4 Tips Memilih Fotografer Untuk Pernikahan Kamu

Di setiap pernikahan, pengantin dan keluarga tentu ingin foto-foto yang bagus. Tak hanya bagus, namun foto yang bisa dikenang. Tangisan haru, pelukan mesra, dan tawa para kerabat mestinya bisa ditangkap dengan baik.

Tentunya itu adalah tugas fotografer. Namun sebelumnya yang lebih penting, bagaimana cara memilih fotografer yang tepat untuk pernikahan kita? Yuk mari disimak!

1. Cek Portfolionya

Photo by Edward Suhadi Production bridestory
Photo by Edward Suhadi Production

Apakah hasil si fotografer cocok dengan selera kita?

Karena fotografer wedding tentu punya style masing-masing.

Untuk fotografer wedding, umumnya lihat apakah dia mampu menghadirkan foto jurnalistik yang menangkap emosi dalam satu foto? Jurnalistik? Ya, karena dialah yang akan jadi ‘wartawan’ pernikahan kita.

Untuk fotografer pre/post-wedding, coba lihatlah apakah dia mampu membuat konsep yang unik dan tidak klise?

Tentu saja mata kita sendiri juga harus tahu definisi foto yang bagus seperti apa. Belum tentu fotografer wedding dengan harga puluhan juta itu bagus di mata anda. Bisa jadi yang harganya beberapa ratus ribu itu justru sudah bagus.

Tapi, saya sih nggak mau lagi pose melihat ke langit sambil berpegangan tangan dan menunjuk-nunjuk atas ke sambil nyengir pura-pura bahagia. If you know what i mean, hehe.

 

2. Tanyakan bagaimana dia memotret

Photo by Mario the Nine
Photo by Mario the Nine

Sebagai seorang fotografer, saya mengerti untuk selalu membuat foto yang terbaik.

Namun, tidak untuk pernikahan saya nanti. Saya tidak ingin fotografer yang cuma membuat foto yang baik, namun fotografer yang benar-benar menangkap momen yang asli — tidak dibuat-buat — di hari spesial itu.

Karena saya sering melihat fotografer dengan ‘daftar produksi foto’ — yang berisi template moment yang harus diambil; seperti foto bareng si ini, foto saat nganu, foto bareng si itu di situ, dan sebagainya yang membatasi kreativitas dia sendiri. Hasilnya akan seperti foto pose model klise ala kalender jadul yang tak punya soul.

Tak masalah sebetulnya, namun seringkali saya melihat si fotografer hanya ‘mengamankan’ file foto tersebut supaya ada dalam album. Bukannya mengabadikan momen dengan kreativitasnya.

Tapi yang harus lebih diperhatikan adalah, jangan pilih fotografer yang cuma ingin membuat portfolio dia lebih bagus. Bukan menangkap momen hari bahagiamu.

 

3. Kenali fotogafermu.

bridestory wedding indonesia
Carilah fotografer yang keren seperti ini.

Lebih baik memang memakai jasa professional, bukan amatir yang sekali-kali memotret untuk penghasilan tambahan.

Saat ini harga kamera sudah murah, banyak fotografer-fotografer amatir yang melabeli dirinya professional, dengan harga yang sangat miring, namun hasilnya masih harus dipertanyakan.

Fotografer amatir kadang bisa lebih bagus, namun bisa jadi sangat buruk.

Saya sendiri cukup percaya diri untuk memotret foto-foto perjalanan seperti memotret alam maupun budaya. Namun sudah puluhan kali saya menolak permintaan untuk memotret pernikahan. Karena tentu saja saya sadar karena ini bukan bidang saya dan masih banyak orang yang lebih berkompeten untuk itu.

Kamu nggak pengen memeriksa gigi kamu ke dokter kulit, kan?

Saya sendiri juga tak mau bertaruh untuk foto pernikahan saya. Lebih baik menyewa fotografer professional yang sedikit lebih mahal daripada menyesal seumur hidup.

Pastikan fotografermu punya portfolio di websitenya, punya contoh-contoh klien sebelumnya, kalau ada rekomendasi kawan, ataupun terdaftar di situs direktori vendor wedding seperti bridestory.

 

4. Jika sudah menentukan pilihan, jangan terlalu mendikte fotografer.

bridestory photography indonesia jakarta
Photo by Axioo

Jika sudah memilih fotografer, percayakan saja semuanya padanya.

Jangan terlalu mendikte saya ingin begini, saya ingin begitu. Jujur saja, jika saya sebagai fotografer akan merasa agak terintimidasi.

Ingatlah, gaes, ini hari pernikahan kamu. Bukan set produksi film yang harus diarahkan script maupun gaya-nya.

