• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang!

Oct 05 2015

Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang!

“Besok jam 5 pagi kita jalan ya,” kata bang Tony, pukul setengah dua belas malam, setelah menempuh perjalanan melelahkan, masih bersama tim terios 7 wonders dari Kandangan sejauh 200 km selama 5 jam. Mak!

Kenapa harus jam 5 pagi? Apa yang kita kejar di Amuntai ini ya? Ternyata cuma….kerbau. Well, bukan cuma sih, kerbau ini kerbau spesial. Nggak pake telor tapi. Kerbau yang digembalakan di tengah rawa ini punya kemampuan unik. Dia bisa berenang men! Yaiyalah ya, kalau nggak bisa tenggelam, rumahnya aja di tengah rawa, hehe!

Kerbau rawa amuntai
Kerbau rawa amuntai. Photo by Barry Kusuma

Kerbau rawa adalah hewan khas di Amuntai, Kalimantan Selatan. Hewan bernama latin Bubalus bubalis ini bisa kita temui di kecamatan Danau Panggang. Kerbau ini digembalakan di daerah rawa dan dikandangkan pula di kandang terbuka di tengah rawa! Karena itu,  penggembala kerbau rawa harus menggunakan perahu kecil untuk mengawasi ternaknya.

kerbau rawa amuntai
Kabut pagi plus kabut asap di Amuntai

Namun, saat kami mencapai Amuntai, kami menghadapi tantangan yang cukup berat : kabut asap dan sungai yang surut. Alhasil, perahu yang kami gunakan tak bisa bergerak cepat. Bukan hanya jarak pandang sulit yang hanya beberapa meter, sungai yang surut pun memaksa kami berjalan lambat.

Tim terios 7 wonders melewati perkampungan yang berjajar rapih di tengah Danau Panggang. Perkampungan tersebut terdiri dari rumah-rumah panggung yang dihubungkan oleh jembatan kayu. Saya pun melihat kampung beberapa rumah ibadah dan sekolah. Kurang lebih seperti suku bajo, tapi ini di sungai. Penduduk kampung tersebut rata-rata memiliki perahu motor untuk mendukung pergerakan harian mereka.

sungai danau panggang kerbau amuntai
Perjalanan menyusuri Sungai Danau Panggang yang berkabut
amuntai kerbau
Kabut oh kabut…

Sesampainya disana, ternyata kami terlambat. Kerbau-kerbau sudah dikeluarkan dari kandangnya dan sedang santai-santai di pinggiran rawa. Ada juga beberapa yang sedang berendam di air. Namun, kami terlewatkan atraksi spesialnya. Sebetulnya ingin menunggu sore hari ketika mereka pulang ke kandang, tapi sayang kami harus mengejar waktu ke tempat berikutnya.

kerbau amuntai
Kerbau yang sudah di merapat di daratan. Kabutnya pekat sekali :(

Kandangnya berupa tumpukan kayu yang terapung di atas sungai. Kandang ini dibuat dari kayu-kayu gelondongan — termasuk kayu ulin yang akan kami temui di Taman Nasional Kutai nanti —  yang disusun seperti rakit raksasa. Untuk lantainya, di atas tumpukan kayu pun dipasangi papan.

Memelihara kerbau rawa tidaklah repot. Soalnya, hewan ini bisa mencari makan  sendiri dan pulang sendiri. Pagi-pagi, begitu matahari terbit, kawanan kerbau akan keluar kandang,  lalu nyemplung ke rawa-rawa untuk merumput. Sepanjang hari, waktunya dihabiskan untuk menjelajah dan mencari rumput. Dan kawin. Enak bener ya jadi kebo, ehehe.

Menggembalakan kerbau rawa.
Menggembalakan kerbau rawa.

Rumput yang biasa menjadi makanan kerbau adalah rumput yang muncul di permukaan air. Sekali-sekali moncongnya menyelam untuk mengais-ngais batang rumput yang baru tenggelam.

Konon, menjelang sore, kawanan kerbau akan pulang kandang untuk istirahat. Bagi kami para turis, kehidupan kerbau rawa ini sangat unik. Di beberapa tempat, kerbau rawa dijadikan obyek tujuan wisata untuk menarik wisatawan datang ke daerah tersebut.

Ah, sayang sekali belum bisa menyaksikan kerbau-kerbau ini berenang di rawa. Kamipun lupa memakan ketupat kandangan yang katanya maknyus rasanya. Sepertinya, saya memang harus balik lagi kemari suatu saat.

Mari #MelawanAsap
Mari #MelawanAsap
LIfe at the river
LIfe at the river
Gotong royong mengangkat kayu yang menghadang jalan di sungai
Gotong royong mengangkat kayu yang menghadang jalan di sungai
Life at the river
Life at the river
Off we go, lanjut ke kaltim!
Off we go, lanjut ke kaltim!

Terima kasih!

—

Ekspedisi Terios 7 Wonders ini adalah perjalanan media bersama Daihatsu. Semua opini adalah milik pribadi. Lihat tulisan lainnya dibawah ini.

