• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Media Trip / Red House Tour — Kenal Lebih Dekat dengan Air Asia

Jul 11 2015

Red House Tour — Kenal Lebih Dekat dengan Air Asia

Air Asia Red House Indonesia
#togetherwestand

Ngabuburit kali ini saya main ke Air Asia Red House, markas Air Asia Indonesia yang terletak di dekat Pintu M1 Bandara yang sedang ditutup — hingga menyebabkan ongkos taksi ke Bandara dari arah Tangerang jadi dua kali lipat, karena harus memutari runway ke pintu depan — gara-gara pembangunan akses kereta dari dalam kota Jakarta. Padahal, bandara Soekarno-Hatta kan di Tangerang ya? Masa harus lewat Jakarta dulu terus masuk ke Tangerang lagi? Huvt.

Anyway, saya dan beberapa rekan blogger diajak tour keliling kantor Air Asia untuk melihat bagaimana proses yang terjadi di balik layar penerbangan itu sendiri. Rencananya kita juga akan masuk ke dalam terminal, namun sayang tiba-tiba tidak diperbolehkan oleh pihak Angkasa pura karena satu dan lain hal.

Saya datang paling pertama sore itu. Disusul oleh mba Nia dari Air Asia yang mengundang kami, juga yang mengajak saya ke Air Asia Bloger Community Party di Bangkok beberapa waktu lalu, serta beberapa blogger dan penggiat social media. Acara pun dibuka oleh dua orang Senior Flight Attendant yaitu Mbak Pritha dan Mas Efraim.

Lobby depan air asia
Lobby depan air asia

Kesan pertama masuk ke lobby, kantornya masih kinclong, terang, dengan kaca-kaca besar menjadi dindingnya. nampaknya masih baru. Area lobby sangat luas, terlihat beberapa pilot yang sedang sibuk menulis catatan dan pramugari cantik berbaju merah sedang berbincang.

Sore itu kami bertemu Kapten Oetoyo, beserta First Officer Jono — yang wajahnya mirip saya, Keenan Pearce — sedang bersiap-siap untuk flight ke Bangkok. Beberapa Flight Attendant juga nampaknya sedang bersiap sign on di komputer. Melihat reaksi wajah beliau yang sedikit curiga melihat kami, nampaknya kapten sudah siap-siap untuk direpotkan.

Air asia red house
Kapten dan First Officer

Benar saja, kapten ditanya bertubi-tubi oleh kami yang lumayan antusias. Saya pun antusias mendengarnya, karena dulu saya bercita-cita jadi pilot tapi nggak kesampaian. Walupun kadang iri kalau lagi browsing-browsing di forum indoflyer atau nonton PilotEyeTV. Walaupun begitu, saya pernah kok mendaratkan Airbus A380 di Soetta — tapi di game Flight Simulator sih, hehe.

Kapten Oetoyo sudah terlihat berumur, namun ia tetap punya kharisma dan kecerdasan yang sangat terpancar dari cara bicaranya.

“Minimal 1.5 jam sebelum jadwal terbang saya harus sign on dulu disini. Sekaligus mengambil data-data yang perlu untuk penerbangan, dan juga briefinng,” jelasnya.

Air asia red house
Kapten Oetoyo

Namun pertanyaan yang paling saya ingat adalah, “Kenapa Air Asia bisa murah? Apa tidak mengorbankan faktor keselamatan?”

Salah satu faktornya adalah Air Asia terbang dengan cara point to point. Pulang-pergi. Jadi Kapten Oetoyo yang berangkat dari Jakarta ke Bangkok, akan menerbangkan kembali pesawatnya ke Jakarta. Tak akan lanjut ke negara lain. Tak ada penerbangan yang overnight, sehingga kru tak perlu ada akomodasi tambahan.

“Jadi saya ini seperti orang kantoran saja, misalkan dapat jadwal terbang pagi, ya nanti sore kembali lagi ke rumah,” ujar kapten Oetoyo.

air asia papa kilo
Papa kilo. Nama ruangannya pakai kode registrasi pesawat.
Kantor air asia
Kantor air asia

Setelah melepas kapten Oetoyo bersama kru-nya, kami kembali berkeliling Red House. Ruangan kantornya unik, tanpa sekat. Dibiarkan luas begitu saja. “Supaya lebih terbuka dan ramah saja,” ujar mba Pritha. Enak ya, kalau jadi bos bisa lihat karyawan yang lagi tidur di ujung sana hehe, juga sebaliknya.

Di pojok ruangan, terlihat foto-foto crew QZ8501 yang kita ketahui mendapat musibah beberapa waktu lalu. Semoga mereka ditempatkan di tempat yang terbaik di alam sana. Dan semoga ini adalah kecelakan pertama dan terakhir yang dialami Air Asia. Aamiinn Ya Rabb.

