• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Media Trip / Tips Survive dari Roadtrip Panjang

Oct 07 2013

Tips Survive dari Roadtrip Panjang

WN284090

“Udah sampe, belum?”

“Masih jauh, gak?

“Bosennnn banget dah!!”

Mungkin ocehan tersebut mirip seperti bocah yang sedang komplain di kursi belakang mobil ayahnya. Tapi, sebetulnya itu adalah ocehan saya sendiri ketika setengah jam awal pertama perjalanan, dari 14 hari total perjalanan…

Sebetulnya, saya tak begitu suka dengan roadtrip. Saya sangat malas, bahkan sekalipun hanya sebagai penumpang. Dan, saya sama sekali nggak bisa tidur saat berada di mobil yang bergerak. Apalagi mobil-mobil kecil yang getaran saat manuvernya sangat terasa.

Terios @ Ranu Pane - TN. Bromo Tengger Semeru
Terios @ Ranu Pane – TN. Bromo Tengger Semeru

Ini aib : waktu kecil dulu, saya naik angkot sebentar saja ke sekolah sudah mual-mual. Pernah perjalanan ke Bandung lewat puncak, saya jackpot sepanjang jalan.

Beruntung, sekarang saya sudah tidak lagi mudah untuk mual. Masalah yang terpenting adalah : bosan!

Maka dari itu, saya – yang saat ini sedang melakukan perjalanan sejauh 3000 kilometer dengan mobil, sedang berusaha mencari tips membuat perjalanan kami menjadi menyenangkan.

Tips klasik yang pasti semua sudah tahu: bawa musik kesukaan, podcast, audiobook, bawa snack yang banyak, gunakan bantal leher, dan lain sebagainya. Tapi, tips tersebut hanya berlaku hanya untuk beberapa jam. Bagaimana jika perjalannnya berminggu-minggu? Mari kita lihat contoh perjalanan roadtrip yang bikin bokong panas ini.

Pulang dari Tengger
Pulang dari Tengger

Pada tahun 2011, seorang travel bloggger Sherry Ott mengikuti Mongol Rally. Perjalanan sejauh 14.000 km,  atau sekitar 14 kali panjang pulau Jawa, dari London di Inggris menuju Ulaanbaatar di Mongolia. Tantangannya juga ditambah dengan hanya mengendarai Nissan Almera kecil tahun 2002, dengan tiga orang asing yang semuanya baru pertama kali bertemu.

‘Kami menahan kebosanan dan kurangnya aktifitas fisik dengan memilih kota tertentu untuk menghabiskan hari dan melakukan kegiatan fisik seperti bermain sepeda atau sekedar berjalan kaki. Tak ada yang lebih buruk daripada duduk di mobil sepanjang hari selama 5 minggu untuk membuat otot kita menyusut, dan lemak bertambah,’ jelas Ott.

My blogger-mate!
My blogger-mate!

Well, sebelas-duabelas seperti tantangan saya di Terios 7 wonders ini ini. Walaupun hanya 3000-an km dan menggunakan mobil Daihatsu terios yang terbilang cukup nyaman.

Di perjalanan panjang seperti itu, kita tak hanya butuh istirahat, tapi sangat butuh distraksi yang bisa membuat kita lepas dari bosan.

Melintasi kinahrejo
Melintasi kinahrejo

Dari driver saya, Bang Ucok yang sudah sering berkeliling Indonesia dengan mobil, ia lebih suka tidak menggunakan GPS dan bertanya kepada penduduk lokal untuk arah. Mengobrol dengan orang lain saat pemberhentian pendek selain beristirahat, juga bisa menghilangkan kebosanan.

Tapi, di perjalanan Terios 7 wonders kali ini, saya menemukan satu hal yang paling penting dari semuanya : sense of humor!

Isi bensin dan ritual 'cekik adik'
Isi bensin dan ritual ‘cekik adik’

Ada tujuh mobil dalam rombongan kami, masing-masing mobil memiliki akses komunikasi broadcast berupa handy talkie. Selain untuk membuat leader bisa memberikan komando dan informasi, handy talkie juga berfungsi sebagai radio hiburan privat kami.

Hal-hal kecil seperti saat ingin berhenti untuk membuang air kecil – misalnya – akan ada orang yang bilang, “Terios 5 masuk. Permisi-permisi ada yang mau mencekek ‘adek’ nya. Mohon merapat sebentar di SPBU terdekat.”

