• Skip to main content

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Review / Camera Review / Mencoba Mirrorless Fuji X-T1 Untuk Memotret Wedding ( plus X-PRO 2 preview! )

Mar 22 2016

Mencoba Mirrorless Fuji X-T1 Untuk Memotret Wedding ( plus X-PRO 2 preview! )

Ini pertama kalinya saya memotret wedding menggunakan kamera mirorrless, khususnya Fuji XT1. Terakhir kali saya memotret wedding, saya masih memakai Canon 5d si full frame tua yang klasik itu. Saya agak skeptis dengan kemampuan AF mirorrless sampai saya mencoba Olympus EM5 beberapa tahun lalu.

Untuk Fuji sendiri, saya baru merasa XT1 adalah kamera fuji yang benar-benar bisa diandalkan AF-nya. Generasi sebelum itu, seperti XPro1, XE1, saya tak bisa percaya karena kemampuan AF-nya dibawah standar saya. Meskipun saya lebih suka warna Fuji dibanding kamera lainnya, tapi kemampuan AF, kecepatan handling, tak bisa membuat saya beralih dari micro 4/3.

Untuk memotret pernikahan kawan saya ini, saya berkesempatan menggunakan Fuji X-T1 dengan lensa 16 1.4 dan 35 1.4. Kamera Olympus EM10 saya kenakan lensa tele 40-150 untuk momen yang dimana saya tak bisa mendekat. Rekan saya om Bolang juga pakai kamera micro 4/3 Panasonic GX7 untuk mengambil video. Saya sangat berharap fuji memperbaiki kualitas videonya karena saya sangat suka output warna fuji. Pasti terlihat sangat bagus di video. Untuk saat ini, kamu pasti bercanda kalau menggunakan fuji untuk video hehe.

Saya mulai saat si pengantin dandan di kamar hotel. Disini saya cukup pakai 16 mm saja. Lensa ini sangat cantik. 16 mm di Fuji ekuivalent dengan 24 mm di full frame. Namun diafragma 1.4 tetap membuat lensa ini bisa memisahkan object dengan background.

Baik, mari lihat foto-fotonya dulu.

fuji 16 1.4
Wide angle tapi ada ‘bokeh’ nya | XT-1, 16mm 1.4
dandan mz?
dandan mz? | XT-1, 16mm 1.4
Ini dari file raw, karena yang jpeg si gunung tangkuban perahu di belakang tak bisa di recover highlight-nya.
Ini dari file raw, karena yang jpeg si gunung tangkuban perahu di belakang tak bisa di recover highlight-nya. | XT-1, 16mm 1.4

Lensa 16 1.4 sangat cepat AF nya dan akurat. Lain cerita dengan si 35 1.4, lensa ini agak terasa pergerakan motornya dan AF nya lebih lambat dibanding 16mm. Sepertinya sudah diperbaiki di lensa 35 f/2 yang baru.

Apalagi kalau focus saat keadaan subjek backlight. Good luck saja kalau pakai lensa 35 1.4.

Sehabis akad | XT-1, 35 1.4
Sehabis akad | XT-1, 35 1.4
wedding-fuji-XT1-24
XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
Duh matamu berlinang mz | XT1, 35 1.4
fuji XT1 wedding
*hiks* | XT1, 35 1.4
fuji XT1 wedding
Lempar koin yang ternyata diganti permen | XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
Mz.. | XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
Mz, masa nikahan masi ngebuzz aja? | XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
Para bapak dan ibu undangan. Skin tone enak banget ya fuji | XT1, 35 1.4

Mungkin karena pernah menjalani bisnis slide dan film negative untuk kamera analog dulu, fuji jadi mengerti warna yang renyah. The thing is, warna fuji tidak merepresentasikan kenyataan. Tapi entah kenapa, enak dilihat. Fuji Provia, settingan standar saja sudah..ah gimana menjelaskannya ya, semua foto disini pakai provia saja tanpa diatur macam-macam.

Saya juga senang dengan settingan classic chrome, mirip seperti tone warna “positive film”-nya Ricoh GR yang juga saya miliki. Klasik, rendah saturasi, dengan kontras tinggi menyajikan warna yang sangat subtle. Tapi jika high-iso jpeg saya merasa dynamic range menurun drastis sehingga micro-contrast (misalnya detail rambut menjadi hitam, hilang detail) menjadi menurun.

Look at these healthy skin tone directly out of camera : 

Yang  foto om  mister ini benar-benar jpeg asli dari kamera. Film simulation fuji provia. Joss.

