hampir-hampir tidak ada kerjaan
Pekerjaan utama polisi disini : menyebrangkan anak sekolah

9 COMMENTS

  1. Ternyata Bajawa keren juga di siang hari. Sayangnya ketika saya tiba di sana 16 nov 2012 yang lalu, sudah malam. Jam 7 malam aja kota ini sudah sepi, banyak toko yang sudah tutup. Pada waktu itu kami nginap di Losmen Virgo. Btw mesjid yang di gambar itu di sebelah mana ya ?

  2. yg sy inget, dsna banyak labu siam dijual berkarung”. pas d tanya buat apa org bli labu siam sebanyak itu? jawab mreka “untuk kasi makan babi”. wakakakkakak ngakak guling2 pas dgr jawabanya, pdhl saya n teman2 1 kontrakan beli n masak labu siam yg murah meriah untuk Lauk kita. hbs dgr itu ga ad lg yg mao makan labu siam. ngekkkk hahahaha
    spanjang jalan d pasar ada yg warna merah” di jalanan hohohoho apakah itu??

    klo mau ke bajawa atau tinggal dsna harap bwa selimut/SB yg tebal n jaket.

    yg paling keren dsna gerejanya berhadapan dgn masjid….

    jd kangen praktek dsna, ({}) :)

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')