Karena banyak sekali pertanyaan yang masuk ke email saya tentang rekomendasi kamera mirrorless yang bagus dan murah, saya akan coba bahas saja di postingan ini ya.

Yang perlu kamu tahu dari kamera mirrorless saat ini adalah hasilnya sudah relatif baik. Dari model yang paling mahal maupun paling murah, hasil fotonya tak akan berbeda jauh. Tentu saja dengan catatan ukuran sensor yang sama.

Untuk bahasan kali ini, saya akan coba bahas kamera mirrorless dengan mengambil contoh tipe yang paling murah.

Untuk catatan saja, saya adalah pengguna Fuji X dan micro 4/3. Harga adalah plus lensa kit diambil dari toko-toko online pada Juli 2016 dan 1 USD = Rp 13.100

1. Canon EOS M10 ( ± 6 jt rupiah)

EOS M10
EOS M10

Hasil fotonya mirip seperti kakak-kakak DSLRnya (700d, 70d). Namun, pengoperasiannya bisa dibilang lambat. Entah dari kamera atau lensanya yang memang lambat.

Apalagi kalau indoor, lebih sering tidak fokusnya daripada waktu fokus.

Tapi kalau kamu terbiasa dengan DSLR canon, kamu nggak akan bisa membedakan hasilnya. Buat video pun bagus (asal kamu jago untuk manual fokus, hehe)

Kamera ini punya resolusi 18 Megapixel dengan sensor yang nampaknya tidak jauh berbeda dengan kamera 18 Megapixel canon yang pertama kali keluar (EOS 550d, tahun 2010, gile lu ndro).

Untuk videonya canon EOS M10 hanya bisa maksimal full HD 1080 pada 24p, 25p, dan 30p.

LCD nya bisa berputar 180 derajat ke depan untuk selfie.

Hingga saat ini, Canon (dan Nikon) sebagai pemain besar di DSLR sepertinya tidak ingin mengkanibalkan penjualan DSLR-nya sehingga mereka membuat mirrorless ini seperti tidak niat. Bayangkan, canon EOS M pertama diluncurkan tahun 2012, namun sampai saat ini hanya berapa lensa yang ia luncurkan?

Ambil kamera ini jika kamu fans berat canon dan tidak berminat beralih ke lain hati.

Sejujurnya saya tak terlalu merekomendasikan mirrorless canon untuk saat ini.

 

2. Olympus E-PL7 ( ± 8 jt rupiah)

E-PL7
E-PL7

Saya pengguna Olympus sejak lama. Karakteristik Olympus dari tipe high end ke low end hasil fotonya adalah sama saja. Yang membedakan hanya beberapa fitur dan yang jelas build qualitynya. Secara pengoperasian, autofocus misalnya, kamu tidak akan menemukan perbedaan yang signifikan antara E-M1 (versi flagship seharga 16 jt ++) dan E-Pl7 ini.

Karena sensornya lebih kecil, otomatis lensanya jadi lebih imut. Noisenya lebih banyak? Iya, memang. Tapi tidak banyak-banyak amat kok.

Olympus dan Panasonic punya satu standard yang bernama micro 4/3. Jadi, mereka punya mounting lensa yang sama. Lensanya pun beragam. Jumlahnya sudah hampir mencapai 100 buah lensa yang bisa kamu pilih, termasuk dari third party seperti merk samyang, sigma, dll.

Dengan sensor 16 MP yang cukup besar, body nya terasa sangat ringan. LCD nya yang flip ke depan untuk selfie berputar lewat bawah, membuat repot jika digunakan berbarengan dengan tripod.

Sebagai catatan, ukuran aspect ratio dari kamera Olympus dan Panasonic adalah 4:3. Jika kamu ingin menggunakan 3:2 seperti DSLR pada umumnya, otomatis bagian atas dan bawah lensa akan dipotong.

Saya (pernah) punya olympus E-M5 dan E-M10 dan sangat puas dengan hasilnya. Hasil warnanya sangat colorful, mirip nikon.

Fitur utama Olympus yang paling saya suka adalah stabilizer di sensornya. Jadi, lensa apapun yang kamu masukan (even pakai adaptor) akan menjadi stabil. Bisa pakai slowspeed sampai 1 detik tanpa tripod!

Kamera ini sangat saya rekomendasikan. Coba lihat hasil fotografi jalanan kawan saya kang Sambara yang pengguna EPL-7.

Sebagai catatan saja : Dari 7 buah kamera + lensa Olympus saya, 4 diantaranya pernah masuk service. Dan pengalaman saya service dengan Olympus di Indonesia agak kurang memuaskan. Selalu saja kehabisan spare part dan memakan waktu hingga 2 bulan lebih. Olympus perlu perhatikan quality control-nya dan tentu saja after sales-nya. Dan sepertinya entah mengapa harga olympus di Indonesia lebih mahal jika dibandingkan harga di luar negeri saat dikonversi ke rupiah.