You hire the photographer for your big day. Just let them do the job and surprised you!


Posted

in

by

Tags:

Comments

28 responses to “4 Tips Memilih Fotografer Untuk Pernikahan Kamu”

  1. Fahmi (catperku) Avatar

    Telat mz kamu nulis ini, aku udah nikah :| piye?

    1. wira Avatar

      Maksimal bisa empat kok mz, santai aja. :D

  2. Rifqy Faiza Rahman Avatar

    Trus mas Wira kapan nikah? ?

    1. wira Avatar

      Trus mas Wira kapan nikah? ? (2)

  3. cumilebay.com Avatar

    Kak … kalo fotografer malam pertama, apa yg jadi pertimbangan ??? Apa boleh ikutan gabung di ranjang ????

    1. wira Avatar

      WOYYYYYYYYYY! :)))

  4. nyonyasepatu Avatar

    Hire kamu aja yaaaa

    1. wira Avatar

      Waaakssss aku mahal gak gak ada yang sanggup bayarrr. *dilempar kamera*

  5. PutriKPM Avatar

    Jadi, aku kudu piye kalau udah ngebet nikah tapi calonnya masih nabung dulu. Apa kudu dp potograper dari sekarang?

  6. Yudi Randa Avatar

    bang wir, bisa nggak banyangin klo tiba2 datuk maringgih idup lagi?? and that’s happened di pernikahanku. masa aku yang ganteng gini, di foto ama tukang foto sok mahal n nggak jelas, jadi mirip datok maringgih yang maksain nikah si sitinurbaya :(

    1. wira Avatar

      waduh waduh untung aku nggak tahu mukanya datuk maringgih mas :))

  7. Muhammad Akbar Avatar

    Postingan seperti ini sebenarnya kode buat pasangannya mas wira kan?
    Kapan nih mas ?

  8. teronggemuk Avatar

    Wir, lah kalo kamu yang nikah? Siapa yang fotoin? Kameraku cuma kamera HP Asus, Wir. :’)

    1. wira Avatar

      Aku remot kameraku pake wifi mb, taro di tripod. Apa nggak pake tongsis. :))

      1. teronggemuk Avatar

        Mantep lumayan ya Wir ngiritnya jutaan. Huahaha…

  9. Kinkin Avatar

    liat foto pertama ngangguk-ngangguk.. foto kedua, senyum-senyum.. foto ketiga banting laptop sambil bilang, “Karepmu Wir!” :))))

    aniwe baru sadar foto pertama itu ternyata foto nikahannya teman saya si Danu Andhika. Emang foto2nya bang ESP tjakep2 abis sih… Sayangnya Edward Suhadi sudah mengundurkan diri dari dunia persilatan eh dunia fotografi wedding.. (eh kalo dia masih motret wedding aku ga berani bayar juga sih, wkwkwk)

    1. wira Avatar

      Hahaha yesss aku pernah minta pricelistnya, foto prewed sama wedding digabung udah kayak DP KPR tipe 36 di bekasi/tangerang *opoooooooo* :))

  10. Zaky Avatar

    Wir, kenapaa tetibaa bahaas wedding banget wir. Nyasarr pisaaan :)))

    1. wira Avatar

      Hehhhhhh lu udah kawin gue juga pengennn :))))

  11. Dewa Rai Avatar

    kak yang nomor 3 fotonya bisa diralat? wkwkwk

  12. Rika Verry Kurniawan Avatar

    Wah jadi pengen buru buru nikah

    1. wira Avatar

      Disegerakan mas ehehehe *ngomong ke diri sendiri*

  13. helterskelter Avatar

    mz wir, kenapa fotonya ciuman meluluuuuu?

    1. wira Avatar

      Kamu mau mb? Sini.

  14. lombokwander Avatar

    Setuju dengan mas Wira …
    Pernikahan hanya 1 kali seumur hidup..
    Jangan 2 kali aja mas *rotfl*

  15. Josefine Avatar

    Tips yang sangat berguna! terima kasih sudah berbagi :)
    Btw, sudah pernah ke Pasar Bolu Toraja, belum? http://travel.grivy.com/h/i/131971649-wisata-belanja-yang-tidak-biasa-di-pasar-bolu

    Josefine Yaputri
    Content Writer & Editor
    PT. Grivy Dotcom
    P: +62(0)21 2960 8168
    Office 8 Tower, Floor 18A
    Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
    Jakarta Selatan, 12190, Indonesia

  16. berjelajah Avatar

    jepretnya pakek teknik apa ini XD keren banget. sumpah

Leave a Reply to Rika Verry KurniawanCancel reply