Fuji X-T1, 35 1.4
Fuji X-T1, 35 1.4
fuji XT1 wedding
XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
XT1, 16 1.4
fuji XT1 wedding
Para Tuan & Nyonya hadirin.
fuji XT1 wedding
Mb itu istri orang jangan di embat… | XT1, 35 1.4
fuji XT1 wedding
Wihh pake Osmo | XT1, 16 1.4
Who's next?! | XT1, 35 1.4
Who’s next?! | XT1, 35 1.4

Kesimpulan

  1. Lensa 16 1.4 adalah salah satu lensa terbaik fuji. Lensa lebar dengan aperture tinggi membuat hasil fotonya unik. Sangat cocok untuk foto dokumenter. Mungkin kalau disuruh memilih satu lensa saja untuk dipakai, saya akan memilih lensa ini. Belum ada merk mirrorless lain yang punya lensa seperti ini (kecuali DSLR, banyak hehe). Olympus punya 12 f/2 yang juga bagus namun masih karena 16 mm ini punya 1.4 tetap saja hasilnya lebih “3d”
  2. Lensa 35 1.4 secara optik sangat bagus. Namun AF masih payah jika cahaya backlight ataupun kondisi low light.
  3. XT1 sudah sangat mumpuni untuk memotret dengan pace yang tinggi seperti memotret wedding. Walaupun saya belum coba C-AF nya. Saya masih belum percaya ada mirrorless yang C-AF nya bisa dipakai secara professional.
  4. Baterai dari full hingga kosong saya hitung sekitar 250 frame dengan menggunakan EVF. Bawalah sekitar 3-5 buah untuk pemotretan seharian.
  5. Warna jpeg fuji untuk skin tone sangat mantap. Sekian.
  6. Tapi saya sulit mengemulasi warna jpeg fuji jika memakai RAW. Jadi lebih kekuningan. Saya pakai Adobe lightroom btw.

Overall, baru kali ini saya tidak berkata “meh” kepada fuji. Saya bahkan mencoba kamera terbarunya yaitu fuji X-Pro 2 yang terbaru dan saya merasa kamera ini baru betul-betul yang standar teknologinya menyamai merk-merk lain. Contohnya saja saat mengakses menu dan memilih salah satu option, misalnya memilih kualitas foto — kamera akan butuh loading sekitar 2 detik untuk mengganti setting. Di X-Pro 2 semuanya serba cepat. Handling sangat meningkat apalagi dengan ditambahkannya joystick untuk memilih langsung titik autofokus ( seperti canon 5d/1d series) Autofokus sangat terasa perbedaannya di low light, EVF tidak lagi nge-lag. Hanya saja yang saya sayangkan LCD nya fixed tidak bisa bergerak, dan dial ISO yang desainnya sangat bagus namun sama sekali tak praktis karena harus mengangkat dial shutter speed baru bisa memutarnya.

Lihat dial iso nya?
Lihat dial iso nya?

High ISO-nya pun sangat lumayan. ISO 12.800 nya adalah native dan bukan di-push. Ini contohnya. Tapi ini jpeg ya, saya belum bisa buka file RAW-nya yang besarnya 50 mb satu foto itu (uncompressed):

ISO 3200 | X-Pro 2, 100-400 mm
ISO 3200 | X-Pro 2, 100-400 mm
ISO 6400 | X-Pro 2, 100-400 mm
ISO 6400 | X-Pro 2, 100-400 mm
ISO 12.800 | X-Pro 2, 100-400 mm, masih usable
ISO 12.800 | X-Pro 2, 100-400 mm, masih sangat bisa digunakan.

Saya cukup tertarik dengan fuji X-Pro 2 ini, jika ada kesempatan saya akan segera menulis review tentang kamera ini.

Terima kasih!

Thanks buat mb Yuki atas foto saya. Diambil pakai fuji X-T10 yang kurang lebih sama dengan X-T1 dengan body lebih mungil.
Thanks buat mb Yuki atas foto saya. XT1 dan EM10. Diambil pakai fuji X-T10 yang kurang lebih sama dengan X-T1 dengan body lebih mungil.

—

Disclaimer : Post ini tidak disponsori oleh siapapun kecuali yang lagi baru saja manten diatas.