 

3.  Panasonic GF8 ( ± 7 jt rupiah )

GF8
GF8

Saya belum pernah coba kamera ini, tapi pernah mencoba GF7. Tak jauh berbeda dengan E-PL7, kamera ini masih beauty-selfie-centric namun Panasonic terkenal dengan kualitas videonya yang cukup baik.

Kalau untuk foto, saya pilih olympus. Tapi kalau video, tentu panasonic. Tapi, panasonic punya kerjasama dengan Leica yang menjadikan beberapa lensanya sangat ‘leica’ alias mahal. Tapi sangat worthed dengan kualitaasnya kok. Sebut saja panasonic nocticron 42.5 f/1.2 yang bokehnya luar biasa untuk sensor sekecil panasonic.

Panasonic nampaknya kurang gencar marketingnya di Indonesia jadi tak terlalu terdengar.

 

4. Fujifilm X-A2 (± 8 jt rupiah)

Saya juga pengguna Fujifilm, tapi saya kurang suka dengan jajaran kamera low end mereka ini. Berbeda dengan Olympus yang tidak mengurangi ‘tenaga’ pada kamera kelas bawahnya, Fuji nampaknya memangkan prosesor dan RAM kamera ini sehingga terasa agak nge-lag saat digunakan.

Untuk warna, saya akui sangat baik. Apalagi buat kamu pecinta JPEG, fotonya langsung terasa cakep dan minta langsung di print atau diupload ke Instagram! Coba dilihat hasil foto saya saat memotret sebuah wedding.

Build qualitynya sangat plasticky sekali dan terkesan murahan.

Namun saya sangat suka lensa fuji. Mereka punya line up lensa prime yang sangat baik. Sebut saja 16 1.4, 23 1.4, 35 f/2, 56 1.2 dan lain-lainnya. Bahkan, alasan saya membeli fuji hanya karena saya jatuh cinta pada lensa 16 1.4-nya. Lensa ini sangat tajam, setajam silet, hingga merobek-robek dompet saya. Tapi, ya, sudah terlanjur cinta, mau bagaimana? :’)

Saran saya kalau ingin ambil fuji, coba step up ke X-T10, dijamin bakal lebih asik.

Oh iya, untuk sementara ini, lupakan saja kalau fuji punya fitur video recording. Kecuali untuk Fuji X-T2 yang akan launching sebentar lagi.

 

5. Samsung NX3000

Kabarnya sih, samsung sudah mulai meninggalkan bisnis kamera mirrorless. Jadi sebaiknya dihindari.

Tapi, samsung punya line up kamera yang sangat baik, seperti NX1 yang punya fitur jauh lebih canggih daripada rival-rivalnya. NX3000 juga cukup bagus kok. Saya pernah punya dan review-nya ada disini.

6. Sony A5100 ( ± 8 jt rupiah )

A5100
A5100

Kalau menurut saya sih, kamera ini paling all rounded dari semua pilihan low end.

Sensornya bagus, 24 megapixel, ada touchscreen, LCD bisa kedepan, video bisa 1080p 60/50/24 fps, ada wifi dan NFC.

Untuk performanya, walaupun masih dibawah kecepatan Olympus dan Panasonic, A5100 masih cukup baik. Karena ada phase detection, AF continous sony paling bisa digunakan dari mirrorless lain.

Lensanya-pun lumayan lengkap, walaupun yang versi Sony-Zeiss harganya selangit.

Saya suka semua aspek dari kamera ini kecuali : hasil warna fotonya! Ini selera saja sih, tapi entah mengapa saya kurang sreg dengan warna sony yang terlalu ‘digital’

Hasil foto lebih berpengaruh dari lensa daripada kamera. Jadi saran saya sih, kalau kamu punya budget mepet, lebih baik beli kamera yang murah saja tapi lensa yang agak bagus.

Apapun kameranya, yang penting man behind the gun ya? Hehe. Kalau ingin yang lebih murah, kamu bisa beli tipe sebelumnya, bahkan yang second hand. Waktu saya main ke sebuah toko kamera, ada stok sony A5000 (generasi sebelum A5100) dengan harga hanya 5 juta rupiah termasuk lensa. Atau bisa juga beli bekas, karena banyak orang yang ingin upgrade ke model baru dengan menjual kamera lamanya terlebih dahulu.

Jadi, apa kamera pilihan kamu?

Terima kasih!

