"Nanti kita bergerak memutar mengikuti arus hingga ke dasar laut, lalu semuanya diam di batas karang yang sudah ditentukan," kata om Saka, divemaster kami. "Macam nonton bioskop saja kita dibawah nanti, jangan terlalu banyak bergerak, kalo banyak bubble nanti dia kabur," ia menambahkan. Tepat pukul tujuh pagi, sesaat setelah briefing, kami meninggalkan dermaga Mansuar. Laut pagi ini tenang, … [Read more...] about Berdansa dengan si Penari Laut
Indonesia
Mioskon – Pulau 67 Trilyun
Penyelaman pertama kami nampak tak disambut hangat oleh sang surya. Mendung menggelayut. Kapal kami sedikit terbanting gelombang saat mencoba menimurkan diri dari Pulau Mansuar. Tak ayal, rekan saya om @motulz mulai mengeluarkan isi perutnya. Saya yang lama tak melaut dengan kondisi seperti ini pun mulai merasa terhuyung. … [Read more...] about Mioskon – Pulau 67 Trilyun
Raja Ampat : An Epilogue
Layaknya matahari, saya percaya, Indonesia akan terbit dari timur. Dari Sabang sampai Merauke, memanjang dari barat ke timur, gugusan bentang alam hijau negeri kita ini selalu menggoda siapapun untuk menjejakan kaki dan menjelajahi seluruh isinya. Ini bukan bualan semata. Walaupun negeri ini tak punya keindahan musim semi seperti negeri sakura, selimut-selimut debu di negeri timur tengah, ataupun … [Read more...] about Raja Ampat : An Epilogue
Enjoying sunset at Dermaga Galau
"Bobane artinya pantai, hena berarti pinang, jadi bobane hena itu pantai yang banyak pohon pinang," kata seorang nelayan, ketika saya tanya nama pantai ini. Ibarat artis ibukota, Bobane hena pun punya nama populer di kalangan turis. Namanya adalah dermaga galau, pantai galau. Tak habis pikir kenapa namanya bisa agak alay seperti itu. … [Read more...] about Enjoying sunset at Dermaga Galau
Horom Sasadu : Eat like a Boss!
"HAAAAAAAAAAAA," seorang tetua berteriak keras sekali dan seketika ada tiga orang yang melompat ke atas atap. Mereka bersiap, mengambil ancang-ancang di setiap sisi dan tengah, dan membawa serta bambu panjang yang panjangnya sama dengan rumah tersebut. Pandangan mata sang tetua terlihat tajam, tak bergeming, fokus ke atas atap rumah. Musik adat yang mirip gamelan - tetapi dengan dentuman yang … [Read more...] about Horom Sasadu : Eat like a Boss!
Akhirnya ke Kepulauan Seribu
Sebetulnya saya tidak begitu tertarik dengan wilayah kepulauan seribu. Agak takut kecewa juga karena standar saya terhadap 'bawah laut' sudah terpatri saat pertama kali menyelam di salah satu pulau di Flores. Banyak cerita yang beredar tentang wilayah kepulauan seribu yang sudah tidak seindah dulu, seperti pulau Tidung. Sampah dimana-dimana, air keruh, dan banyak bulu babi. Walaupun saya tahu, … [Read more...] about Akhirnya ke Kepulauan Seribu
Dingin-dinginan di Rancaupas
Kalau disebut Ciwidey, kebanyakan orang akan mengasosiakan dataran tinggi bumi priyangan itu dengan Kawah putih atau Situ patengan. Tapi tidak dengan saya. Buat saya, ke Ciwidey, berarti ke Rancaupas. Sebetulnya tidak ada yang terlalu spesial disini. Rancaupas hanyalah sebuah bumi perkemahan biasa. Namun, karena saya adalah penikmat langit, saya selalu takjub dengan pertunjukan malam dan pagi … [Read more...] about Dingin-dinginan di Rancaupas
A Pangalengan Tea Garden Walk
TIGA lapis jaket saya kenakan. Sweater, ditambah lapisan jaket fleece, dengan sebuah jaket windbreaker di luar ; mereka semua tak mampu menahan tusukan kabut pagi Pangalengan. Bandung saat ini memang sedang dingin-dinginnya, apalagi di daerah tinggi seperti pangelengan ini. Perjalanan sekitar dua jam dari kota Bandung membuat saya ekstra hati-hati. Turunan dan belokan terjal ditemani kabut … [Read more...] about A Pangalengan Tea Garden Walk







