• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Berlabuh di Surabaya North Quay

Apr 28 2016

Berlabuh di Surabaya North Quay

gapura surya nusantara surabaya north quay
Ruang tunggu pelabuhan

Saya tercengang ketika pertama kali masuk ke terminal penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) di dalam area Pelabuhan Tanjung Perak kota Surabaya ini. Ini pelabuhan apa bandara? Kok keren amat?

Kalaupun ini Bandara, kondisinya benar-benar membuat Bandara Soekarno Hatta feels like a joke. Haha! Desainnya interiornya modern, ruang tunggu nyaman, ada wifi yang kencang (cukup ini saja penumpang kayak saya udah senang), ada garbarata, dan ada tempat nongkrong di rooftop pelabuhan dimana kita bisa ngopi-ngopi cantik sambil melihat kapal PELNI hingga kapal yacht lalu lalang.

Di tempat yang ada tulisan besar “Surabaya North Quay” ini juga dihiasi rumput sintetis plus bean bag kalau kita mau leyeh-leyeh. Tempat ini dibuka untuk umum tidak hanya untuk penumpang kapal. Tapi ingat gaes, kalau siang bolong pikir-pikir juga naik kesini karena panasnya Surabaya kamu pasti tahu lah hihi.

surabaya north quay gapura surya nusantara
Di atas ada cafe, restoran, dan tempat santai
surabaya north quay gapura surya nusantara
Menunggu kapal berangkat

Mungkin saja kalau kamu pengen murah ke Raja Ampat, kamu bisa naik kapal PELNI dari pelabuhan yang masih bagian dari Tanjung Perak ini loh! Tapi yah, memang memakan waktu sih. Tapi kalau kamu lagi santai dan liburan panjang (apalagi mahasiswa kere tapi pengen liburan), kapal ini bisa jadi transportasi jarak jauh alternatif.

surabaya north quay gapura surya nusantara
Sambil malam mingguan
surabaya north quay gapura surya nusantara
Kalau siang nunggu di dalam saja deh yang ber-AC hihi.
Tampak depan terminal. Photo by om Barry Kusuma
Tampak depan terminal. Photo by om Barry Kusuma
gapura surya nusantara surabaya north quay
Bisa santai disini.

Bicara tentang liburan, Pelindo III, perusahaan negara yang memegang pelabuhan di Indonesia, juga turut membantu infrastrukur pariwisata maritim yangg terintegrasi di Banyuwangi, Bali, dan Labuan Bajo.

Kawasan-kawasan ini dilengkapi fasilitas marina untuk sandar yacht (kapal layar wisata) internasional. Bali dan 3 destinasi unggulan Indonesia bisa diakses dari pelabuhan yg dikelola Pelindo III, yakni Bali – Pelabuhan Benoa, Borobudur – Tj Emas, Bromo Tengger Semeru – Tj Perak & Tj Tembaga, Mandalika – Lembar, Labuan Bajo – Komodo Marina.

Ah, jadi pengen beli yacht buat ngajak jalan-jalan kamu :’)

Ehm.

Naik Kapal Wisata Melintasi Selat Madura

Masih di Pelabuhan Tanjung Perak, saya dan kawan-kawan blogger yang diundang PT. Pelindo 3 untuk jalan-jalan di sekitar pelabuhan ini pun menaiki sebuah kapal Cruise bernama Artama 3. Walaupun dari luar nampak seperti kapal biasa, namun dalamnya kurang lebih mirip yacht!

Artama 3
Di atas kapal artama melintasi bawah Jembatan Suramadu

Kapal ini hanya ada pada hari minggu dari jam 9 hingga jam 11 siang dengan tarif per orang 120 ribu rupiah. Rutenya mulai dari Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal peti kemas, Cagar budaya Bangunan kesyahbandaran Surabaya, Monumen Jalesveva Jayamahe, Jembatan Suramadu, kemudian putar balik menuju Tanjung Perak kembali. Kita bisa melihat aktivitas kapal-kapal dari dekatKamu bisa ke website mereka jika ingin informasi lebih lanjut.

artama 3
Kapten kapal artama 3 ternyata seorang wanite

Menit-menit pertama di kapal ini saya habiskan di atas deck kapal. Berhubung semakin panas, saya pun pindah ke bawah yang lebih mirip cafe daripada kabin kapal. Sepanjang perjalanan akan diputar tentang informasi panduan tempat-tempat yang dilewati seperti pelabuhan peti kemas Surabaya yang berstandar Internasional.