*Foto produk diambil dari masing-masing official website

210 COMMENTS

      • Bang Wira, mo nanya.. Saya dari dulu suka bgt sama fotografi yg objeknya landscape.. Nahh cuman karna keterbatas budget jd ga pernah kebeli ntu DSLR.. Kira2 camera mirrorless merk apa yg kualitasnya udh lmayan bagus utk dipake outdoor/landscape plus ada lensa fix utk fokus dan blur gt ya Bang, tp budget saya cuma di bawah 4 juta…
        Tolong kasi advice nya ya Bang Wiraa, thanks.. :-)

  1. Kak Wiraaaaa, aku baca sampe abis! Suka! Eh eh, bisikin aku dong di mana kah toko kamera yg ada stok A5000 second hand itu? Aku emang udah memantapkan hati pengen beli A5000. Hihihi.

  2. Barusan aja pegang punya temen, eh maksudnya pegang Fujifilm X-A2 punya temen.
    Jujur aja kurang suka dengan grip nya (terbiasa dengan sony punya saya, yg menurut saya grip pas di lekukan jari).

    Tapi entahlah kok aneh juga, ketika saya pake setting M dan rubah diafragram dan speednya, hasilnya ga keliatan langsung, tp baru keliatan pas pencet tombol shutter release separoh … ga tau deh, mungkin ada triknya kali ya yang saya ga tau hehe.

  3. Aku sekarang pakai Fujifilm X-M1 dan sampai sejauh ini puas pakai itu. Tone foto bagus (sesuai selera), harga di kantong juga masih masuk budget (6.7 juta) dan dengan tambahan lensa 35mm f/1.4, hasil fotonya masih bagus. Sekarang pengen nyari kamera yang bisa ngerekam video. *eh*

  4. nice post kak Wira! udah pake 3 tahunan NX300, so far syukur-nya baik-baik aja. masalah dukungan service center itu perlu jadi pertimbangan jg ya. btw, kalo kamu pilih Olympus apa Fuji kak, untuk range harga yg sama gitu?

    • Untuk range harga ini aku sih pilih sony A5100 hahaha. Kalo milih antara olympus atau fuji aku pilih olympus untuk kelas low-end.

  5. Aku berpuas diri dengan dslr aja dulu kak. Kasihan kalo ditinggalkan walaupun sebenarnya pingin punya mirorless yg katanya kekinian gitu

  6. Mz Wira, sepertinya yang soal warna Sony cenderung ‘digital’ ini perlu diperjelas deh. Karena setahu saya, digital look ini terkait dengan dynamic range yang rendah dan noise color yang mengganggu pada high ISO.

    • Bukan itu mz, kalo DR dan noise sony mah juara. Tapi lebih ke tonality & microcontrast nya agak gimanaa gitu. Gak bisa dibuktiin pake angka juga karena masalah selera sih. Tapi nanti coba aku bandingin head to head langsung dengan kamera lain… (kalo sempet hahha)

      • Nah itu mz. Memang saya mengakui kalau tone JPEG Sony ya gitu deh apalagi kalau ngefoto indoor dan WB nggak dimanualin. Cuma ya karena 90% kamera (Sony) kepakai buat video dan pasti olah warna, jadi kurang paham kalau soal JPEG-nya dibandingin yang lain. Pernah bandingin head to head JPEG-nya sama X-T1 sih (apalagi pakai Provia-nya), ampun DJ cantik bener itu Fuji.

  7. Kak Wira sepertinya kamera udah kaya mainan aja ya..banyak banget punyanya haha
    Kayanya aku lebih milih sony a5100 deh..sensor dan mp-nya lebih gede dari lainnya. Eh kak sebenernya sensor itu pengaruh banget gak sih sama kualitas fotonya? Soalnya bingung milih, ada kamera yg sensornya besar tapi Mp-nya lebih kecil dan sebaliknya..

    • Bantu jawab mz Wira. Ukuran sensor itu pengaruhnya ke rentang dinamis (bagaimana kemampuan menangkap detail highlight sampai shadow dengan baik) dan ke high ISO performance. Semakin besar ukuran sensor, dynamic range semakin baik dan kemampuan ISO tinggi-nya semakin baik (semakin noiseless). Megapixel nanti bakal berpengaruh untuk fleksibilitas saat editing (cropping). Beberapa kamera bersensor besar yang megapixel-nya kecil, biasanya didesain untuk mendapatkan detail video yang baik, istilahnya full pixel readout. Seperti pada A7s, hanya 12MP. Karena jika sensor readout-nya terlalu besar, justru kualtas videonya bakal tidak bagus karena oversharpened yang bakal menyebabkan moire.