Tour kami berlanjut ke kamar make-up alias dandan. Di lantai satu ada satu ruangan dandan kecil, namun ternyata hanya untuk quick-fix, misalnya alisnya copot gitu pas mau berangkat bisa dibenerin disini. Ruang dandan yang sebenernya ada di lantai 3. Ruangan khusus bersolek para bidadari merah yang siap menghiasi langit nusantara. Ada ketentuan khusus untuk urusan dandan ini. Saya nggak terlalu paham, tapi mungkin bisa ikuti saja role model kita mb Syahrini dibawah ini.

((( CETAR )))
((( CETAR )))
Air asia kantor red house
Ada lomba kecil untuk memperagakan alat keselamatan
Air asia kantor red house
Ruang Dandan
air asia
Operation Control Center Air Asia

Setelah mengunjungi pilot dan pramugari, saatnya mengunjungi orang-orang yang juga di belakang layar. Orang yang bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Bagian OOC (Operation control center). Mereka yang mengatur semua hal teknis operasi penerbangan. Mulai dari memantau pesawat, mengatur jadwal, mengantisipasi delay, dan mengatur perubahan rute. Kebetulan waktu itu gunung Raung sedang menunjukan aktivitasnya, sehingga penerbangan ke Bali di  putar lewat utara lombok dulu, baru berbelok kembali ke Denpasar.

Menjelang berbuka puasa, kami naik ke lantai atas. Air asia cafe. Ini tempat paling favorit saya! Ada ruangan terbuka di rooftop yang bisa untuk plane spotting! Tempatnya juga sangat nyaman buat santai-santai sambil minum teh setelah kerja di sore hari. Kayaknya asik kalau ngantor disini ya hehe.

Air asia cafe, langsung terlihat runway disana
Air asia cafe, langsung terlihat runway disana
Air asia cafe
Air asia cafe
Asik ya tempatnya!
Asik ya tempatnya!
Nonton sunset disini juga asik. Apalagi sama kamu.
Nonton sunset disini juga asik. Apalagi sama kamu.
Leyeh-leyeh dulu.
Leyeh-leyeh dulu.
Air asia kantor red house
Plane spotting!

Terima kasih buat Air Asia yang sudah ngundang saya kemari!

Written by wira · Categorized: Media Trip · Tagged: air asia, air asia cafe, air asia redhouse

Reader Interactions

Comments

  1. Parahita Satiti says

    11 Jul ’15 at 15:08

    (((ALISNYA COPOT)))

    Hahahahahaha….

    Reply
    • wira says

      11 Jul ’15 at 16:02

      Eh iya nganuu maksudnya apanya yaaaa kok gue nulis alisnya copot? :)))

      Reply
      • viraindohoy says

        12 Jul ’15 at 08:46

        mungkin maksudnya bulu mata palsunya copot :))))

        Reply
  2. Goiq says

    11 Jul ’15 at 18:47

    kece banget markasnya Air Asia.. langsung ngeliat runway dari situ.. ahh pengeen

    Reply
    • wira says

      11 Jul ’15 at 18:57

      Yessss, tempatnya cozy abisss

      Reply
  3. Fahmi (catperku) says

    11 Jul ’15 at 21:15

    Wiii, air asia cafe cuma buat pegawai air asia ya? Enak tuh tempatnya, ngopi – ngopi lucu sambil liat pesawat take oof dan landing :D

    Reply
    • wira says

      12 Jul ’15 at 07:14

      iyaa kakak, tempatnya keceee

      Reply
  4. irfanifan says

    12 Jul ’15 at 14:15

    cie yang terkena karismanya kapten oetoyo

    Reply
    • wira says

      12 Jul ’15 at 14:44

      Cieee mz belum lebaran kok udah lebar-an mz..

      Reply
      • irfanifan says

        12 Jul ’15 at 14:51

        ihhhhhhhhh kzl

        Reply
  5. Muhammad Akbar says

    13 Jul ’15 at 08:31

    saya tertarik di ruangan dandannya para pramugari air indonesia.
    Gak minta pin bb atau path nya mas, siapa tau bisa berlanjut. heheheh

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • Traveling Pasca Pandemi. Bagaimana Kita Berwisata Setelah ini?
  • Selain Boba, Inilah 5 Hal yang Bisa Kamu Nikmati di Taiwan!
  • Agar Tetap Sehat Dan Imun Kuat, Lakukan 7 Hal Mudah Ini!
  • Jalan-Jalan Hemat dengan Program Volunteer
  • Tiket Pesawat Murah Awal Tahun : Cathay Pacific Travel Fair Februari 2020!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...