• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Mencegah Narkoba bersama Wale Anti Narkoba

Oct 08 2014

Mencegah Narkoba bersama Wale Anti Narkoba

Wale museum anti narkoba.
Wale museum anti narkoba dalam kompleks pa’dior

Beberapa kotak kaca berisi seperangkat alat menggunakan narkoba terhampar dibawah sana. Beberapa timbangan opium dan beberapa alat hisap opium juga ada tak jauh dari cangklang rokok tempat menghisap opium

Di tembok kanan-kiri berjajar kotak-kota kayu yang beratapkan kaca tembus pandang. Beberapa terlihat memamerkan replika ganja dan seperangkat alat peraciknya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Teradapat banyak replika alat penggunaan narkoba di bawah kaca itu.

Saya pun tahu bahwa ganja asal aceh adalah kualitas nomor satu dunia. Terlihat di kliping berita pemerintah aceh sedang membakar daun ganja ilegal yang dijadikan narkoba. Mungkin mereka ingin ‘terbang’ bersama-sama? Mungkin.

Masih banyak lagi koleksi Narkotika dan obat terlarang lainnya di dalam ruang pameran. Edukasi tentang jenis narkoba, sejarah narkoba, alat-alat yang digunakan, sanksi hukumnya, hingga video yang menyiarkan tentang raut wajah orang sebelum dan sesudah mencandu. Mengerikan.

Suasana museum
Suasana museum
maneqin memeragakan pecandu narkoba
maneqin memeragakan pecandu narkoba

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Wale anti narkoba adalah museum bertemakan informasi Narkoba pertama kali di Indonesia. Lebih tepatnya, Wale anti narkoba adalah media pendidikan bagaimana mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Tim terios  sempat mengunjungi museum ini setelah menikmati alunan musik bambu Minahasa, karena memang letaknnya masih dalam satu kompleks. Tepatnya di Kompleks Pusat Kebudayaan Sulawesi Utara, Jl. Pinabetengan, Tompaso-Minahasa

Kata Wale sendiri berarti rumah dalam bahasa Tomohon, Sulawesi Utara.

Perlu kita ketahui, menurut Badan narkotika nasional, Sulawesi Utara adalah salah satu gerbang masuk Narkoba ke Indonesia Timur. Untuk itu, Benny Mamoto, orang yang menggagas museum ini berinisiatif untuk mengajak BNN dan pemerintah untuk membangun museum disini. Berharap tunas-tunas bangsa kita tak terpengaruh oleh obat-obatan yang merusak segalanya ini.

Kedepannya, museum-museum seperti ini akan dibangun di kota-kota lainnya. Semoga bangsa kita bisa lepas dari jerat narkoba ini. Waspada!

Tabik.

Jangan biarkan generasi kita rusak.
Jangan biarkan generasi kita rusak!

 

Written by wira · Categorized: Indonesia, Media Trip, Sulawesi, Travel Story

Reader Interactions

Trackbacks

  1. Terios 7 Wonders : My Story says:
    26 Oct ’14 at 06:13

    […] Terios 7 Wonders : Mencegah Narkoba bersama Wale Anti Narkoba […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Fujifilm X-T100 Review : Mirrorless Seri X-T Termurah!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...