  8. Sebagai pengguna Panasonic Lumix GF7, kalau untuk urusan ngeblog ala-ala bagi saya sudah cukup. Tapi kalau untuk hasil foto & video yang lebih profesional dirasa kurang, apalagi waktu utak-atik kamera ini bareng Wira di Semarang, jadi terasa kendala operasionalnya. Ingin upgrade lensa saja deh… tapi lensa panasonic nocticron 42.5 f/1.2 kok harganya 21,5 juta yak? hahaha bisa buat pergi umroh :p

  9. Bulan lalu mau beli Nikon 1 J5 tp setelah pegang barang kayaknya ringkih. Mau beli Canon M10, ternyata reviewnya sama dengan mas Wira, lambat. Nah gw direkomendasikan M2, generasi lama sih tapi masih worthed menurut gw. Dpt 7jt udh dpt adapter, lensa 22 mm dan 18-55 plus flash. Cuma lensanya ga bs diputar kyk M10. Utk video lumayan bagus, tp kalo pgk suaranya lbh kencang harus pakai speaker tambahan lagi.

  10. kemaren ada temen yang nawarin sony A5000 sekitar 4jutaan..gak tertarik sih, karena emang lagi mengidamkan fuji (pengennya XT10-tapi harganya bikin sesek dompet) tapiii setelah bacaa dan mikiiirrrrr.. kenapa jadi tertarik sony yaakk. pengen coba mirrorless soalnya hihihi :))

  11. Saya suka semua aspek dari kamera ini kecuali : hasil warna fotonya! Ini selera saja sih, tapi entah mengapa saya kurang sreg dengan warna sony yang terlalu ‘digital’

    —-

    kalo soal warna kan tinggal bagaimana tangan kita ya, karakter lensa juga bisa berpengaruh…

    aku bingung penjabaran kata digital, Bisa ksaih contoh mas? lalu bagaimana kalo ngambilnya format raw

    • Maksudnya base color si sony ini agak kurang sedap kalo menurut warna saya, cenderung flat dan micro-contrast nya kurang, even buat raw. Padahal kamera kayak olympus dan fuji pakai sensor sony juga, tapi mereka bisa ciptakan warna yang enak dilihat. Tapi ini sebetulnya selera sih mas (yang namanya selera susah kalau didebat hihi_. Mungkin kata ‘terlalu digital’ kurang pas ya. Saya juga bingung mau menyebutnya apa :))

  12. Beda nex7 sama tipe a5000 itu apa sih? Kok dari bentuknya sama.
    Maunya a7 sih, tapi ya nunggu sampai ada yg ngasih gratis aja

    • Seri nex sudah diganti seri Alpha (a). Jadi nex7 ya kamera lama dan tidak diproduksi lagi. Tapi gak sebanding juga, kalo nex7 sekarang penggantinya jadi A6300.

  13. Duh jadi kepikiran pengen naikkin ke seri X-Tsekian sekian gara-gara baca ini hahaha :-D
    Meskipun kameraku gak masuk daftar ini, tapi jujur sih, aku suka warna yang dihasilkan Fuji. Pas pertama kali liat hasilnya, apalagi pas nyobain simulasi film Chrome nya ,,, langsung bilang: ini dia yang saya cari!
    bener banget, gak perlu banyak poles, bisa langsung upload ke instagram udah came :-)

    • Hahaha kameramu ya gak masuk mas, bukan mirrorless (yang bisa ganti lensa) dan range harganya udah beda :))

      Ganti? Kalo kamu mah nambah aja mas hihihi.

  14. Saya sekarang pake Nikon 1 V1 (setelah Ricoh GR rusak). Built like a tank dan cukup puas dengan respons (tentunya gak sebaik Ricoh GR, tapi cukup lah) dan kualitasnya.

    Dibeli bekas dengan harga kurang dari IDR 2jt (termasuk 10mm 2.8).

  15. mas minta rekomendasi dong mau beli kamera mirrorless, niatnya sih mau beli fuji x e2s atau olympus EM5 II atau pentax.. thank you

  16. hi wira…

    mau minta saran nih. mau beli camera mirrorless, bisa untuk selfie, gambarnya tajam, untuk didalam cahaya kurang tetap bagus. pilih fuji film XA2 atau samsung NX3000 atau Sony A5100 ya?. maksudnya wira bilang kurang suka hasil sony karena kurang tajam ya gambarnya kayak hasilnya canon gitu ?

    • Eh…kalo masalah tajam mah semua tajam kok, tergantung lensa. Kalo untuk foto saja, aku pilih XA2. Tapi kalau video, lebih baik sony.

  17. Wll written Mas! Aku suka Sony, karena gampang makenya. Sekarang lagi pindah ke Fuji dan fotoku belum maksimal karena masih belajar hahaha. I miss Sony:D

  18. mau tanya kak, klo untuk lensa fuji yg dimaksud itu (16 1.4) beli dimana ya? dan klo Kamera Mirrorless dari Pentax bagus gak? soalnya harga nya lumayan pas sama saya. thx.

