• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Beyond Indonesia / Europe / Berlin di Akhir Pekan

Jun 17 2017

Berlin di Akhir Pekan

Impresi pertama saya waktu masuk ke kota Berlin adalah : kaku dan dingin. Terlepas dari udaranya yang memang dingin. Bangunan di sini nampak lebih modern dibandingkan Amsterdam. Sangat berkarakter industrial.

Namun ternyata pada waktu akhir pekan, Berlin tiba-tiba menghangat. Yang biasanya tak ada senyum di kereta bawah tanah, tiba-tiba mereka berubah menjadi nampak ramah.

Beberapa membawa anjing-anjingnya yang sepertinya belum mandi beberapa bulan di dalam kereta. Saya harus sedikit menahan nafas.

Kereta U-Bahn menuju bawah tanah sangat ramai. Semua orang menuju tempat yang sama : Mauer Park. Taman ini memang taman biasa di hari biasa, namun di akhir pekan taman ini berubah jadi pasar kaget yang menjual banyak barang-barang unik!

Penjual keramik di dalam Mauer Park

Ada yang berjualan makanan, pakaian, barang antik, furniture, dan macam-macam lainnya. Mirip seperti chatucak weekend market di Bangkok, Thailand.

Namun buat kebanyakan orang Jerman, mereka kesini selain mau belanja, banyak juga yang hanya ingin bersantai di taman.

Ada bukit di bawah stadium depan pasar

Di Jerman, minggu adalah hari istirahat. Betul-betul istirahat. Bahkan toko pun kebanyakan tutup. Mereka betul-betul memisahkan antara kerja dan istirahat. Saat bekerja betul-betul serius, saat istirahat pun demikan. Katanya sih ini memang peraturan dari pemerintah.

Mungkin saja kalau ada perusahaan yang mengirim email pekerjaan di hari minggu bisa jadi dituntut sama para pekerja disini ya?

Tenda-tenda putih itu adalah Mauer park
Bersantai di depan lapangan basket kecil
Di puncak bukit ada trek lari yang mengitari stadion

Setelah dari Mauer Park, saya berjalan menuju Museumplein (museum square) dan menemukan banyak Berliner sedang bersantai. Hari ini matahari memang terik, tapi suhu masih tetap dingin. Namun memang jauh lebih hangat daripada hari sebelumnya yang tak ada matahari.

Berjalan sekitar Museumplein

Saya berkeliling Berlin dengan kereta U-Bahn (underground train) dan S Bahn (kereta di atas tanah seperti commuter line). Uniknya dari sistem kereta di Jerman adalah tak ada gerbang untuk ‘tap’ masuk ke peron. Masuk ya masuk saja. Ada tiket maupun tidak. Tapi kalau nanti kena random check tidak punya tiket, siap-siap aja di denda besar!

Postdam Station

Lengkapnya nonton video saya saja ya dibawah ini!

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=qp-j3HjsllE[/embedyt]

–

 

Written by wira · Categorized: Europe, Travel Story

Reader Interactions

Comments

  1. Yudi says

    19 Jun ’17 at 14:28

    tiba2 bang wira jadi ganteng ya ke jerman.. apalagi klo bisa ajakin yudi ke sana :D

    Reply
  2. Fajar Bahari Pebrian says

    23 Jun ’17 at 00:40

    Wow. Berlin, jerman. Perjalanan yang melelahkan ya kak wira.
    Saya ingin sekali kesana. Sayangnya saya gak mampu.

    Reply
    • wira says

      6 Jul ’17 at 11:35

      Belum mampu mas, bukan nggak mampu :)

      Reply
  3. viraindohoy says

    25 Jun ’17 at 06:27

    Salah satu kota yang pengen banget gue datangi, nih! Kalau ke sana mesti ada pas weekend ah.
    Btw sistem tiket keretanya mirip di Athena ya Wir, random check gitu:D

    Reply
    • wira says

      6 Jul ’17 at 11:34

      Hahaha iyaa, jadi enakk gak repottt

      Reply
  4. Yosef Krisna says

    27 Jun ’17 at 09:46

    Wew…kog hampir sama ya, disana corat-coret tembok jg banyak

    Reply
  5. Willy says

    2 Jul ’17 at 22:43

    Lah ada pasar kagetnya juga :D Kira-kira yang dateng rame gak ya om seperti pasar kaget kebanyakan di Indonesia hehe

    Reply
  6. sutiknyo says

    5 Jul ’17 at 17:29

    Rajin ihhh, di tunggu lanjutan cerita Eropanya ya bang, pengen banget kesana soalnyahhhh

    Reply
    • wira says

      6 Jul ’17 at 10:56

      Pretttt mz

      Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Fujifilm X-T100 Review : Mirrorless Seri X-T Termurah!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...