Written by wira · Categorized: Camera Review, Review · Tagged: fuji xpro2 preview, fuji xt1 wedding

Reader Interactions

Comments

  1. @eviindrawanto says

    22 Mar ’16 at 15:24

    Hasilnya bagus banget Mas Wira. Modelnya aku juga kenal kayaknya. Kenal di dumay sih :)

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’16 at 15:46

      Model yang mana mba? Yang foto paling bawah? #eh

      Reply
  2. teronggemuk says

    22 Mar ’16 at 15:39

    Bused cakep amat Wir hasilnya. Kapan gua diajak foto-foto? Yang deket aja Wir. Kota Tua gitu. Hahaha…

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’16 at 15:47

      Kalo kamera plus lensa seharga DP rumah di pinggiran bekasi ini gak bagus udah gue lempar ke laut mba. Hahah ayo lah kalo mau motret colek gue ajaa. Sama colek mba Nia. #eh

      Reply
      • teronggemuk says

        22 Mar ’16 at 17:39

        Ya Allah untung gue gak sok-sok-an nanya harganya berapa… Jadi lemes. Haha!

        Reply
  3. Yuki Anggia Putri says

    22 Mar ’16 at 19:10

    hmm, setuju mz wir, aku suka pakai classic chrome karena kece banget tanpa perlu edit ini-itu bisa langsung upload.

    jadi, apakah mz wir bakal pindah keyakinan? hahaha!

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’16 at 19:14

      Akuh mau poligami aja kak? Kamu masih mau sama aku? *ngomong sama XT10*

      Reply
      • helterskelter says

        22 Mar ’16 at 21:34

        *umpetin ke ketek* :p

        Reply
  4. niken cantik says

    22 Mar ’16 at 19:16

    jooosss abis, harganya…. *batuk batuk*

    Reply
  5. evan says

    22 Mar ’16 at 20:17

    pake 16mm n 35 mm brarti 2 body?

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’16 at 20:28

      Karena body fujinya cuma satu jadi ganti-ganti lensa mas.

      Reply
  6. tipsfotografi.net says

    22 Mar ’16 at 20:36

    Hasilnya sadis mas, harga kamera dan lensanya mamasayangeeee

    Reply
    • wira says

      23 Mar ’16 at 04:37

      Heheh iya sadis mas, saya juga cuma minjem kok hahahaha.

      Reply
  7. tomfreakz says

    22 Mar ’16 at 21:17

    baru mampir lagi.

    Nah gini dong… balik lagi ke web yang widthnya lebar, ngeliat fotonya kan jadi maximal kk. :D

    anyway… cobain motret wedding pake X100S atau T wir..

    Reply
    • wira says

      23 Mar ’16 at 04:38

      Wahhhahaa X100T ya..menarik sih, tapi lebih tertarik X70, pengen bandingin sama Ricoh GR hihi.

      Reply
  8. Prasetya Aditama says

    23 Mar ’16 at 11:14

    manteb bgt mas, recommended nih
    tp saya masih pakai XT10 :D

    Reply
    • wira says

      23 Mar ’16 at 14:47

      Sama aja kok XT10 hasilnya cuma lebih mungil hehe

      Reply
  9. bukanrastaman says

    23 Mar ’16 at 13:09

    suka banget ama tone warnanya,,

    ciamik,

    Reply
    • wira says

      23 Mar ’16 at 14:47

      Iya, itu tone warna fuji memang cuantiikkk

      Reply
  10. Rifqy Faiza Rahman says

    7 Apr ’16 at 18:03

    Seger bener fotonya. :D

    Jadi kepengen kan :3

    Reply
  11. Lensa Nasrul says

    23 Apr ’16 at 12:35

    Cuma bisa geleng geleng mas, luar biasaaak :D

    Reply
  12. Mira Afianti says

    24 Jun ’16 at 13:01

    Wirrr kalo aing nikah fotoin juga dooong ntar

    Reply
  13. nahri says

    30 Jun ’16 at 03:11

    mas wira, mau sedikit nanya2..saya ada rencana beli fuji xt10..budget udah saya siapkan sesuai dgn harga d situ tokocamzone. tapi saya kaget, di situs fokusnusantara dan jpc kemang harga ternyata beberapa juta lebih mahal. kira2 ini kenapa ya? setau mas wira sekarang xt10 dijual berapa? mungkin pernah survey hhe
    terima kasih

    Reply
    • wira says

      30 Jun ’16 at 07:26

      Setahu saya di toko camzone bukan distributor resmi, jadi barangnya bukan garansi resmi fuji Indonesia. Garansi ke fuji langsung nggak ada, jadi lebih murah. Kalau mau aman sih ambil yg resmi aja di focusnusantara atau jpckemang

      Reply
  14. Yudi says

    20 Jul ’16 at 03:01

    semua bahasa matematika nya saya masih bingung :)
    tapi gpp,, paling tidak saya sedikit paham, bagaimana memilih kamera yang cocok di kantong :D

    Reply
    • wira says

      20 Jul ’16 at 10:18

      Harga gak akan boong kok mas haha

      Reply
  15. Sandi Iswahyudi says

    20 Jul ’16 at 08:18

    mantap hasil foto-fotonya mas. cakep, sudah lama tertarik ma fujifilm. tapi kalau baca ulasan mas, mending beli yang x-T1. kalau gak salah harganya 10an ya mas? hehe

    Reply
  16. BaRTZap says

    20 Jul ’16 at 22:56

    Bokeh dapat, detailnya juga tajam ya Wir, sampai detail-detail di wajahnya juga jelas banget. Ini warnanya asli atau digocek sedikit kah? Seperti agak-agak HDR gitu rasanya.