  19. Mas mau nanya” nih, kalo disuruh pilih sony a5000 atau fuji x-a2 bagusan pilih yang mana ya? Sekalian sebutin alasannya juga ya mas hehe
    Mohon pencerahannya :3

  20. Mas, saya mau cari kamera . Budget 4 jutaan. Yang cocok buat foto produk untuk online shop fashion. Saya pernah pakai canon s90. Tapi hasil warna nya , pada warna tertentu misal hijau toska. Atau warna blua Aqua marine sering gak pas gitu lho.
    Kira-kira kamera apa yang bisa menunjang pekerjaan saya itu mas.
    Satu lagi, apa akibat negatif nya kalo kita sering buka tutup batre untuk pindahkan gambar dari micro sd ke ponsel (karena kamera saya tanpa wifi?

  21. Thx sharing ilmunya ni mas. Top!!
    Saya lg ngincer lumix GH3, masi worthed ga ya nyari yg second skrg? Pengennya beli GX8 tp msh tinggi, nengok2 GH3 second kayanya lbh msk budget ini yg bekas. Minta rekomendasi dong mas, mending mana sih sbnrnya ya. Makasih

  22. Artikel yang sangat membantu mas, mantaap. Kalau boleh minta saran, untuk penggunaan ke low light (capturing millkyway), street photography, dan landscape, lebih prefer mana antara Sony A6000 atau Fujifilm X-T10 (karena budget di sekitar 10 jt-an), terimaksih

    • Keduanya bagus. Dua-duanya ada lensa bagus samyang 12 f/2 untuk milky way. Saya punya fuji dan sony. Fuji saya pakai untuk foto, sony untuk video. Jadi kalau ini ya saya pilih fuji.

  23. Tercerahkan, makasih infonya…
    Cuma masih bingung klo menurut mas antara sony A5000 sama lumix GF8 pilih mana yah mas?

  24. Mau tanya klo kamera panasonic lumix gf8, bisa pakai lensa fix Olympus-M.-ED-45mm-f1.8 kak?

    Apakah mouting nya sama??

  25. kak wira , masukannya dong , lagi bingung antara Sony a6000 – Fujifilm Xa2 – ama olympus OM-D E-M10 II , ane masih newbie -,-

  26. Nikon gk masuk yaaa hihi, Sepertinya senasib ama Canon kayaknya utk kelas Mirrorlessnya yaa :)
    NIkon-Canon spertinya “mempersilakan” merek-merek lain untuk memimpin pasar mirrorless.

    Fuji emang videonya gk banget. Panasonic emang bagus utk videonya. Olympus menurut saya terlalu ‘gonjreng’ ahh warnanya.

    Menurut saya A6000 hampir perfect, baik foto maupun videonya menurut saya. Kekurangannya cuman 1, GAK ADA port Microphone external utk bikin videonya, Sony terlalu banyak main monopoli sih soal aksesoris gitu, jd harus beli Mic external-nya Sony juga yg fiturnya lumayan futuristik tp mahal. Ada sih alternatif Mic external lain, yaitu ZOOM H1. hehe..cukup.

    Nice Share kang Wira, Salam Jepret!

  27. Kemarin jatuh cinta sekali ke fuji hanya karena tidak ada barang akhirnya ke sony. Karena warung mereka berhadapan ya sudahlah ambil sony. Bang Wira boleh dong review kamera poket high end.

  28. Hai kak, dengan budget 6 juta. Suka traveling (hiking, mantai, backpackan) itu better brand apa ya? Seriously saya bener2 buta hehehe

  29. Mas wira,boleh minta saran tidak kalau untuk bener pemula dengan budget ngepas maximal 7,5jt lebih bagus pilih sony atau fuji atau canon? Kebutuhan untuk foto liburan,foto dan video makanan utk jualan online mas. Kalau beli second sebenernya yg harus diperhatiin apanya mas?

  30. Mas Wira, sesuai dengan rekomendasi nya akhirnya kemarin saya beli juga Olympus pen EPL7, mumpung ada promo di salah satu toko kamera besar di Jakarta, kayaknya mau launching EPL8 makanya yang seri 7 di sale abis. Awalnya kepengen Fuji XE2 tp berhubung paket dengan kit mencapai belasan juta (biarpun ngiler ama lensanya) tp berhubung saya putuskan step awal jangan terlalu berlebihan tapi harus berkualitas. Hasil foto dari kang Sambara jg jadi referensi saya. Lagi nyari momen yang pas nih buat hunting landscape n ngetes kualitas EPL7 yang mumpuni.