  1. Menerobos Kabut Asap Kalimantan — Terios 7 Wonders
  2. Bertemu Orang Utan Liar di Taman Nasional Sebangau
  3. Monitor, Mari Makan Lontong Orari, Ganti! 
  4. 8 Blogger Kece yang Ikut Berpetualang Bersama di Borneo Wild Adventure 
  5. Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu 
  6. 14 Tips Untuk Konvoi Perjalanan Darat Jarak Jauh dengan Mobil 
  7. Anggrek liar di Kalimantan, Masihkah Ada?
  8. PALIAT, Kuliner Nikmat Khas Tabalong!
  9. Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! -> you are here!
  10. Mengintip Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan
  11. Potret Adat Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda
  12. Pohon Ulin Terbesar di Dunia Ada di Taman Nasional Kutai!
  13. Tak usah Ragu, Inilah 7 Alasan Mengapa Derawan Harus Jadi Destinasi Liburanmu Selanjutnya!
  14. 7 Pengalaman Menakjubkan Yang Kami Temui Selama Perjalanan ‘Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure’! (plus video perjalanan!)

Written by wira · Categorized: Indonesia, Kalimantan, Media Trip, Travel Story · Tagged: terios 2015 borneo

Reader Interactions

Comments

  1. Ariefa says

    6 Oct ’15 at 09:42

    kebonya keren ya !! ginuk ginuk, pinter renang lagi XD

    sayang banget ya asapnya tebal banget :(

    Reply
    • wira says

      6 Oct ’15 at 09:58

      Iya! Duh, saya aja berenang masih takut. Kalah sama kebo :))

      Reply
  2. Eko says

    6 Oct ’15 at 11:15

    Asapnya hampir sama kayak di Riau yaa? :(

    Reply
    • wira says

      6 Oct ’15 at 11:21

      Iya, gak enak banget hirup asapnya mas :(

      Reply
  3. Saipullah says

    7 Oct ’15 at 15:41

    Wah udah nyampe ke sini ya mas, mantappp… Sebenarnya di saat kemarau kurang pas sih berkunjung ke sini karena air ny yg surut shga kapal besar ga bisa masuk dan pastinya kabut asapnya. Oiya mas, sbg info sebenarnya juga ada kerbau rawa yg lebih banyak dari sini yaitu di daerah Sungai Buluh, Barabai – HST, kalangnya pun lebih banyak dan aksesnya lebih dekat dri Banjarmasin, cuma belum terlalu di ekspos. Saya asli Amuntai. Terima kasih udah share sdikit ttg Amuntai mas…
    Blog ini sangat menginspirasi, krn saya baru belajar menulis blog juga. Salam badangsanakan :) fullsrg.blogspot.com

    Reply
    • wira says

      7 Oct ’15 at 15:58

      Terima kasih infonya mas. Saya pasti balik lagi kesana kalau ada kesempatan! :)

      Reply
  4. narta says

    7 Oct ’15 at 17:24

    loh kerbau amuntai emang bsa renang o.O ?

    Reply
  5. Suherlin says

    11 Oct ’15 at 13:44

    Ini kebonya sama kaya kebo lainnya kan? kok bisa berenang gitu ya? :D
    Tempatnya asyik nih, tapi sayang asapnya pekat :(

    Reply
    • wira says

      11 Oct ’15 at 14:03

      Mungkin karena dari lahir hidup dikelilingi rawa dan sungai, jadinya mereka beradaptasi ya?

      Reply

Trackbacks

  1. Anggrek liar di Kalimantan, Masihkah Ada? — Wira Nurmansyah says:
    7 Oct ’15 at 07:02

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  2. Bertemu Orang Utan Liar di Taman Nasional Sebangau — Wira Nurmansyah says:
    7 Oct ’15 at 07:03

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  3. Potret Adat Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda — Wira Nurmansyah says:
    7 Oct ’15 at 10:52

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  4. Pohon Ulin Terbesar di Dunia Ada di Taman Nasional Kutai! — Wira Nurmansyah says:
    8 Oct ’15 at 08:00

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  5. 7 Pengalaman Menakjubkan Yang Kami Temui Selama Perjalanan ‘Terios 7 Wonders Borneo Wild Adventure’ (plus Video!) — Wira Nurmansyah says:
    22 Oct ’15 at 08:05

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  6. Bertemu Bekantan di Pulau Kaget, Monyet Ganteng Tapi Pemalu — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:05

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  7. PALIAT, Kuliner Nikmat Khas Tabalong! — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:06

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  8. Monitor, Mari Makan Lontong Orari, Ganti! — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:26

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  9. Terios 7 Wonders : Menerobos Kabut Asap Kalimantan — Wira Nurmansyah says:
    2 Nov ’15 at 21:27

    […] Kerbau Amuntai yang Punya Hobi Aneh : Berenang! […]

    Reply
  10. 5 Alasan Kenapa Kita Harus Travelling Ke Sawah – Muhammad Anton Ciptady says:
    31 Mar ’18 at 13:30

    […] potensi wisata lho (salah satunya adalah wisata kerbau rawa yang pernah di kunjungi oleh mas Wira, mas Fahmi dan mas […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 15 Tips Fotografi Landscape
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...