    Reply
    • wira says

      21 Jul ’16 at 05:29

      beberapa ada yang angkat shadow sih soalnya rada gelep.

      Reply
  17. Energy Giver says

    11 Aug ’16 at 16:14

    Nice shots, hasil foto-foto nya bikin ayem lan tentrem. Oya, warna theme blog-nya juga ayem and tentrem. Makasih bro, bermanfaat banget buat nubi seperti saya. Salam kenal, Nano “Energy Giver” :-)

    Reply
  18. rangga says

    13 Sep ’16 at 10:22

    Mas Wira, kalau boleh tau untuk foto “Who’s Next” (tamu undangan lagi nangkep bunga) itu settingannya apa ya? saya (nubie) make X-T10 + 35mm f2 dan terus terang sampe sekarang susah bgt nangkep moving objects, pasti ada bagian blur nya. Kadang kalo udah frustasi suka switch ke auto mode semua (shutter speed + aperture + ISO) padahal ngincer aperture priority.. udah auto malah blur nya suka tambah banyak :)) disitu kadang diriku merasa hina :’)

    Mohon bimbingannya, Mas :D

    Reply
    • wira says

      13 Sep ’16 at 13:20

      Itu pake mode aperture priority di f/1.4 aja mas. Aperturenya yang auto saja. Kalau momen gitu sih masalah kesigapan aja ok hehe.

      Reply
      • rangga says

        14 Sep ’16 at 14:21

        f/1.4 ya.. pantes bokehnya legit hehe.

        nah itu dia mas, kalau aperture saya jadikan auto kayaknya kurang gimanaaa gt ehehe. kalau settingan shutter speed yang dimaenin bakal lebih mencegah foto blur ndak ya?

        Reply
        • wira says

          15 Sep ’16 at 06:39

          Tergatung action yang mau ditangkep mas. Shutter speed lebih tinggi ya pasti mencegah foto dari shake. Kalau saya prefer aperture-nya manual, sisanya auto.

        • rangga says

          16 Sep ’16 at 07:19

          siap Mas.. thanks buat pencerahannya :D

  19. IG @nnoart says

    18 Sep ’16 at 04:19

    Wow keren..
    Biasanya selalu lihat update feed mas Wira lebih banyak foto-foto pemandangan/landscape
    Tapi ternyata bisa juga toh main ke wedding photography

    Mantaplah tipsnya
    Bisa dicoba kapan-kapan, klo perlengkapan juga sesuai :)

    Reply
  20. Ade says

    2 Oct ’16 at 00:14

    mantep bener nih kamera sumpah gua jadi pengen hahaha
    http://otodrift.com/5-mobil-bekas-terbaik-harga-60-jutaan/

    Reply
  21. Muhammat Rasid Ridho says

    3 Oct ’16 at 00:55

    Betul betul tajam hasilnya.
    Pingin beli ah.

    Check di google harganya, langsung minder.

    Reply
  22. dewinielsen says

    7 Oct ’16 at 01:21

    Nice article mas Wira, aku jadi ngerti banyak ttg mirorless…aku cuma punya DSLR 750 sama 7100…beraaaat…habis jalan, minta dipijet :D ha ha ha…makanya lagi nyari2 article tentang mirorless ini. Tadinya tertarik banget ama Fuji X-T10 …tapi setelah baca ..mikir2 lagi…Thanks ya …Salam dari Denmark

    Reply
  23. Anonim says

    12 Oct ’16 at 22:09

    Kalau pake lensa 27mm f2.8 apa dapat tone begitu juga bang wira?

    Reply
    • wira says

      13 Oct ’16 at 10:02

      Kayaknya selama pake kamera fuji ya warnanya begini. Kalo lensa paling pengaruh ke microcontrast.

      Reply
      • Anonim says

        15 Dec ’16 at 10:26

        Cara bikin folder foto di xt1 gimana ya bang wira?

        Reply
        • Anonim says

          15 Dec ’16 at 10:28

          Sekalian mau nanya bang, microcontrast itu apa ya?

