• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Media Trip / Cepat pulih, Baluran!

Oct 18 2013

Cepat pulih, Baluran!

Pose dulu di depan Gunung Baluran
Pose dulu di depan Gunung Baluran

Dua belas kilometer dari pintu masuk, terios yang saya tumpangi melewati hutan yang kering meranggas sepanjang perjalanan menuju Bekol – padang sabana terbesar di pulau jawa dengan luas hampir 250 kali lapangan sepakbola.

Orang biasa sebut baluran sebagai Afrikca van Java; karena warna coklat di musim kemarau dan kontur yang kering kerontang memang sedikit banyak mirip tanah di benua hitam disana.

“Dimohon bagi yang merokok jangan buang puntungnya sembarangan. Karena bisa memicu kebakaran. Sekali lagi agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Silakan ditelan puntungnya masing-masing gitu, ganti,” kata Bang Tony, ketua rombongan kami dalam handy talkie.

Memasuki kawasan baluran
Memasuki kawasan baluran

Saya menyusuri jalan setapak, dengan pemandangan rerumputan kuning sabana pada siang hari. Pada malam hari pun tak kalah, savana berubah romantis menjadi padang berbintang sejuta, dengan mata-mata binatang liar yang mengawasi kita dari balik semak, semakin menambah bulu kuduk saya yang berdiri.

“Tapi kalau musim tertentu disini berubah jadi hijau mas,” kata Indra, salah satu petugas Taman Nasional.

Di sebelah wisma bekol, saya menaiki tangga mengikuti tangga menuju atas bukit pos pendakian. Ini adalah cara lain menikmati bekol selain masuk ke dalamnya.

Menikmati pagi di sabana bekol dengan yoga.
Menikmati pagi di sabana bekol dengan yoga.

Dari atas pos pendakian, sebuah gunung setinggi 1247 meter terlihat jelas di antara para savana yang menguning. Berdiri menggoda para pendaki yang tertarik untuk menjamah puncaknya. Akankah sabana akan terlihat lebih indah dari atas?

Tapi, ada beberapa masalah di baluran.

Sabana semakin sulit dijumpai disini. Ribuan hektar padang rumput meranggas pada musim kemarau,  berganti menjadi semak belukar dan akasia.

“Ini semacam siklus tahunan yang memaksa baluran berganti kulit dari coklat  ke hijau ,” jelas Indra lagi.

Ketika saya menggerakan langkah kaki menuju sabana bekol, saya tak begitu terkejut ketika mendapati sabana berganti jadi ladang bunga kapasan dengan bunga berwarna kuning. Tanaman dengan ketinggian sekitar satu meter ini kerap menyembunyikan para satwa liar yang dahulu sangat mudah dilihat.

Dari atas pos bekol
Dari atas pos bekol

“Bersama para warga sekitar, kami sering melakukan pemangkasan bunga kapasan ini agar ekosistem baluran kembali seperti dulu,” ujar Indra.

Baluran adalah miniatur alam Indonesia. Dari gunung, bukit, sabana, hutan hujan, pantai, hingga bawah laut yang masih sangat cantik. Untuk itu, kelestarian harus dipertahankan di kawasan ini.

Tak banyak yang tahu, di tahun 1960 adalah masa kejayaan baluran. Kaisar jepang, pangeran Iran, pangeran philips suka jalan-jalan kemari. Mereka hanya datang untuk bersafari ria

Indra berharap, ekosistem salah satu destinasi dalam terios seven wonders ini bisa segera pulih dan bisa membantu masyarakat di sekitarnya dari sektor pariwisata.

Cepat pulih, Africa van java!

Sunrise Safari
Sunrise Safari with Terios
A Night in Baluran
A Night in Baluran

Thanks!

Written by wira · Categorized: Media Trip, Travel Story

Reader Interactions

Comments

  1. Indra Setiawan says

    18 Oct ’13 at 07:31

    “Mas wira nanti datang lagi yaa..bawa rombongan yang banyak ke sini” – Indra, petugas taman nasional yang lagi nyamar

    Reply
    • wira says

      18 Oct ’13 at 09:29

      Bawa kambing aja biar kita beternak disini gimana om? :))

      Reply
  2. wismayanti says

    18 Oct ’13 at 09:22

    oo..itu namanya yoga ya mas…kirain namanya mba uci…hehehehe

    #ups… :)

    Reply
    • wira says

      18 Oct ’13 at 09:30

      Uci yang mana ya? Anak pak RT sebelah? Dia mah lagi main lenong tuh di pengkolan depan #eh #kabur

      Reply
  3. handbody pemutih says

    18 Oct ’13 at 10:25

    recomended untuk di jelajahi, bagi para backpacker pasti gak nyesel kesini…

    Reply
  4. puput says

    18 Oct ’13 at 14:35

    malem gandengan, pagi yoga … uhuyyy

    Reply
    • wira says

      18 Oct ’13 at 18:00

      ……….