  31. mas, boleh minta saran.. kalo kamera mirrorless yg bagus buat motret katalog” baju gitu pake apa yah? kalo bisa sih yg warnanya mirip sama asli gitu.. canon m10 bagus ga yah?

  32. Saya pakai Fujifilm XA-2 hasil fotonya sangat memuaskan tone warnanya natural tidak “Over” / terlalu “ngejreng”/”Digital ” seperti pesaingnya , tombol tombol manualnya sangat memudahkan utk setting iso,kecepatan dll. Hasil Videonya di full HD juga bagus dan tajam tidak mengecewakan ,jadi tidak benar kalau video XA- 2 jelek.

  33. Kak wira mau nanya nih saya tertarik mau beli fuji, klo kak wira jadi saya mending ambil fuji XT-10 atau nunggu XA-3 keluar? Secara dari resolusi XA-3 lebih tinggi dan baru

    Mana yang lebih baik untuk travelling menurut kak wira

  34. kak wira, kalau xa2 dibilang videonya kurang bagus dari segi mananya ya? maksudnya focusnya or apanya? soalnya aku lgi jatuh cinta sama fuji (niat beli yg xa2) tp butuh untuk vlogging jg huhu. mohon pencerahannya

  35. Artikel yg bagus..
    Saya pemula pingin belajar2 ttg fotografi. Pinginnya saya beli mirrorless dl karena praktis. Saya bingung mau ambil X-A2 atau PEN E-PL7. Di berbagai website emg bilang e-pl7 lbh unggul. Tp saya suka warna hasil foto x-a2 ky di instagram fotografer org thai. Saya sendiri sih blm pernah lihat comparison hasil foto x-a2 sama e-pl7. Jd menurut anda lbh bagus mana buat hasil jepretan dan warnanya? apalg kl dgn lighting cuaca “indonesia” gini lbh bagus mana ya?
    Mohon bantuannya

  36. Sore kak wira, mohon saran dong panasonic lumix gm 5 bagus ga? Saya newbie dan mau bongkar celengan untuk kamera pertama ku.
    Terima kasih atas jawabannya

  37. Kak, kalo mirrorless vs dslr saya tertarik canon m3 sama canon 600d. Kalau untuk kebutuhan selfie dan foto sehari-hari bagus mana ya? Saran dong kaa hehe

  38. Minta rekomendasinya, untuk entry level penggemar street & HI, kadang penggunaan low light outdoor street HI dan low light indoor dokumentasi acara, budget terbatas, ingin upgrade dari Canon 1100D, sebagai hobi saja, mana yang lebih baik Sony a5000 atau menabung untuk Sony a5100
    Dan apakah kamera second dapat menjadi pilihan?
    Terimakasih

  39. Dear mas wira.. dari kamera2 diatas kira2 apa yg paling mumpuni untuk beautyshoot. Minimal untuk selfie makeup lah..krn sy usaha salon buat dokumentasi sendiri. ? sy msh pemula hehe.

  40. Pak Wira… tumpang tanya sama Senior… kalo saya mau upgrade dari X100s mending fuji type yang mana ya… sy pengen lensanya bisa ganti…

  41. Halo mas Wira, sy baru2 aja tertarik ini model kamera. sy masih awam banget, gapernah main2in kamera gini, tp pengen punya karena sering liat hasil foto2nya lumayan bagus.. pas tanya sih itu katanya kamera mirroless entah apa typenya.. pengen beli, tapi lagi cari tau yg cocok tuh apa ya. karena karga2nya yg cukup tinggi jadi gamau salah beli mas, maklum kantong mahasiswa hihihi.. bantu di jawab atuh ya mas, terimakasih :))

  42. Isi blognya bagus kak, tapi aku masih bingung. aku pemula sih, punya dslr tapi ngerasa ga nyaman buat bawa kemana mana, dan berat juga buat record video sambil main. Pengen mirrorless tapi tergiur nya sama canon g7x, tergiur juga sama sony dan fuji. Bingung kak hehe. Makasih postingan ini banyak ngasih ilmu dan bikin aku bimbang hehe

  43. Ka wira, aku mau beli kamera mirrorless, ga paham yg bagus yg mana, tp kalo yg bagus untuk di intagram & buat vlogging kira” apa ya? Bajetnya sekitar 6jtan

  44. Mas, mohon info nya.
    Saya pemula ingin mirrorless dengan budget max 8jt. Inginnya camera dgn kualitas video yg bagus.
    Hasil ubek2 gugel sana sni, katanya Lumix g7 / gf8 lah yg cocok dengan keperluan saya. Apakah ada komen utk produk tersebut ?

    Opsi lain sih: a6000 & x-a3

    Atau mas ada rekomendasi lainnya ?