Berbagai komentar jenaka pun muncul untuk menjawab hal tersebut.

Atau di lain waktu, kami bermain tebak-tebakan jayus yang bisa mencairkan suasana. Walaupun tebakannya kadang bisa diprediksi agak mesum dan garing karena kebanyakan yang ikut kebanyakan adalah om-om.

GPS nya jorok...
GPS nya jorok…

“Kenapa daihatsu Terios dinamain Terios?” tanya salah seorang suara random di HT kami.

Semua berfikir keras, tak ada yang bisa menjawab pertanyaan yang mungkin ibu manajer daihatsu pun tak bisa menjawabnya.

Beberapa saat kemudian, diiringi gelak tawa, suara tersebut muncul lagi, “Ya, jelas terios lah, kalo namanya teroris ntar ditangkep polisi.”

“……”

@wiranurmansyah : A roadtrip can make strangers into friends, even lovers! :)

Salam rante kapal!
Salam rante kapal!

Written by wira · Categorized: Media Trip, Tips, Travel Tips

Reader Interactions

Comments

  1. Wisnu Yuwandono says

    8 Oct ’13 at 10:22

    singgah di Bali brp hri bro?nginep dmn?

    Reply
    • wira says

      8 Oct ’13 at 19:32

      cuma beberapa jam broh, sekarang udah di lombok :D

      Reply
  2. Fahmi says

    8 Oct ’13 at 10:47

    itulah kenapa saya lebih suka naek motor kemana mana :p Denpasar – Blitar juga dijabanin. capek tinggal menepi, cari temen ngobrol, makan atau apalah. cuma tetep pengen juga sih, nyobain keliling indonesia naik mobil *envy*

    Reply
  3. Muha says

    8 Oct ’13 at 11:38

    ane mah malah paling suka roadtrip.. setiap pulang balik ke sumatera bener2 di jalan tuh nikmatin banget perjalanan, yang paling nikmat sih pas brenti istirahat di masjid atau pom bensin gitu. Tapi yaaa… mesti sama yang akrab, kalo sama om om baru kenal… ga tau deh :D

    Reply
  4. Indra Setiawan says

    8 Oct ’13 at 19:40

    Aku pengen bangeet…kak wira omongin dong habis itu pinjamin mobil y buaat ku..pengen hanimun roadtrip pake Terios keliling Kalimntan…hehhe

    Reply
    • Meldi says

      4 May ’16 at 02:25

      Emang mantap banget terios buat traveling :D

      Reply
  5. Lexy says

    8 Oct ’13 at 22:21

    Keren2 banget fotonya..!!

    Reply
  6. geblek says

    23 Oct ’13 at 11:22

    yang tidak kebayang itu mualnya, kalau saya mungkin sudah pingsan :D

    Reply
    • wira says

      23 Oct ’13 at 11:26

      Pas 200 km awal saya emang agak mual mas, tapi 2800 km sisanya alhamdullilah lancarr :3

      Reply
  7. Efi Fitriyyah says

    20 Nov ’13 at 10:58

    Widih, menggoda. Pengen juga jalan-jalan gratisan kayak gini. Hmmm, saya sih ga tahan kalau berlama-lama di mobil, tapi kalau diajakin jalan-jalan kayak gini, mauuuu

    Reply
  8. Oke fitrian says

    31 Oct ’16 at 09:31

    Sy kebetulan org yg seneng nyetir dg membawa 3 anak tanpa gantian sy nyetir santai dr cikarang smp malang, its so fun my kids enjoys too

    Reply

Trackbacks

  1. [Terios 7 Wonders] 7 Tips Persiapan Road Trip Panjang | lucianancy.com says:
    19 Oct ’13 at 19:57

    […] Cara Survive dari Road Trip Panjang (oleh Wira […]

    Reply
  2. [Terios7Wonders] Menyibak Keindahan, Berbagi Kebahagiaan | Rahmat Taufik says:
    23 Nov ’13 at 22:39

    […] ketika ada yang hendak ke toilet, misalnya, muncullah joke seperti ini: “Terios 5 masuk. Permisi-permisi, ada yang mau mencekek ‘adeknya’. Mohon merapa sebentar di SPBU,” tulis Wira di blognya. Kiranya, tak perlu dijelaskan secara […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 15 Tips Fotografi Landscape
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...