Saya juga mengobrol dengan salah satu staff Pelindo 3. Ia sempat bercerita bahwa pernah suatu waktu ongkos mengirim barang per unit bisa lebih murah Jakarta ke Eropa daripada Jakarta ke Ambon. Hah? Gile. Well, katanya nenek moyang kita seorang pelaut, kan? Tapi seberapa tahu kita tentang pelabuhan?

Namun, nampaknya fokus kami sedikit berubah dulu ketika salah satu crew menawari kami, “Mau karaoke nggak?”

Seketika party mode ON! Hahaha!

Duh, ada mb Biduan
Duh, ada mb Biduan
...
Di bagian depan kapal

Ketika melewati monumen Jalesveva Jayamahe, kami semua beranjak ke atas. Monumen yang berbentuk sosok Perwira TNI Angkatan laut lengkap dengan pedang kehormatan yang melihat ke arah laut siap menantang gelombang dan badai di lautan ini yang berjaya di lautan ini menceritakan slogan TNI angkatan laut : “Di Lautan Kita Jaya!”

test
Melewati monumen Jalesveva Jayamahe. Ada mas gantheng di siluet.
jembatan suramadu
Terlihat jembatan suramadu
jembatan suramadu
Melewati jembatan suramadu sebelum putar balik

Sepanjang pelabuhan saya melihat peran Pelindo 3 dalam membangkitkan potensi maritim Indonesia. Daya saing bangsa tentunya akan meningkat jika tidak terbebani biaya logistik. Untuk itu Pelindo III mengembangkan sejumlah terminal modern di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yakni Terminal Petikemas Surabaya yg berstandar internasional. Ada juga Terminal Teluk Lamong yang beroperasi secara semi-otomatis, sudah tak perlu operator di atas crane dan tak boleh ada manusia yang masuk saat beroperasi membuat area ini jadi tanpa kecelakaan yang tak perlu. Ditambah lagi JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) yang sedang dibangun sebagai kawasan industri yang efisien karena terintegrasi dengan fasilitas pelabuhan.

Semua usaha tersebut dikerjakan oleh Pelindo III utk terus meningkatkan integrasi logistik di Tanah Air agar terjadi keseimbangan antara kawasan barat dan timur Indonesia. Karena Surabaya merupakan titik kebangkitan maritim Indonesia yg menjadi jembatan di tengah Nusantara.

Sistem crane yang bekerja otomatis
Sistem crane yang bekerja otomatis
Ruang pantau crane
Ruang pantau crane
Selamat sore dari Tanjung Perak
Selamat sore dari Tanjung Perak

 

Terima kasih!

…bersambung ke post berikutnya.

—

Written by wira · Categorized: Indonesia, Jawa, Media Trip, Travel Story · Tagged: kapal wisata tanjung perak, terminal teluk lamong

Reader Interactions

Comments

  1. Muhammad Akbar says

    29 Apr ’16 at 02:25

    Weitzz, Pelabuhan sekarang semakin cantik yah.
    Sudah tidak seperti wajah pelabuhan yang usang pada umumnya,

    Trip menyusuri laut dengan kapal cruise keren banget,
    Semoga semua pelabuhan indonesia seperti ini.

    Reply
  2. irfanifan says

    29 Apr ’16 at 09:52

    cakep amat pelabuhannya

    Reply
    • wira says

      29 Apr ’16 at 16:12

      Cakep kayak kamu mz.

      Reply
  3. trip jalan jalan says

    29 Apr ’16 at 15:56

    seru itu keliling kawasan perak – selat madura… joss itu dermaga keren banget ada wifi nya pulaa

    Reply
  4. Rifqy Faiza Rahman says

    29 Apr ’16 at 21:00

    Dulu, dulu sekali, Tanjung Perak tak begini. Mirip terminal bis yang kumuh, penuh calo, sesak… Ketika berubah, saya belum pernah mengunjunginya lagi sesering dulu saat antar jemput pakde yang mau ke Balikpapan :)

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:43

      Mungkin bagus kalau dibandingkan fotonya dulu dan sekarang ya qy :’)

      Reply
  5. Nasirullah Sitam says

    29 Apr ’16 at 22:03

    Kalo semua tempat bisa bersih kayak ini bagus banget :-D

    Reply
  6. Yudi says

    30 Apr ’16 at 02:20

    Bang.. itu beneran cantik atau karena photografernya yang memang cantik dalam mengambil foto? :D
    terus, di jelasin nggak kenapa pelindo 3 bikin bandara secantik itu? eh pelabuhan se cuamik itu? tujuannya?