      • ternyata sold out dimana2 si g7, mas.
        tnyata ada lg yg bisa 4k, Jj5… ada komen soal nikon 1 J5, mas ?

        lebih nyaman ambil yg mana kl dari 3 paket dibawah ini, mas ?

        Nikon 1 J5 Kit VR 10-30mm f/3.5-5.6 PD-ZOOM
        Nikon 1 J5 Kit VR 10-30mm + VR 30-110mm
        Nikon 1 J5 kit VR 10-100mm f/4-5.6

        Thanks yoo

  45. Pagi, kak mau tanya bagus fujifilm X-A10 apa canon Eos M3 ya ? Dari harganya hampir sama (lensa standart) 6jutaan. Tapi untuk fuji hanya 16MP dan belum touchscreen sedang Canon Eos M3 24MP dan sdh touchscreen. Terima kasih.

  46. Saya lagi bingung mau pilih kamera yg mana untuk kamera pertama saya:

    – fuji XA2 8.5jt (60-150mm + 50-230mm)
    – sony a6000 8.jt setelah cashback (16-50mm)
    – olympus pen e-pl7 8jt (14-42mm II R)
    – eos m3 6.7 jt

    Saya akan pakai untuk foto2 pemandangan dan keluarga saat jalan2. Yang mana yg lebih bagus untuk foto landscape tanpa perlu membawa tripod ato beli lensa tambahan? Foto low-light juga lumayan butuh untuk sore-malam hari. Fitur selfie tidak tralu penting.

    Mohon pencerahannya mas, trima kasih.

    • Kamera itu hasilnya tidak akan berbeda jauh. Kemampuan low-light juga sama. Kalau yang nggak perlu bawa tripod cari lensa yang ada stabilizer-nya (atau olympus seri OMD yang ada stabilizer di body)

  47. halo mas wira! reviewnya membantu sekali hihi sampe saya baca bolak balik bolak balik beserta jawaban mas wira atas komen2nya :”))

    dan akhirnya tergiur pilihan antara X-A2 atau A5100 klo mau videoan.
    teruuus ini bikin galau, diakhir tulisan mas wira menambahkan lebih penting lensanya daripada kameranya, jadi mending kamera lebih murah tapi lensa agak bagus hahaha.
    saya cek cek untuk kit standar 2 kamera tsb pake 16-55m. nah apa lensa tersebut sudah agak bagus ya mas?
    atau A5000 saja, tapi ambil lensa lain?

    trims atas jawabannya ya mas :)

  48. Mas wira, sy butuh rekomendasi dong buat sy yg gak paham2 betul dengan kamera, tp akhir2 ini sy browsing tntg kamera karna untuk kebutuhan jualan dan utk rekam video. Dan kepincutlah sm mirrorless, kira2 rekomendasi yg pas untuk sy mirrorless yg seperti apa dan butuh lensa yg bagaimana ? Rekomendasi seken juga gpp mas yg lowbudget hihihi.. Thanks yaa mas, ditunggu rekomendasinya :D

  49. Jadii.. singkat cerita newbie bgt dan pgn beli mirrorless.
    Gegara baca review ini memutuskan unt beli sony. Dan yg masuk budget sony a5000, udah fix beliii .. tapi pas beli ditawarin “peperintilan” gitu sama mba2ya dari anti gores, uv protect, cpl, cleanser, tripod, aplgi smp lupa gituu .. pokoknya ttlnya sd 1.5 jt (laahh gajadi ngirit dn g ngerti juga itu ptg atau g 😂). Tnya mb2nya ktnya ptg semua.. Naahh klo mnrt mas wira yg “harus” bgt apaya .. biar ga overbudget aja . Hehe .. thank you

  50. halo mas wira,
    Mohon bantu rekomendasi boleh?
    mending sony a6300 atau fuji atau olmypus(yang sama kelasnya dgn a6300)
    makasih sebelumnya mas wira

  51. Haloo mas Wira.. Mau tanya mohon dibantu jawab ya mas (newbie). lebih recomended mana Sony Alpha 5100 atau Fujifilm X-A3? Makasih sebelumnya mas 😊

  52. Ka wira tolong bantu jawab ya..
    kalo buat Hasil Foto lebih bagusan Canon m3 atau G7x mark 2 ..

    Tolong di jawab ya ka…

  53. mas wira, minta rekomendasinya dong kamera morrorless baru atau secound yg ckup bagus utk foto & vdeo bagi pemula. saya ada budget 5jt an. rencananya buat fto” produk olshop &pke sndiri sih. mohon bntuannya yaa, makasihhh ^^

  54. mas mau tanya sony a5000 lensa yg murah buat foto harian kayak foto manusia di alam gitu aq gak tau nama bhsa fotogrphynya jd bilang gitu kira2 apa ya..? rentang harga 1-2jtan..karna ku rasa lensa kitnya kurang tajam..beda bgt hasilnya sm canon dslr 1300Dku..size hasil foto juga gak segede kmera dslr kira2 settingnya apa yg salah..mohon pencerahannya..