  24. hendra tkr says

    24 Oct ’16 at 22:48

    Mau minta saran. Lebih bagus mana. Antara xt1 dengan xpro2 ?

    Reply
    • wira says

      25 Oct ’16 at 07:28

      Jelas Xpro 2 karena lebih baru kalau secara teknologi. Dari dua kamera ini berbeda bentuknya, jadi selera saja.

      Reply
  25. gita says

    15 Nov ’16 at 18:06

    Mas aku masih dilema antara mau fuji film xa-2 apa canon m3. Aku ngeliat hasil foto orang warna foto pada si fuji normal normal saja. Tapi pas waktu dicek ke konter kamera saya liat hasilnya warna hijau gituu. Jadi jauh sama hasil yang si canon lebih fokus pula. Itu kenapa ya?
    Minta ilmunya sedikit hehe

    Reply
  26. Santy Lesmana says

    24 Nov ’16 at 17:53

    Cakep banget hasil XT -1 #meler

    Reply
  27. Dwi Ari Mutia says

    24 Jan ’17 at 22:24

    Bang wira, kalo kamera xa3 sama x-t1 bagusan mana ya?

    Reply
    • wira says

      24 Jan ’17 at 22:27

      xt1 lah…

      Reply
  28. Aries Piskha says

    28 Jan ’17 at 20:45

    nice share & nice pict…. #terfujilah :)

    Reply
  29. Sky Walker says

    28 Jan ’17 at 20:47

    sadiiiis foto-fotonya…

    Reply
  30. Mika says

    6 Feb ’17 at 06:53

    Mas Wira, setelah saya baca blognya mas wira, saya langsung cari XT-1 kok sudah di discontinue yaa..

    Yang masih ada XT-10.. Perbedaan XT-1 sama XT-10 signifikan gak mas? Mohon pencerahan

    Reply
    • wira says

      6 Feb ’17 at 09:56

      karena baru saja muncul X-T2. Kalo kualitas foto tidak terlalu berbeda. Cuma beda fitur2 premium seperti weather sealed, continous shooting, dll

      Reply
  31. Fakhrul Alberto Azmi says

    6 Feb ’17 at 17:02

    Salam knal mas wir, ane baru semalam ngambil x-t1, dan lagi belajar2 tentg mirorles, (migrasi dari 6d) heheh, mau nanya kalo di xt1 untuk munculkan tanda focusingnya dimana ya, biasa kan ada kotak putih di canon kalo udah focus dia jd merah dan bunyi tit, kalo di xt1 dimana y?? Makasihh sebelumnya

    Reply
  32. Rama says

    12 Mar ’17 at 13:31

    Mas Wira, bagusan mana XPro2 dengan XT2 ? Liat hasil foto di google kayaknya lebih bagusan XT2 yak? dan lebih simple juga make nya hehehe :D

    Reply
    • wira says

      12 Mar ’17 at 16:25

      sensor xpro dan xt2 sama, jadi harusnya hasilnya mah sama sih :)

      Reply
  33. Andri agustiangga says

    21 Mar ’17 at 17:13

    Salam kenal mas wira,saya andri. maaf sebelumnya saya baru kenal mas wira,hehe. Tp dari review singkat yang mas kasih tentang si fuji ini bikin saya jadi faham,artinya masnya emang master dari master *eaak.
    Jadi gini mas saya mau tanyak,dengan budget saya yang sedikit (2.5jutaan) kira kira saya bisa dapet kamera apa ya mas? Atau prosummer apa yang kira” mantep dan cocok buat pemula seperti saya? Rencananya akan saya gunakan untuk foto makanan,dokumenter,dll :). Terima kasih,saya tunggu jawabannya master :v wkwk

    Reply
  34. Rafiah Rusyda says

    21 Mar ’17 at 23:45

    Mas Wira kalau perbandingang fujifilm XA3 sama XT 1 ini lbh recomended mana ya buat sy pemula untuk foto product baju yg harus focus on model…makasih 😊

    Reply
    • wira says

      22 Mar ’17 at 10:50

      xt1 lebih enak dipakai

      Reply
  35. gio says

    14 Apr ’17 at 12:32

    Keren juga nih mas… mantaplah kedepannya

    Reply
  36. Aryakmd says

    3 May ’17 at 10:47

    Mas Wira minta pendapatnya dong, saya masih bingung nih antara memilih mirrorless Fujifilm x t20 kit dengan DSLR Nikon D7200, kira kira worth it mana ya untuk foto jalanan, outdoor & traveling

    Reply
  37. Arif Harianto says

    15 Jul ’17 at 00:31

    Fuji XT series ini memang worth it banget untuk yang suka fotografi, tone colornya itu :O keren

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...