      Reply
  5. Fahmi (catperku.info) says

    18 Oct ’13 at 17:05

    Asek asek aseek~~ baluran euy~~ *derita 9 to 5 er* lagi gak bisa kemana – mana :|

    Reply
    • wira says

      19 Oct ’13 at 13:18

      resignnn ommmm :)))

      Reply
  6. Philardi Ogi says

    18 Oct ’13 at 19:32

    Jieeeh wira jieeeeeeh….

    eh, ini mbak yang diceritain diculik di desa sade ya?hehehe

    Reply
    • wira says

      19 Oct ’13 at 13:18

      itu fiksi om :))

      Reply
      • puput says

        19 Oct ’13 at 18:42

        fiksi kasih tak sampai :P

        Reply
        • wira says

          19 Oct ’13 at 20:37

          Mas puput tumben rajin bener komennya mas? :p

  7. muthz says

    19 Oct ’13 at 07:15

    wow keren abis gambar bintang-bintang nya

    Reply
    • wira says

      19 Oct ’13 at 13:18

      Terima kasih mba muthz :D

      Reply
      • andreas says

        27 Nov ’15 at 08:57

        iya keren banget kak ^^

        Reply
  8. lucianancy.com says

    19 Oct ’13 at 20:27

    banyak nyamuk ya di komen postingannya Wira. Haha..

    Reply
    • wismayanti says

      21 Oct ’13 at 10:57

      aduh anak pa ertenya nongol…. ^^
      salam kenal mba uci :)

      Reply
  9. suka kucing says

    16 Oct ’15 at 11:01

    wah, asyik bener nih.. pangn banget ke baluran.. apalagi pemandangannya.. bagus banget.. +_+

    Reply
  10. Berkonten says

    16 Oct ’15 at 11:06

    Saya kemarin hampir aja ke gunung baluran, tapi ada temen yang sakit jadinya gagal deh. :p

    Reply
  11. Woobwl says

    5 Nov ’15 at 19:14

    7 wonders of Indonesia :D
    keren banget apalagi yang banyak bintangnya, kayak di luar negeri :D
    thanks infonya kakak hehe

    Reply
  12. Uone says

    5 Nov ’15 at 19:20

    Semoga Baluran bisa cepat pulih dan kembali cantik seperti sedia kala ^ ^

    Reply
  13. andre says

    27 Nov ’15 at 08:55

    waah… rekomended banget nih.. untuk di jelajahi… :D

    Reply
  14. Anpan says

    19 Jan ’16 at 08:56

    Keren banget, jadi pingin kesana

    Reply
  15. irvandoda says

    22 Jul ’16 at 17:31

    emang blusukan. apalagi masih udara segar memang menyenangkan. ez share !

    Reply
  16. K N U says

    7 Nov ’16 at 23:48

    sekarang kondisinya masih kayak gitu ngga mas?

    Reply
  17. MR K says

    8 Dec ’16 at 00:52

    keren nih, jadi pengen nyoba kesana. kira kira masih seperti itu apa ngga sekarang

    Reply

Trackbacks

  1. [Terios7Wonders] 7 Blogger Menyibak Surga yang Tersembunyi | Catatan, Perjalanan & Ingatan says:
    30 Nov ’13 at 16:01

    […] -menurut Wira Nurmansyah setara dengan 250 kali luas lapangan bola. Dalam postingan berjudul “Cepat pulih, Baluran!” Wira mengajak saya menikmati Afrika di tanah Jawa. Sebutan Africa Van Java memang tak sembarangan, […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 15 Tips Fotografi Landscape
  • Toko Eiger Jalan Sumatra Bandung
  • 4 Langkah Mudah Memotret Bintang & Milky way!
  • The Olympus OM-D E-M5 Elite Black Review for Travel Camera

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...