"Jangan sebut mereka sebagai pulau terluar! Sebut mereka sebagai pulau terdepan!" kata kang Aat Soeratin memulai pembicaraannya."Mereka itu teras depan negara ini, kalau terluar, konotasinya mereka itu tidak terurus. Sudah kecil, diluar pula," ujarnya. … [Read more...] about Mencumbu Garis Terdepan Nusantara
Home
Saya bukan kuncen Semeru
"SAYA ini baru 132 kali naik Semeru, sekitar 100 kali-nya sampai Mahameru," ujarnya pada kami. Ia mulai menghisap rokok kreteknya, kemudian mulai menasehati kami, "Sudah, kalian jangan ngomong lagi sama mereka. Mereka itu calo! Mana ada jeep Ranupane sampai Bromo sampai 800 ribu?" sungutnya kesal. Habis ini kalian ke rumah saya saja, istirahat, nanti biar bapak yang urus jeep itu." Kami … [Read more...] about Saya bukan kuncen Semeru
HDR Tutorial : Sunrise Malimbu
Hari masih gelap ketika saya memacu sepeda motor dari area Senggigi terus ke arah utara. Jalan meliuk-meliuk di pinggir tebing pantai saya lewati terus untuk menuju bukit Malimbu. Sore yang lalu saya sudah kesana, tapi agak kecewa karena mentari tak nampak. Hanya menemukan beberapa monyet yang mencoba mencuri makanan. Pagi itu saya mencoba peruntungan kembali. Saya sudah mencium bau-bau sunrise … [Read more...] about HDR Tutorial : Sunrise Malimbu
An Afternoon in Sukawati
I think most of the Balinese is born to be an artist. Just about every inch in their life, there are many proof of their craftmanship. Paintings, sculpture, carving, traditional dance, and countless more. That makes Bali well known in Indonesia, even worldwide. Sukawati, one of the traditional art market in Bali, is the perfect place to shop art. This is the budget market located in Gianyar. … [Read more...] about An Afternoon in Sukawati



