Category: Indonesia
-

Haji mangku : Goa Biru di Maratua
Pemandangan kebawah seperti ruang sempit membentuk jurang di tengahnya, dengan dasar yang tak terlihat. Gelap dan dingin. Cuma terlihat sinar-sinar matahari yang malah memberikan ilusi-ilusi dunia lain. “Ada dua jalan kesana, lewat desa Payung-Payung dekat Paradise lalu jalan kaki tujuh jam, atau memutar ke balik pulau dan masuk lewat pantai,” kata bang Pitang, kapten kapal…
-

Warna Warni Derawan
Kesan pertama saat melihat pulau ini adalah : Warna-warni! Bangunan warna-warni di dekat dermaga ini adalah penginapan. Dari kelas homestay hingga resort, semuanya warna-warni! Merah, kuning, hijau, dan warna perman lainnya — ditambah latar belakang langit biru cerah, memang sangat memancarkan kesan ceria. Warna-warni yang pas untuk liburan, bukan?
-

Bertemu Kera Belanda di Tarakan
Siang itu begitu terik di Tarakan, ibukota Kalimantan Utara — provinsi ke 34 Indonesia yang baru saja diresmikan tahun 2012 lalu. Seusai melahap kepiting kenari dan hampir ketinggalan sholat Jumat, kami bergegas menuju Pelabuhan Tarakan dimana speedboat yang kami sewa menuju Derawan sudah menunggu. Derawan punya dua jalur masuk. Lewat Tarakan di Kalimantan Utara dan…
-

Akhirnya ke Wakatobi (lagi)!
Setelah bergeriliya selama sekitar 3000 km dari Manado hingga Kendari, akhirnya kami pun tiba di sudut Sulawesi Tenggara, kepulauan Wakatobi. Satu dari tujuh mobil terios diberangkatkan dengan kapal phinisi, 22 jam perjalanan dari Kendari. Sedangkan kami, tentu saja naik pesawat yang hanya memakan waktu setengah jam, hehe. Tahun 2012 saya sempat ke Wakatobi, juga mengunjungi pulau yang…
-
Numpang Lebaran di Pare-Pare
Kami baru mencapai kota Pare-Pare, kota kelahiran mantan presiden Pak Habibie pada pukul dua dini hari. Tim terios sudah merasa sangat lelah karena jalur trans sulawesi sangat tak bisa diprediksi. Longsor, jembatan rusak, hingga GPS yang kebingungan. Hari itu adalah hari idul adha, jadi saya memilih tak tidur agar tak kebablasan untuk sholat keesokan harinya.…
-
Lebih dekat dengan Toraja
Langit sudah gelap ketika mobil-mobil terios kami memasuki daerah toraja. Mobil dibelokan ke sebuah jalan gelap kecil tanpa penerangan, perlahan-lahan menaiki sebuah jalan berbatu. Tak lama, kami memasuki perkampungan dengan rumah-rumah adat berbentuk panggung dengan atap yang berbentuk trapesium, dan dihiasi oleh tanduk-tanduk kerbau yang berbeda jumlahnya tiap rumah. Membayangkan masuk ke perkampungan megalitik yang…