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:43

      Hmm, sebenernya pelabuhan ini standar aja kok kalo skala internasional. Cuma kalau dibanding pelabuhan lainnya di Indonesia ya jauh sih hihi.

      Reply
  7. Prasetyo says

    1 May ’16 at 15:38

    Pelabuhannya kok bisa keren gitu ya.. Wah peningkatannya hebat berarti nih Pelindo, masih teringat bagaimana pengap dan kotor waktu ke sana beberapa tahun lalu. Tapi udah lama sih hehe, salam kenal mas Wira, senang baca tulisan travelingnya

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:44

      Sama-sama mas!

      Reply
  8. vari | www.travelingcow.com says

    1 May ’16 at 23:37

    keren banget yah ternyata disana pelabuhannya, wah kalau gitu bulan depan yacht gw pindahin sandar disana aja ah #ngayalbabu

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:41

      Silakan kak, sebelahan sama yacht punyaku gpp kok.

      Reply
  9. Johanes Anggoro says

    2 May ’16 at 04:42

    Sepertinya pelabuhan-pelabuhan di Indonesia sudah semakin berbenah. Tak cuma melayani penumpang biasa, namun jg bisa melayani kapal-kapal pesiar dr luar negri. Kmrn malah pas GMT bbrp kapal pesiar mewah jg sandar di Tj.Emas Semarang sebelum ke Belitung :D

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:45

      Sebagai negara maritim, sudah seharusnya kapal laut jadi transportasi ataupun wisata yang diandalkan ya :’)

      Reply
  10. Iqbal Rois says

    2 May ’16 at 20:48

    Caranya gimana ya kak biar sering diundang trip-trip gini..? *pasang muka polos*

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:50

      Actually aku juga nggak tahu. Tapi setelah ikut beberapa media trip dan tanya ke penyelenggaranya kenapa saya diundang, tentu saja selain karena stats teknis blog (pageview dkk), pasti karena rekomen dari rekan media/influencer lain yang juga diajak. Jadi intinya sih terus jaga networking (sebisa mungkin sebar kartu nama kalau ada event atau pas ikut trip) dan tentunya jaga attitude online maupun offline :)

      Reply
      • Firsta says

        10 May ’16 at 19:38

        Jawabannya Mas Wira cakep banget!

        Reply
        • wira says

          12 May ’16 at 05:30

          Mas wira emang cakep mb!

  11. Zulfan Helmi says

    2 May ’16 at 23:16

    Sama seperti kalimat awal di postingan ini. “Saya tercengang” keren banget pelabuhannya. semakin keren karena semi otomatis, jadi keselamatan jadi prioritas dan zero accident :)

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:51

      Tentu saja safety harus tetap nomor 1 yaa :)

      Reply
  12. Prima Hapsari says

    3 May ’16 at 14:43

    Alternatif liburan nih, lihat2 pelabuhan dan laut. Apalagi fasilitas pelabuhannya keren macam itu.

    Reply
    • wira says

      3 May ’16 at 19:51

      Tentu saja, nongkrong2 lucu di north quay pasti asik bareng pasangan :)

      Reply
  13. masifin says

    5 May ’16 at 08:47

    Beuh…keren binggo pelabuhannya…..

    Reply
  14. Surya Hardhiyana says

    7 May ’16 at 22:14

    Gapura Surya Nusantara memang cantik banget, sekelas bandara. Semoga dengan pembangunan ini, dunia pelayaran dan pelabuhan Indonesia makin maju

    Reply
  15. indah says

    12 Nov ’16 at 10:49

    Mau nanya mas, biasanua kapal pesiar berlabuh jam brp ya? Siang,sore atau malam? Trims :)

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Harmoni dari Tengger

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...