Butuh waktu sekitar dua setengah jam ke arah selatan Soul untuk menggapai Jeonju. Kota ini ada di antara Seoul dan Busan. Kota ini terasa lebih tenang daripada Seoul. Kamu tahu makanan Bibimbap khas korea? Nah, di Jeonju ini sih katanya memang aslinya tuh Bibimbap dari sini.

Tadinya kami berencana naik kereta cepat KTX, tapi karena satu lain hal akhirnya kita menaiki bis yang sudah disediakan oleh Korea Tourism Organization.

Perjalanan ini seperti di tol Cipularang menuju Bandung. Banyak pegunungan, perbukitan, dan sawah. Bedanya warnanya saja sudah sedikit menguning karena mulai memasuki musim gugur.

jeonju
Pemandangan dari Seoul menuju Jeonju.

Kami juga berhenti di rest area satu setengah jam setelah perjalanan. Disana saya jajan Tteokbokki (baca: Topokki). Jajanan pasar khas korea yang berupa kue beras, mirip pempek tapi direbus dan lebih halus. Kemudian disiram gochujang, kuah merah pedas dan panas.

Satu mangkok ini harganya sekitar 3500 won. Sekitar 40 ribu rupiah. Kalau kamu pernah ke Singapura dan pengen ke Korea, kira-kira ongkos hidupnya mirip-mirip sih. Yang jelas sedikit lebih mahal dari Jakarta.

Tteokbokki
Tteokbokki

Tak terasa bus kami sudah memasuki kota Jeonju. Sebelum merapat ke tujuan kami, Jeonju Sori International Festival, kami makan dulu di restoran yang bernama Honamgak  560-5 Songchundong 2-ga, Jeonju, South Korea). 

Disini tempat bagus untuk mencicipi bibimbap khas Jeonju. Namun menu makan siang kali ini adalah Bulgogi dan ikan Pollack.

Bulgogi adalah daging sapi tipis yang dipanggang, setelah sebelumnya direndam dengan bumbu yang gurih dan manis. Rasanya mirip-mirip yakinuku jepang begitu sih, jadi saya memilih menu yang kedua :Pollack fish!

Ikan Pollack dan 16 jenis banchan (side dish)
Ikan Pollack dan 16 jenis banchan (side dish)
Ada juga bibimbap. Wajib dicoba kalau ke Jeonju!
Ada juga bibimbap. Wajib dicoba kalau ke Jeonju!

Pollack ini sejenis ikan makarel atau ikan kembung, cuma ukurannya lebih besar. Yang ini sebetulnya adalah ikan yang sudah dikeringkan dan diberi bumbu pedas manis. Ikannya agak kenyal saat digigit, namun saat dikunyah baru terasa lembut.

Orang korea biasanya tak mau makan tanpa makanan pendamping yang berlimpah. Kalau saya, baru melihat piring segitu banyak sudah kenyang duluan (boong banget). Anyway, orang korea pasti demen banget cuci piring, ya? :))

jeonju-travel-10
Banyak performan seni tari dan musik di Sori Festival

Setelah makan kami berlanjut ke Sori Arts Center di daerah Jeollabuk, Jeonju. Festival musik tahunan ini mengemas musik tradisional korea dengan cara modern, sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Jadi mereka tetap mencoba mempertahankan tradisi mereka walaupun demam KPOP sangat merajarela dimana-mana, termasuk di Indonesia!

jeonju-travel-11
Para performer siap ke panggung

Tahun 2016 ternyata adalah tahun ke 15 festival ini dilaksanakan. Dahulu, festival ini hanya menampilkan kesenian tradisional Korea. Namun, mungkin karena agar lebih bisa diterima, mulai festival di tahun 2011 festival ini berubah menjadi “International” dan menampilkan musik dari segala penjuru dunia. Pada tahun 2014, musisi Indonesia Franki raden dan Tari Saman juga ikutan di Festival ini lho!

Pertunjukan musik tradisional korea dan lainnya di panggung terbuka
Pertunjukan musik tradisional korea dan lainnya di panggung terbuka

Tapi tetap aja pertunjukan yang murni tradisional tetap ada. Salah satunya adalah Pansori. Selama dua jam lebih wanita-wanita ini bergantian bercerita tentang sebuah kisah yang punya banyak pesan kehidupan. Namun gaya bercerita mereka adalah sambil bernyanyi. Kurang lebih seperti nyinden tapi dengan logat korea yang menggebu-gebu.

Bahasa yang digunakan adalah korea, namun ada subtitle live yang berada di televisi di bawah panggung. Ceritanya cukup bagus, ada humornya juga jadi nggak bosan. Tapi mungkin durasinya yang terlalu lama membuat kaki saya agak pegal karena kursinya dibuat agak dempet supaya dekat dengan panggung.

Pertunjukan Pansori
Pertunjukan Pansori. Ini sebetulnya nggak boleh motret, inipun frame grab dari video yang diambil setelah pertunjukan selesai.
Taman lucu di dalam area festival sori
Taman lucu di dalam area festival sori
Banyak karya seni juga yang dipajang di area sori
Banyak karya seni juga yang dipajang di area indoor Sori Arts Center
Taman lucu di dalam area festival sori
Taman lucu di dalam area festival sori
Semua terlihat senang!
Semua terlihat senang!
jeonju-travel-20
Sunset!

Kalau kamu mau kesini musim gugur tahun depan, cek aja di websitenya ya!

NONTON VERSI VLOG-NYA DIBAWAH!

Bersambung ke part 3!

6 COMMENTS

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')