  55. mas wir reviewnya keren bgt sih, sangat mengedukasi buat orang2 spt sy yg msh blank bgt mslh kamera tp pengen mencoba belajar kamera,
    mau tanya mas ada rekomendasi kamera yg pas buat sy gak? krn jujur sy blm pernah nyoba satu kamerapun jd coba rekomendasiin kamera yg pas buat pemula spt sy mas.
    budget max 8jt.
    nuwun mas wira.

    • Mas Wir… Mirorless buat travel, landscape, street, potrait, wedding, low light photo dan video…budget 10-15jt yg mana ya? banyak nanya nih mas:
      A. Klu lumix GX85 (alasan krn budget, 4K, touchscreen, dan dual is… tapi no port mic) gmn mas? Klu G85 lebih oke krn weather shield dan ada port mic-nya, tp tentunya lebih mahal
      B. Apakah panasonic hasil fotonya sehebat hasil videonya yg sudah lebih dulu terkenal
      C.Tolong rekomendasinya yg mana ya mas… boleh fuji ato olympus (knp tidak Sony..krn denger2 system dan lensa nya mahal..hi..hi..)
      D.Utk keperluan cetak A2…apakah lumix, fuji, ato olympus 16mp bisa sebanding dgn sony yg 24mp
      E. Suwon sanget yo mas…

      • A. GX85 atau G85 sangat worth menurut saya. Tapi saya bakal menghindari GX85 karena alasan yang kamu sebutkan itu.

        B. Menurut saya cukup. Saya pernah pakai GX7 untuk foto dan saya sangat suka hasilnya. Cuma yang harus diingat aspect ratio nya 4:3 dan low lightnya tidak akan sehebat sensor APS-C

        C. Fuji untuk video baru bagus seri xpro2 dan xt2. Harganya lumayan. Tapi sangat recommended. Saya pakai xt2 sekarang.

        D. no worries. kalau cetak A2 pasti dilihatnya dari jarak satu meter lebih kan. Saya rasa nggak masalah. Silakan dicoba aja mungkin, banyak sample photo bertebaran di internet.

        E. Semoga membantu.

        • Makasi mas atas pendapatnya diatas…XT2 ya…berrrrat jg mas budget nya. Ngumpulin duit dululah mas.. hi.. hi..Lensa all around dan landscape rekomendasi mas wir apa mas? XT1 dgn XT2 bedanya sangat significantkah mas?

        • 10-24, 16-55, 18-55. Tapi kalau saya pakainya 16 1.4 karena aperturenya. XT1 ke XT2 fotonya tak terlalu jauh. Tapi videonya bagai langit dan bumi.

  56. siaang maas boleh minta rekomendasinya? saya pemula pengen beli kamera biar bisa buat ambil semua moment aja.. lebih pentingin hasil foto tp harganya ga yg mahal bgt juga.. mending ambil yang mana ya mas? kalo fujifilm xa3 sama canon eos m3 mending mana? atau ada saran lain?makasiih

  57. malam mas.. mau tanya..
    saya pemula banget, saya ga tau apa2 tentang mirrorless..
    saya cuma butuh utk travelling, buat foto dan video..
    lebih recomended mana antara canon m3/m10 sama sony a5000/a5100?
    saya butuh banget sarannya.. karna hampir tertarik samsung nx, kalo seri fuji belum nyampai duitnya hehehe..
    trimakasih mas..

  58. jadi sekali lagi lebih bagus beli fuji xa2 atau sony5100 buat pemula dengan kamera mirrorless, beneran galau ini mau beli. keperluan buat selfie selfie foto makanan pemandangan dll. makasih mas

  59. Mas. Alhamdulillah bgt aku nemuin blog ini. Aku pengguna Fuji XA2 sebelum nya, dan mau jual krn pengen upgrade ke Fuji XA3. Nahh mnurut mas wira gimana?? Soal nya aku mau pake buat bikin vlog, tapi aku jg suka foto” ootd. Mnurut mas ada rekomendasi yg lain selain XA3?? Takut nya ntr focus nya sama kaya XA2 pas video. Susaaaahhhh banget focus nya. Tolong jawab yaa mas. Makasii

  60. Masih menunggu jawaban.. Bagus mana antara fuji xa2 dengan canon eos m3.. Keperluan poto beauty closeup..tq mas wirA

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')